Melanggar Aturan , Pengusaha Tahu Tropodo Krian dan Pemasok Sampah Plastik Ditangkap

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 23 Mei 2025 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIDOARJO,Radarnews9.com – Aparat kepolisian mengamankan sejumlah pengusaha tahu dan pemasok sampah plastik di Desa Tropodo, Kecamatan Krian, Sidoarjo.

Mereka dimintai keterangan terkait penggunaan limbah plastik sebagai bahan bakar produksi tahu, yang menuai sorotan karena dampak lingkungannya.

Kepala Desa Tropodo, Haris Iswandi, menyebutkan bahwa sedikitnya tiga orang telah diamankan. Satu di antaranya merupakan pemasok sampah plastik, sementara dua lainnya adalah pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) tahu.

“Ketiganya diperiksa pada Selasa (21/5/2025) sore, dan dipulangkan malam harinya,” ujar Haris kepada Radarnews9.com, Kamis (22/5/2025).

Menurut Haris, tenggang waktu masa toleransi selama satu minggu untuk beralih dari bahan bakar sampah plastik ke energi ramah lingkungan telah berakhir.

Namun, masih banyak pengusaha tahu yang membandel dan tetap menggunakan limbah plastik sebagai bahan bakar. Tak hanya itu, para pemasok juga masih aktif memasok sampah plastik ke lokasi produksi.

“Sejumlah IKM masih kedapatan menggunakan (sampah plastik). Hari ini, anggota Polresta Sidoarjo juga melakukan penyisiran ke lapangan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo, Bahrul Amig, menegaskan pihaknya telah mengeluarkan surat imbauan kepada seluruh pengusaha tahu di Desa Tropodo.

Surat tersebut berisi perintah untuk segera menghentikan penggunaan limbah plastik dan beralih ke bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.

Kami sudah mengimbau agar pelaku usaha perlahan beralih. Batas akhir toleransi adalah Rabu (21/5/2025). Masih diperbolehkan menggunakan plastik, tetapi hanya yang sudah dicacah dan dicampur kayu,” jelas Amig.

Namun, dalam praktiknya, banyak pelaku usaha masih menggunakan limbah plastik Refuse Derived Fuel (RDF) secara penuh.

DLHK kini memberikan tenggat waktu tambahan selama dua pekan ke depan untuk menekan penggunaan plastik RDF menjadi maksimal 25 persen dari total bahan bakar.

Baca Juga:  Pemkab Gresik Salurkan Bansos PKH Inklusif dan Santunan Kehormatan bagi Marbot, Guru Ngaji, serta Penjaga Makam

“Kami mengimbau agar komposisinya maksimal 25 persen plastik RDF dan 75 persen kayu atau bahan ramah lingkungan. Batas waktu terakhir pada 5 Juni mendatang,” tegasnya.

Amig berharap para pelaku usaha tidak lagi membeli sampah plastik sebagai bahan bakar. Ia juga meminta aparat kepolisian menindak tegas para pemasok yang tetap beroperasi.

“Pelaku usaha dilarang mendatangkan bahan bakar yang tidak ramah lingkungan. Kami berharap polisi turut mengawasi agar pelaku usaha yang telah beralih tidak kembali menggunakan sampah plastik,” pungkasnya. (****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dapat Dukungan Pengairan dan Alsintan dari Pemerintah Pusat, Gresik Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan
Pemkab Gresik Kolaborasi dengan PT Smelting Kick Off Program Pesisir Lestari Tanam 10.000 Mangrove Amankan Generasi Mendatang
Buka Pembinaan Kafilah MTQ, Wabup Alif Tekankan Akhlak dan Mental Juara
Perkuat Sinergitas di Desa Cengkok, Kapolsek Tarokan Bawa Pesan Humanis dan Imbauan Jelang HUT RI ke-81
Pemkab Gresik Perkuat Ekosistem Sosial Ekonomi Pesantren, Hubungkan SMK dengan Industri
Pimpin Gerakan Jumat Asri di Area Pasar Krempyeng, Bupati Gresik Ingatkan Dampak Perubahan Iklim
Buka Rakor Pencegahan dan Penanggulangan Fraud, Wabup Alif Dorong Perkuat Sistem JKN
Hadiri Giri Pancasuar Awards 2026, Bupati Fandi Akhmad Yani Dorong Pers Untuk Hadir dan Berdampak
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:48 WIB

Dapat Dukungan Pengairan dan Alsintan dari Pemerintah Pusat, Gresik Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Pemkab Gresik Kolaborasi dengan PT Smelting Kick Off Program Pesisir Lestari Tanam 10.000 Mangrove Amankan Generasi Mendatang

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Buka Pembinaan Kafilah MTQ, Wabup Alif Tekankan Akhlak dan Mental Juara

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:40 WIB

Perkuat Sinergitas di Desa Cengkok, Kapolsek Tarokan Bawa Pesan Humanis dan Imbauan Jelang HUT RI ke-81

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:17 WIB

Pemkab Gresik Perkuat Ekosistem Sosial Ekonomi Pesantren, Hubungkan SMK dengan Industri

Berita Terbaru