Dukung Nawakarsa, Pemkab Gresik Gandeng PT Wilmar Hijaukan Kawasan Mangrove Karangkiring

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 3 Mei 2025 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com || Gresik , 3 Mei 2025– Pemerintah Kabupaten Gresik bersama PT Wilmar Nabati Indonesia menanam 1.000 bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata di kawasan wisata mangrove Karangkiring, Sabtu (3/5). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bumi 2025 dan sebagai bagian dari pelaksanaan program 100 hari Nawaksara Bupati dan Wakil Bupati Gresik periode 2025–2030.

Penanaman mangrove ini merupakan bentuk kolaborasi antara sektor pemerintah dan swasta dalam menjawab tantangan perubahan iklim serta memperkuat ekosistem pesisir. Sebanyak 111 orang dari berbagai elemen masyarakat, termasuk unsur pemerintah, dunia usaha, dan komunitas lokal, turut terlibat langsung dalam aksi ini.

Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, menyampaikan apresiasi tinggi kepada PT Wilmar atas kepedulian dan kontribusinya dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup di Gresik. Ia menekankan bahwa sebagai wilayah industri sekaligus pesisir, Gresik sangat membutuhkan langkah-langkah strategis seperti penanaman mangrove.

“Mangrove tidak hanya penting untuk mengurangi abrasi, tapi juga memiliki kapasitas menyerap karbon empat sampai lima kali lebih besar dari hutan tropis daratan. Ini menjadi solusi nyata untuk menurunkan emisi karbon di wilayah kita,” ujar Wabup Alif.

Lebih lanjut, Wabup Alif juga mengaku sangat menikmati suasana kawasan wisata mangrove Karangkiring. Menurutnya, kawasan ini memiliki potensi besar sebagai ruang edukasi lingkungan sekaligus destinasi ekowisata berbasis komunitas yang mendukung ekonomi lokal.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, menyebut bahwa penanaman mangrove ini tidak hanya kegiatan simbolik, tetapi juga bagian dari strategi besar Pemkab Gresik dalam menekan emisi gas rumah kaca melalui pendekatan berbasis ekosistem.

“Penanaman mangrove ini merupakan bagian dari kontribusi nyata terhadap target penurunan emisi gas rumah kaca, khususnya dari sektor blue carbon. Ini sejalan dengan Nawaksara, khususnya pilar Pesona Gresik yang mendorong pengembangan dan revitalisasi ekowisata,” ujarnya.

Baca Juga:  Penanganan Gempa Bawean, Bupati Yani : Tangkal Hoax, Lakukan Trauma Healing Sekaligus Pastikan Pelayanan Kesehatan

Berdasarkan data Aksara tahun 2024, potensi penurunan emisi dari penanaman mangrove di Kabupaten Gresik tercatat sebesar 2.311.054 ton CO₂ ekuivalen, dari total estimasi emisi sebesar 10,2 miliar ton CO₂ ekuivalen. Angka ini menunjukkan betapa strategisnya langkah rehabilitasi kawasan pesisir untuk keberlanjutan lingkungan.

Business Unit Head PT Wilmar Nabati Indonesia Ridwan Brandes Nainggolan, mengungkapkan bahwa PT Wilmar merasa bangga atas kolaborasi berbagai pihak yang memungkinkan kegiatan ini dapat terwujud. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen PT Wilmar dalam mendukung pelestarian lingkungan, sekaligus memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar.

“Sejak tahun 2016, PT Wilmar telah menanam sekitar 10 ribu pohon mangrove dan berkomitmen untuk terus melanjutkan kegiatan ini secara berkelanjutan setiap tahunnya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik, Sri Subaidah, menambahkan bahwa pelestarian mangrove merupakan langkah penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir.

Hal ini tidak lain karena mangrove tidak hanya melindungi garis pantai dari abrasi, tetapi juga menjadi habitat alami berbagai spesies, serta memiliki peran dalam mendukung ketahanan iklim dan kesejahteraan masyarakat sekitar. (Rmo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembangunan Proyek Irigasi Di Desa Tambakrejo Kecamatan Duduksampeyan Kabupaten Gresik Berbau Korupsi.
Ayo Rekkk.. Bersih-Bersih Balai Desa, Kita Wujudkan Gresik Bersih Di Setiap Balai Desa Di Kabupaten Gresik.
Warga Punduttrate Bantah Galian C Ilegal: Penggalian untuk Perluasan Tampungan Air Bersih
FGD Paparan Akhir Analisis Kelayakan Usaha BUMDesma Kanor Mandiri Berkah Digelar Bersama UGM
Bimbingan Teknis Budidaya Domba bagi KPM Program PDKT Digelar di Kecamatan Kanor Bojonegoro
Wakil Bupati Nganjuk Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan di Lengkong, Berdialog Langsung dengan Warga Sekitar.
Antusias Masyarakat Desa Prambangan Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik, Menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Disambut Gembira.
Pemerintahan Desa Datinawang Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan Salurkan Bantuan Sosial (Bansos), Disambut Gembira Oleh Masyarakat.
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Pembangunan Proyek Irigasi Di Desa Tambakrejo Kecamatan Duduksampeyan Kabupaten Gresik Berbau Korupsi.

Senin, 14 September 2026 - 16:23 WIB

Ayo Rekkk.. Bersih-Bersih Balai Desa, Kita Wujudkan Gresik Bersih Di Setiap Balai Desa Di Kabupaten Gresik.

Jumat, 4 September 2026 - 16:21 WIB

Warga Punduttrate Bantah Galian C Ilegal: Penggalian untuk Perluasan Tampungan Air Bersih

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:47 WIB

FGD Paparan Akhir Analisis Kelayakan Usaha BUMDesma Kanor Mandiri Berkah Digelar Bersama UGM

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Bimbingan Teknis Budidaya Domba bagi KPM Program PDKT Digelar di Kecamatan Kanor Bojonegoro

Berita Terbaru