Bupati Yani Buka Musrenbang RKPD 2027, Ingatkan Pembangunan Tetap Fokus di Tengah Tekanan Global

Avatar photo

- Penulis

Senin, 16 Maret 2026 - 23:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com || Gresik, 16 Maret 2026 – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gresik Tahun 2027 di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik, Senin (16/03/26).

Dalam forum tersebut, Bupati Yani menekankan pentingnya menyusun pembangunan secara terukur, realistis, dan tetap berpijak pada kebutuhan dasar masyarakat di tengah ketidakpastian global.

Musrenbang RKPD menjadi tahapan penting dalam merumuskan arah pembangunan daerah tahun 2027, sekaligus menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan prioritas pembangunan pemerintah daerah. Forum ini juga menjadi ruang sinkronisasi antara pemerintah daerah, DPRD, perangkat daerah, dan para pemangku kepentingan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Ketua DPRD Kabupaten Gresik Syahrul Munir, Kepala Bakorwil II Bojonegoro Tri Wahyu Liswati, jajaran Forkopimda, serta anggota DPRD Kabupaten Gresik.

Dalam sambutannya, Bupati Yani mengingatkan bahwa kondisi global yang belum stabil berpotensi berdampak pada ekonomi nasional, termasuk terhadap kemampuan fiskal daerah. Karena itu, perencanaan pembangunan Tahun 2027 harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian.

“Kita perlu waspada dalam hal belanja daerah di tahun 2027. Aspirasi dari masyarakat yang kita himpun mulai dari Musrenbang Perempuan, Musrenbang Anak, dan Musrenbang di kecamatan sangatlah bagus. Namun kita harus memprioritaskan pembangunan pada kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Bupati Yani.

Selaras dengan hal tersebut, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menegaskan bahwa perencanaan pembangunan daerah juga harus mempertimbangkan kondisi fiskal secara realistis.

“Dari total APBD Kabupaten Gresik sekitar Rp3,4 triliun, sekitar Rp1,5 triliun berasal dari transfer ke daerah (TKD). Apabila kondisi global belum stabil, sangat mungkin terjadi perubahan yang signifikan terhadap dana TKD tersebut,” ujar Wabup Alif.

Baca Juga:  Buka Rakor Pencegahan dan Penanggulangan Fraud, Wabup Alif Dorong Perkuat Sistem JKN

Adapun fokus pembangunan Kabupaten Gresik pada Tahun 2027 telah ditetapkan dalam lima prioritas utama. Di antaranya perbaikan infrastruktur jalan poros desa (JPD), penanganan drainase wilayah perkotaan, perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), peningkatan kualitas jalan lingkungan, serta rehabilitasi posyandu.

Selain membahas prioritas pembangunan, forum ini juga diwarnai masukan dari peserta terkait isu lingkungan, terutama penanganan sampah dan alih fungsi lahan.

Menanggapi isu persampahan, Bupati Yani menegaskan bahwa komitmen Pemkab Gresik terhadap pengelolaan lingkungan bukan hal baru. Salah satu indikatornya adalah capaian predikat kabupaten/kota menuju bersih dalam ajang Piala Adipura, yang menempatkan Gresik dalam jajaran 35 kabupaten/kota terbaik di Indonesia.

Sementara terkait alih fungsi lahan, Bupati Yani menegaskan bahwa perlindungan tata ruang, khususnya lahan pertanian, telah diatur secara ketat dan tidak bisa ditawar.

“Tidak ada ruang dalam negosiasi tata ruang di Dinas Perizinan. Pemerintah pusat telah menetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD) dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B),” tegas Bupati Yani.

Menurutnya, kebijakan tersebut sejalan dengan agenda nasional dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia, yang menempatkan swasembada pangan sebagai salah satu prioritas utama. Karena itu, perlindungan lahan pertanian menjadi langkah penting untuk menjaga produktivitas pangan, agar tidak menurun akibat berkurangnya lahan tanam. (Rmo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Gresik Lepas 187 Atlet dan Ofisial Kontingen POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026
Pemkab Gresik Gandeng TNI-Polri Percepat Pendataan Perlinsos Digital
Pemerintah Daerah Kembali Membangkitkan Jaga Ketertiban Didalam Masyarakat Melalui ASLINMAS
Launching GEMMA KIA, Wabup Alif Ajak Masyarakat Optimalkan Pemanfaatan Buku KIA
Pemkab Gresik Gelar Rakor Percepatan Operasionalisasi 356 Koperasi Merah Putih
Dinas Pertanian Gresik Gelar Gerakan Pangan Murah di GOR WEP, Warga Berburu Sembako Murah
Gresik Bersholawat Dipadati Ribuan Jamaah, Bupati Ajak Masyarakat Perkuat Doa dan Kebersamaan
Bupati Gresik Bersama PMI Berikan Apresiasi kepada Pendonor Darah 50 Kali
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Bupati Gresik Lepas 187 Atlet dan Ofisial Kontingen POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Pemkab Gresik Gandeng TNI-Polri Percepat Pendataan Perlinsos Digital

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:25 WIB

Pemerintah Daerah Kembali Membangkitkan Jaga Ketertiban Didalam Masyarakat Melalui ASLINMAS

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:08 WIB

Launching GEMMA KIA, Wabup Alif Ajak Masyarakat Optimalkan Pemanfaatan Buku KIA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Pemkab Gresik Gelar Rakor Percepatan Operasionalisasi 356 Koperasi Merah Putih

Berita Terbaru