Bupati Gresik Tegaskan Sekolah Rakyat Harus Jadi Percontohan Daerah Lain

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 18 Juli 2025 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com || Gresik, 18 Juli 2025 — Pemerintah Kabupaten Gresik semakin mantap dengan komitmennya dalam menyediakan pendidikan berkualitas dan menyeluruh bagi keluarga prasejahtera.

Upaya ini diwujudkan melalui program Sekolah Rakyat jenjang SMA. Sebagai langkah awal, rapat koordinasi digelar pada Jumat, 18 Juli 2025 di Ruang Graita Eka Praja, Kantor Bupati Gresik. Rapat ini dihadiri oleh Bupati Gresik, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, kepala dinas dari berbagai OPD terkait, serta perwakilan Forkopimda.

Sebanyak 75 siswa dijadwalkan mulai memasuki asrama pada 30 Juli 2025 dan akan menempati gedung eks UPT SMPN 30 Gresik, Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu. Para siswa berasal dari keluarga prasejahtera dan akan dibina secara intensif di lingkungan pendidikan berasrama. Untuk menunjang proses belajar-mengajar, telah disiapkan 17 guru dan 10 tenaga kependidikan yang akan mendampingi siswa secara penuh.

Gedung yang digunakan telah dilengkapi dengan 3 ruang kelas, 2 ruang asrama putra, 3 ruang asrama putri, asrama guru, 1 ruang guru dan tenaga pendidik, serta laboratorium penunjang pembelajaran lainnya. Setiap kelas terdiri dari 25 siswa.

Dalam arahannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat harus menjadi model percontohan nasional.

“Sekolah Rakyat Kabupaten Gresik harus lebih baik dari kabupaten lain,” tegasnya.

Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, juga menekankan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

“Program Sekolah Rakyat tidak hanya berhenti sampai tanggal 30 Juli saja, tetapi kita harus terus mengawal program ini serta mendidik para siswa hingga sukses,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Pemkab Gresik memperhatikan empat aspek utama, yaitu kebutuhan makan, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi keluarga siswa. Selain kebutuhan siswa selama tinggal di asrama yang sepenuhnya ditanggung, keluarga siswa juga akan mendapatkan bantuan modal usaha guna mendukung kemandirian ekonomi mereka.

Baca Juga:  Polisi Amankan Seorang Pemuda di Bondowoso Diduga Edarkan Pil Koplo

Program ini juga didukung penuh oleh Kementerian Sosial, yang menyediakan seluruh kebutuhan siswa selama di asrama, termasuk laptop dan perlengkapan pribadi.

“Siswa masuk asrama tanpa membawa barang apa pun karena semua sudah disediakan oleh Kementerian Sosial,” terang Kepala Dinas Sosial Gresik, Ummi Khoiroh.

Program Sekolah Rakyat juga sejalan dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, yang menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, termasuk pendidikan, dalam penyelesaian masalah kemiskinan.

“Fokus kita tidak hanya dari sisi bantuan sosial, tetapi juga melalui pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi,” imbuh Wabup Alif.

Sebagai bagian dari pengembangan program, tahun depan Kementerian Sosial bersama Pemkab Gresik merencanakan pembangunan unit Sekolah Rakyat jenjang SD dan SMP di Desa Raci Tengah, Kecamatan Sidayu.

Untuk memperkaya wawasan dan menyiapkan kurikulum serta sistem pengelolaan sekolah yang unggul, bupati dan wakil bupati juga mengajak seluruh guru Sekolah Rakyat untuk mengikuti studi banding ke SMA Unggulan CT Arsa Foundation pada 22 Juli 2025. Kegiatan ini diharapkan menjadi rujukan dalam membangun ekosistem pendidikan yang inspiratif dan berkualitas di Kabupaten Gresik.

Melalui Sekolah Rakyat jenjang SMA dan pengembangannya ke jenjang SD dan SMP, Pemkab Gresik meneguhkan komitmennya untuk mewujudkan pendidikan inklusif serta penanggulangan kemiskinan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
(Rmo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dapat Dukungan Pengairan dan Alsintan dari Pemerintah Pusat, Gresik Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan
Pemkab Gresik Kolaborasi dengan PT Smelting Kick Off Program Pesisir Lestari Tanam 10.000 Mangrove Amankan Generasi Mendatang
Buka Pembinaan Kafilah MTQ, Wabup Alif Tekankan Akhlak dan Mental Juara
Perkuat Sinergitas di Desa Cengkok, Kapolsek Tarokan Bawa Pesan Humanis dan Imbauan Jelang HUT RI ke-81
Pemkab Gresik Perkuat Ekosistem Sosial Ekonomi Pesantren, Hubungkan SMK dengan Industri
Pimpin Gerakan Jumat Asri di Area Pasar Krempyeng, Bupati Gresik Ingatkan Dampak Perubahan Iklim
Buka Rakor Pencegahan dan Penanggulangan Fraud, Wabup Alif Dorong Perkuat Sistem JKN
Hadiri Giri Pancasuar Awards 2026, Bupati Fandi Akhmad Yani Dorong Pers Untuk Hadir dan Berdampak
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:48 WIB

Dapat Dukungan Pengairan dan Alsintan dari Pemerintah Pusat, Gresik Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Pemkab Gresik Kolaborasi dengan PT Smelting Kick Off Program Pesisir Lestari Tanam 10.000 Mangrove Amankan Generasi Mendatang

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Buka Pembinaan Kafilah MTQ, Wabup Alif Tekankan Akhlak dan Mental Juara

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:40 WIB

Perkuat Sinergitas di Desa Cengkok, Kapolsek Tarokan Bawa Pesan Humanis dan Imbauan Jelang HUT RI ke-81

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:17 WIB

Pemkab Gresik Perkuat Ekosistem Sosial Ekonomi Pesantren, Hubungkan SMK dengan Industri

Berita Terbaru