Wakil Bupati Gresik Dampingi Wagub Emil Dardak Hadiri Ngopi Bareng di Harlah ke-2 PKDI, Bahas Atasi Keterbatasan Fiskal Desa

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gresik,Radarnews9.com || 15 Januari 2026 – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif dampingi Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak menghadiri Harlah ke 2 Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI). Mengusung tema “Sukseskan Program Nasional dalam Keterbatasan Fiskal Desa” acara tersebut digelar di Waroeng Kae Desa Kebonagung Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, Kamis (15/1).

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto, Ketua Dewan Pembina PKDI Pusat Gus Muhammad Yusuf, Sekjen DPP PKDI Sentot Prasetyono, Ketua DPD PKDI Jatim Syaifulah Mahdi, Forkopimcam Ujungpangkah, serta ribuan kepala desa se-Jawa Timur.

Dalam sambutannya Wagub Jatim Emil Dardak mengatakan, nahkoda pembangunan desa adalah kepala desa. Pihaknya yakin hubungan kepala desa dan perangkat adalah hubungan kepemimpinan yang penuh dengan semangat kekeluargaan semangat kepercayaan, saling menghormati dan menyayangi.

Lebih lanjut Wagub Emil mengatakan, menyikapi realita yang terjadi hari ini, negara kita sedang menghadapi tantangan yang tidak mudah. Perubahan global dunia menuntut Indonesia untuk mencari format format yang baru dalam keberlangsungan masyarakat ditengah gonjang ganjing ekonomi yang luar biasa.

“Saya mengapresiasi PKDI bahwa ditengah tantangan yang dihadapi oleh segenap insan kepala desa semuanya tetap setia untuk mendukung agenda pembangunan nasional,” ungkapnya

Dalam mendukung program nasional bukan proses yang sederhana. Indonesia sebagai negara kesatuan. Kita akan bantu Kepala Desa menjelaskan bahwa penyesuaian penyesuaian yang terjadi itu bukanlah bentuk ktidak konsistenan kepala desa tapi adalah bentuk soliditas yang mau tidak mau harus kita ikuti dan patuhi dengan segenap hati.

“Organisasi PKDI adalah Mitra strategis untuk membangun Indonesia dari desa. Untuk itu keberadaan BUMDes dan KDKMP harus saling mendukung menjadi mesin garda penggerak ekonomi kerakyatan di desa,” harapnya.

Baca Juga:  Asyik, Polisi Kota Kediri Bagi-bagi Takjil untuk Pengguna Jalan

Wagub Emil mendorong sinergi antara pemerintah daerah dan desa untuk mengatasi tantangan ekonomi. Secara khusus, ia menyoroti pentingnya inovasi seperti program “Ngopi Bareng” yang diluncurkan PKDI Jatim untuk membantu mengatasi keterbatasan fiskal di tingkat desa.

“Kepala desa harus menjadi motor penggerak pembangunan yang tidak hanya mengandalkan anggaran pemerintah pusat/daerah. Tetapi juga mampu mengelola potensi lokal secara mandiri, ” pungkasnya.

Di tempat sama, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif memberikan apresiasi terhadap langkah kreatif PKDI Jatim. Pihaknya juga menegaskan kepastian terkait kekhawatiran para kepala desa soal anggaran daerah.

“Saya pastikan bahwa Alokasi Dana Desa (ADD) tidak ada pengurangan,” tegas Wabup Alif yang disambut tepuk tangan kepala desa yang hadir.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD PKDI Jatim, Syaifullah Mahdi, menyampaikan bahwa di usia dua tahun, PKDI berkomitmen terus hadir membantu mewujudkan visi dan misi pemerintah dari tingkat pusat hingga kabupaten/kota. Salah satu langkah inovatif tersebut diwujudkan melalui program “Ngopi Bareng” yang akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan.

“Kami akan membahas problem-problem yang ada di desa. PKDI hadir untuk memberikan manfaat bagi kepala desa dan masyarakat. Kami juga ingin membangun kemandirian meski saat ini dalam kondisi keprihatinan terkait keterbatasan fiskal desa,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Lurah Sandi itu, juga menyoroti penurunan anggaran desa serta mendorong penguatan program One Village One Product guna memperkuat perekonomian desa.

“Kami yakin pemerintah tetap memprioritaskan kesejahteraan masyarakat desa meski kondisi keuangan sedang menantang,” tandasnya.

Selain meluncurkan program diskusi bulanan, PKDI Jatim juga berencana kembali menggelar turnamen olahraga PKDI Cup tahun ini sebagai upaya mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antar kepala desa di Jawa Timur. (Rmo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kawal Suran Agung dan Pengesahan Warga Baru PSHT, Polres Gresik Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih atas Kondusivitas Masyarakat
Wakil Bupati Gresik Lantik Pramuka Garuda, Dorong Lahirnya Calon Pemimpin Masa Depan
Iuran Bulanan Wajib Dengan Dalih Nama Rekening Paguyuban Wali Murid, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Tutup Mata.
Dispendik Gresik Tegaskan Pelaksanaan SPMB 2026 Sesuai Juknis dan Prinsip Objektivitas
Dunia Pendidikan Di Kabupaten Lamongan Sedang Sakit, Diduga Pungli Nama Rekening Paguyuban Wali Murid SMPN 1 deket Wali Murid Menjerit.
Pemkab Gresik Matangkan Pilkades 2026, E-Voting Disiapkan Untuk Tingkatkan Transparansi
Sekda Gresik Lepas 1.095 Petugas Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Profesionalisme dan Integritas
Kalapas Sidoarjo Pimpin Rapat Dinas, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Implementasi 13 Perintah Harian
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:23 WIB

Kawal Suran Agung dan Pengesahan Warga Baru PSHT, Polres Gresik Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih atas Kondusivitas Masyarakat

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:24 WIB

Wakil Bupati Gresik Lantik Pramuka Garuda, Dorong Lahirnya Calon Pemimpin Masa Depan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:42 WIB

Iuran Bulanan Wajib Dengan Dalih Nama Rekening Paguyuban Wali Murid, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Tutup Mata.

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:22 WIB

Dispendik Gresik Tegaskan Pelaksanaan SPMB 2026 Sesuai Juknis dan Prinsip Objektivitas

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:32 WIB

Dunia Pendidikan Di Kabupaten Lamongan Sedang Sakit, Diduga Pungli Nama Rekening Paguyuban Wali Murid SMPN 1 deket Wali Murid Menjerit.

Berita Terbaru