Selasa, Februari 24, 2026
spot_img
BerandaBeritaUtamakan Keselamatan Pasien, RS Mitra Sehat Mandiri Sidoarjo Klarifikasi Penggunaan LPG 3...

Utamakan Keselamatan Pasien, RS Mitra Sehat Mandiri Sidoarjo Klarifikasi Penggunaan LPG 3 Kg Bersifat Darurat

Sidoarjo – Manajemen Rumah Sakit (RS) Mitra Sehat Mandiri Sidoarjo memberikan klarifikasi resmi terkait penggunaan LPG subsidi 3 kilogram (kg) di lingkungan rumah sakit. Penggunaan tersebut ditegaskan bersifat sementara dan darurat, menyusul kendala pasokan LPG non-subsidi pada saat kejadian.

RS Mitra Sehat Mandiri yang berlokasi di Jl. Krian–Mojosari KM, RW 3, Balepanjang, Desa Tropodo, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, menegaskan bahwa penggunaan LPG 3 kg tidak dilakukan secara sengaja maupun untuk kepentingan bisnis.

Dokter Dwiky Yuanasika, M.Kes., HPN menjelaskan bahwa LPG 3 kg digunakan oleh unit gizi rumah sakit dalam kondisi mendesak guna memastikan kebutuhan nutrisi pasien tetap terpenuhi.

“Kami tidak memiliki unsur kesengajaan dalam penggunaan LPG 3 kg untuk kepentingan bisnis. RS Mitra Sehat Mandiri selalu menjalankan pelayanan sesuai standar operasional prosedur (SOP) serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penggunaan LPG 3 kg dilakukan secara sementara karena pada saat itu stok LPG non-subsidi tidak tersedia,” ujar dr. Dwiky, Jumat (2/1/2026).

Ia menambahkan, setelah pasokan LPG non-subsidi kembali tersedia pada hari yang sama, pihak rumah sakit segera mengganti penggunaan LPG 3 kg dengan LPG non-subsidi (LPG pink) sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Direktur RS Mitra Sehat Mandiri Sidoarjo, dr. Nico, menegaskan komitmen manajemen rumah sakit untuk selalu mematuhi kebijakan dan regulasi pemerintah, termasuk dalam penggunaan energi non-subsidi.

“Dalam kondisi darurat akibat keterbatasan pasokan LPG non-subsidi, pelayanan kepada pasien tetap harus berjalan dengan mengedepankan keselamatan serta standar keamanan yang ketat. Saat ini seluruh operasional rumah sakit telah sepenuhnya kembali menggunakan LPG non-subsidi,” tegas dr. Nico.

Menurutnya, unit gizi rumah sakit sempat melakukan penanganan sementara akibat kendala pasokan tersebut. Namun setelah distribusi LPG non-subsidi kembali normal, operasional langsung dikembalikan sesuai prosedur.

“Manajemen telah melakukan evaluasi internal serta memperkuat sistem pengadaan dan pengawasan pasokan, agar kejadian serupa tidak terulang. Kami berkomitmen menjaga keberlanjutan pelayanan kesehatan yang aman dan sesuai regulasi,” pungkasnya.

Pihak RS Mitra Sehat Mandiri Sidoarjo berharap klarifikasi ini dapat memberikan informasi yang utuh dan berimbang kepada masyarakat, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments