Istri Warga Barengkrajan Mengaku Trauma Akibat Dugaan Intimidasi Jelang Pilkades

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com – Sidoarjo || Suasana jelang pelaksanaan Pilkades di Desa Barengkrajan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, disebut semakin memanas. Istri Topan, salah satu warga Desa Barengkrajan, mengaku mengalami trauma berat setelah adanya dugaan intimidasi yang ditujukan kepada keluarganya.

Menurut pengakuan Topan, istrinya merasa ketakutan setelah mendengar adanya ancaman bahwa dirinya akan dilaporkan ke Polda Jawa Timur tanpa alasan yang jelas. Kondisi tersebut disebut membuat sang istri mengalami tekanan mental hingga merasa mual dan ketakutan setiap kali membahas persoalan Pilkades yang akan berlangsung.

“Sekarang istri saya merasa takut terus, sampai perutnya mual-mual karena memikirkan intimidasi yang terus disebarkan,” ujar Topan kepada awak media.

Topan menilai adanya pihak-pihak tertentu yang diduga sengaja menakut-nakuti keluarganya berkaitan dengan situasi politik desa menjelang pemilihan kepala desa. Ia juga menyebut dugaan intimidasi tersebut berasal dari pihak yang berkaitan dengan calon incumbent nomor urut 3 dalam Pilkades Desa Barengkrajan.

Kondisi ini membuat keluarga Topan merasa tidak nyaman dan berharap situasi politik di desa dapat berjalan dengan damai tanpa adanya tekanan maupun ancaman terhadap warga yang memiliki pandangan berbeda.

Masyarakat pun berharap seluruh pihak yang terlibat dalam kontestasi Pilkades dapat menjaga kondusivitas desa serta mengedepankan proses demokrasi yang sehat, aman, dan tanpa intimidasi. Selain itu, aparat terkait diminta turut memantau situasi agar tidak terjadi hal-hal yang dapat memicu keresahan di tengah masyarakat.(team/red)

Baca Juga:  Antusias Warga Ikuti Balik Mudik Gratis Polres Ponorogo, Ringankan Beban dan Nyaman Dalam Perjalanan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Buka Simposium Revitalisasi Sekolah Vokasi, Bupati Gresik Soroti Dampak UU 23/2014 pada Kebijakan Sekolah
JPD Klampok-Munggugebang Dibeton, Bupati Yani Pastikan Pembangunan Jalan Berlanjut hingga 2027
Warga Punduttrate Bantah Galian C Ilegal: Penggalian untuk Perluasan Tampungan Air Bersih
Tradisi Pungli Tiap Tahun Jual Beli Kursi (SPMB) Tahun 2026 Di SMAN 1 Wringinanom Kabupaten Gresik.
Bupati Gresik Dorong IWAPI Ciptakan Ekosistem Usaha dan Penggerak Ekonomi Daerah
Jangan Tunggu Viral, Wabup Alif Minta OPD Cepat Respons Aduan Warga
Menjaga Regenerasi Sepak Bola Gresik, Tim U-13 dan U-15 Berlaga di Piala Soeratin 2026.
FGD Paparan Akhir Analisis Kelayakan Usaha BUMDesma Kanor Mandiri Berkah Digelar Bersama UGM
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:08 WIB

Buka Simposium Revitalisasi Sekolah Vokasi, Bupati Gresik Soroti Dampak UU 23/2014 pada Kebijakan Sekolah

Jumat, 4 September 2026 - 17:44 WIB

JPD Klampok-Munggugebang Dibeton, Bupati Yani Pastikan Pembangunan Jalan Berlanjut hingga 2027

Jumat, 4 September 2026 - 16:21 WIB

Warga Punduttrate Bantah Galian C Ilegal: Penggalian untuk Perluasan Tampungan Air Bersih

Rabu, 2 September 2026 - 16:11 WIB

Tradisi Pungli Tiap Tahun Jual Beli Kursi (SPMB) Tahun 2026 Di SMAN 1 Wringinanom Kabupaten Gresik.

Selasa, 1 September 2026 - 18:30 WIB

Bupati Gresik Dorong IWAPI Ciptakan Ekosistem Usaha dan Penggerak Ekonomi Daerah

Berita Terbaru