Tempa Integritas, 62 CPNS Pemasyarakatan Korwil Surabaya Jalani Pembaretan

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidoarjo, 18 Juni 2026 – Sebanyak 62 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur Koordinator Wilayah Surabaya mengikuti kegiatan Pembinaan Fisik, Mental, dan Disiplin (FMD) yang dirangkaikan dengan prosesi pembaretan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Surabaya, Kamis (18/06). Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter, memperkuat integritas, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia Pemasyarakatan yang profesional dan berintegritas.

Kegiatan diawali dengan pembukaan yang mewakili Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Surabaya. Sebelum memasuki tahapan pembinaan lapangan, seluruh peserta menjalani skrining kesehatan guna memastikan kondisi fisik yang prima. Selain itu, para CPNS juga menerima pembekalan materi terkait tugas dan fungsi Pemasyarakatan sebagai fondasi awal dalam menjalankan pengabdian sebagai Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemasyarakatan.

Memasuki sore hari, peserta yang terdiri dari 35 laki-laki dan 27 perempuan mengikuti kegiatan long march mengelilingi area sekitar Lapas Kelas I Surabaya. Selama perjalanan, para peserta dibagi ke dalam enam regu dan diwajibkan menyelesaikan berbagai tantangan pada sejumlah pos yang telah disiapkan panitia. Setiap regu dituntut menunjukkan kekompakan, kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, serta keterampilan memecahkan masalah sebagai bentuk implementasi nilai-nilai kerja sama dan tanggung jawab.

Rangkaian kegiatan berlanjut hingga malam hari dengan berbagai tantangan yang menguji ketahanan fisik dan mental peserta. Salah satu momen yang paling berkesan adalah saat para CPNS menjalani prosesi pengambilan baret di area pemakaman dalam kondisi minim penerangan. Tantangan tersebut dirancang sebagai ujian keberanian, mentalitas, dan kesiapan peserta sebelum dinyatakan layak mengenakan baret sebagai simbol kehormatan dan pengabdian insan Pemasyarakatan.

Puncak kegiatan ditandai dengan prosesi penyematan baret yang dilakukan oleh para Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan Korwil Surabaya. Prosesi tersebut menjadi simbol keberhasilan para CPNS dalam melewati seluruh tahapan pembinaan sekaligus peneguhan komitmen untuk mengemban tugas sebagai petugas Pemasyarakatan yang profesional, disiplin, dan berintegritas.

Baca Juga:  Polda Jateng Tangkap Dua Penadah Kendaraan Bodong

Dalam sambutannya, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Surabaya menegaskan bahwa pembaretan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari proses pembentukan karakter yang akan menjadi bekal penting dalam pelaksanaan tugas ke depan.

“Malam ini bukan hanya tentang mengenakan baret, tetapi tentang membangun komitmen untuk menjaga integritas, disiplin, dan etos kerja. Jadilah insan Pemasyarakatan yang mampu menjaga nama baik organisasi serta memberikan kontribusi positif bagi institusi,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh CPNS mampu menginternalisasi nilai-nilai dasar Pemasyarakatan, menjunjung tinggi integritas, serta siap menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai garda terdepan dalam mendukung penyelenggaraan sistem Pemasyarakatan yang semakin profesional, akuntabel, dan humanis.

Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sidoarjo Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur

Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak
#Kemenimipas #SetahunBerdampak #ImipasSetahunBergerakBerdampak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jum’at Berkah di Masjid Al Mahmuda Wachit Djalil Krian, Pererat Ukhuwah Dan Tanamkan Nilai Keislaman
Wabup Alif Dorong Link and Match Vokasi-Industri untuk Buka Peluang Kerja Lebih Luas di Gresik
Dunia Pendidikan Jawa Timur Sedang Tidak Baik, Pungli Lagi, Pungli Lagi.. SMAN 1 Bluluk Kabupaten Lamongan Peras Wali Murid Dengan Biaya fantastik.
Diduga Pungli Berdalih (SPP) Dana (BOS) Ratusan Juta Di SMPN 1 Lamongan Kota Dipertanyakan, Kejaksaan Diminta Periksa Kepala Sekolah.
Terduga tersangka Indra Penjual Miras, Kini Di Laporkan Ke Polres Lamongan
Pasca Penertiban, Bupati Gresik Beri Bantuan Stimulan Usaha dan Lahan Baru untuk PKL Semambung Driyorejo
Kawal Suran Agung dan Pengesahan Warga Baru PSHT, Polres Gresik Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih atas Kondusivitas Masyarakat
Wakil Bupati Gresik Lantik Pramuka Garuda, Dorong Lahirnya Calon Pemimpin Masa Depan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:27 WIB

Jum’at Berkah di Masjid Al Mahmuda Wachit Djalil Krian, Pererat Ukhuwah Dan Tanamkan Nilai Keislaman

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:47 WIB

Wabup Alif Dorong Link and Match Vokasi-Industri untuk Buka Peluang Kerja Lebih Luas di Gresik

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:47 WIB

Dunia Pendidikan Jawa Timur Sedang Tidak Baik, Pungli Lagi, Pungli Lagi.. SMAN 1 Bluluk Kabupaten Lamongan Peras Wali Murid Dengan Biaya fantastik.

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:33 WIB

Diduga Pungli Berdalih (SPP) Dana (BOS) Ratusan Juta Di SMPN 1 Lamongan Kota Dipertanyakan, Kejaksaan Diminta Periksa Kepala Sekolah.

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:30 WIB

Tempa Integritas, 62 CPNS Pemasyarakatan Korwil Surabaya Jalani Pembaretan

Berita Terbaru