Bekali Finalis Cak Yuk Gresik, Wabup Alif: Kenali dan Kenalkan Wisata Gresik

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 13 Desember 2025 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com || Gresik, 12 Desember 2025 – Tak hanya mempromosikan sektor pariwisata dan segala potensinya, Cak Yuk Gresik juga diminta menjaga budaya dan membangun citra positif. Sebagai Duta Wisata Gresik Cak Yuk juga menjadi agen perubahan yang turut berkontribusi membangun daerah.

Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Yanuar Utomo, serta Anggota Komisi II DPRD Gresik Muhammad Kurdi. Saat membuka pembekalan materi dan karantina kepada 15 pasangan calon finalis duta wisata Cak dan Yuk Gresik, di Hotel Khas, Jum’at (12/12/2025).

“Cak Yuk adalah duta wisata dan Budaya, perlu diketahui budaya dan wisata di Gresik tidak sedikit. Calon finalis Cak dan Yuk harus paham betul, seperti Bawean yang tidak kalah indahnya dengan pulau seribu maupun Bali, baik sisi panorama maupun terumbu karangnya,” ujarnya.

Ia bepesan, Finalis Cak dan Yuk Gresik tidak hanya mempromosikan wisata lama saja tetapi juga mengenalkan wisata baru terutama yang ada di desa-desa.

“Pariwisata di Gresik banyak, selain yang lama, kalian juga harus bisa mempromosikan wisata baru yang ada di desa-desa di Kabupaten Gresik,” harapnya.

Disamping itu, Kabupaten Gresik juga kaya akan pariwisata religinya. Dua diantaranya adalah wisata religi Makam Maulana Malik Ibrahim dan Makam Sunan Giri. Keduanya merupakan Waliyullah penyebar agama islam di Gresik.

Menurut Wabup, para calon finalis harus paham sejarah perkembangan kedua Sunan tersebut. Para finalis Cak Yuk nantinya bakal memperkenalkan pariwisata Kabupaten Gresik kepada wisatawan yang berkunjung ke Gresik.

“Kalian harus paham sejarahnya, nanti kalau ada wisatawan yang hendak berkunjung ke Gresik, setidaknya kalian bisa menjadi tour guide dan menjelaskan kepada mereka,” tuturnya.

Baca Juga:  Tekan Pelanggaran Lalu Lintas, Satlantas Polres Gresik Turunkan Personel di Simpang Bunder

Tidak hanya itu, Wabup Alif juga mengajak calon finalis Cak Yuk Gresik untuk membangun citra positif serta kolaborasi digital terutama membantu dalam memajukan sektor UMKM. Juga keterlibatan dalam kegiatan sosial di masyarakat.

“Para finalis diharapkan menjadi contoh positif dan role model bagi generasi muda Gresik, baik dari segi perilaku maupun wawasan. Serta mendalami dan mempromosikan potensi wisata, budaya, dan ekonomi kreatif di Kabupaten Gresik, ” imbuhnya.

Selama kegiatan karantina berlangsung, para finalis diminta untuk menyerap dengan seksama dan sungguh-sungguh materi yang disampaikan oleh narasumber. Materi yang disampaikan dapat memperkuat pengetahuan dan pengalaman sebagai duta wisata.

“Jaga adab, etika dan pentingnya penguatan karakter kepribadian. Di sini merupakan suatu kesempatan para finalis untuk memperluas wawasan. Di samping itu, kearifan lokal di Gresik ini harus terjaga dan tidak boleh rusak karena pengaruh modernisasi saat ini, “pesannya.

Di tempat sama, Kepala Disparekrafbudpora Gresik Saifudin Ghozali dalam laporannya menyampaikan, kegiatan ini merupakan rangkaian terakhir duta wisata Cak Yuk Gresik. Sebelum Grand Final yang nanti kita selenggarakan pada Minggu 14 Desember 2025 di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP).

“Karantina ini banyak hal yang dilaksanakan terutama memberikan materi materi kepada para finalis. Salah satunya Sadar Hukum (Darkum) yang nanti akan disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri sekaligus nanti juga sebagai dewan juri di Grand Final. Selain itu, ada juri lagi dari Akademisi dan juga dari Putri Indonesia,” singkatnya.(Rmo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kelurahan Krian Perkuat Peran Masyarakat Melalui Pembentukan Desa Siaga TBC
Cegah Penyebaran Penyakit Menular, Lapas Sidoarjo Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Hantavirus
Tekan Dampak Lingkungan, Bupati Gresik Dorong Dapur SPPG Jadi Pelopor Pemilahan Sampah
Dugaan Tangkap Lepas Kasus Judol Masih Menyisakan Tanda Tanya, Upaya Konfirmasi dan Klarifikasi Masih Dinantikan
Pemkab Gresik Perluas Bunda Puspa ke 80 Desa untuk Tekan Kemiskinan dan Stunting
Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Madura-Gresik, Sita 209 Gram Sabu dan Selamatkan Ribuan Jiwa
Sat Resnarkoba Polres Gresik Sikat Bandar Sabu Jaringan Internasional, 209 Gram Barang Haram Disita
Polres Gresik Gelar Sertijab PJU dan Kapolsek, Wujud Penyegaran Perkuat Pelayanan Publik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:34 WIB

Kelurahan Krian Perkuat Peran Masyarakat Melalui Pembentukan Desa Siaga TBC

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:10 WIB

Cegah Penyebaran Penyakit Menular, Lapas Sidoarjo Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Hantavirus

Senin, 8 Juni 2026 - 17:10 WIB

Tekan Dampak Lingkungan, Bupati Gresik Dorong Dapur SPPG Jadi Pelopor Pemilahan Sampah

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:24 WIB

Dugaan Tangkap Lepas Kasus Judol Masih Menyisakan Tanda Tanya, Upaya Konfirmasi dan Klarifikasi Masih Dinantikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:41 WIB

Pemkab Gresik Perluas Bunda Puspa ke 80 Desa untuk Tekan Kemiskinan dan Stunting

Berita Terbaru