Bupati Gresik Lepas Ekspor Perdana Pakan Ternak, Bukti Nyata UMKM Mampu Tembus Pasar Global

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 24 Juni 2025 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tribunpost.co || Gresik, 24 April 2025 — Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, secara resmi melepas ekspor perdana pakan ternak produksi PT Aji Bakuh Anugrah ke Malaysia. Didampingi Kepala Pengawasan Kantor Bea dan Cukai Gresik, Wahjudi Adrijanto, pelepasan ini menjadi bukti nyata keberhasilan pemerintah daerah dalam mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk naik kelas dan menembus pasar internasional.

“Ekspor perdana ini adalah langkah strategis dan inspiratif. Saya mengapresiasi PT Aji Bakuh Anugrah yang terus berkembang dan kini mampu menjangkau pasar Malaysia. Semoga ini menjadi pemicu bagi UMKM lainnya di Gresik,” ujar Bupati yang akrab disapa Gus Yani.

Gus Yani menjelaskan, pelepasan kali ini merupakan ekspor kedua dari PT Aji Bakuh Anugrah di bawah kepemimpinan Direktur Subhki. Sebelumnya, pada tahun 2024, perusahaan ini telah berhasil menembus pasar Jepang dan Korea. Ia menyebut, Pemkab Gresik terus berkomitmen mendampingi UMKM melalui fasilitasi pelatihan ekspor, pendampingan legalitas, sertifikasi, hingga strategi branding produk.

“Perjalanan ekspor ini adalah hasil dari proses belajar, kolaborasi, dan kerja nyata. Kami hanya menjadi fasilitator—pelaku utama adalah para pelaku UMKM yang terus mau bergerak,” tambahnya.

Produk pakan ternak yang diekspor berbahan dasar cocoa shell (kulit kakao), yang diolah menjadi pakan bergizi tinggi. Bahan baku diperoleh dari PT Cargill Indonesia, kemudian diproses secara sederhana dengan menyesuaikan permintaan pembeli. Kali ini, sebanyak 10 ton produk dikirim dalam kontainer berukuran 20 kaki, dengan nilai transaksi mencapai USD 5.000. Ini merupakan tahap awal (trial) menuju potensi ekspor hingga 300 ton.

Di saat yang sama, Bupati Gresik juga menyerahkan sertifikat Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) kepada Koperasi Merah Putih Desa Pangkah Kulon, yang mengelola Kampung Perikanan Budidaya Rumput Laut. Sertifikat tersebut menunjukkan bahwa budidaya rumput laut di wilayah tersebut telah memenuhi standar mutu, sanitasi, dan keamanan pangan sesuai prinsip HACCP.

Baca Juga:  Polres Kediri Kota Amankan Tujuh Motor Tidak Sesuai Spektek Diduga Untuk Balap Liar

“Ini membanggakan. Kopdes Merah Putih yang baru dibentuk ini sudah memenuhi standar mutu perikanan nasional. Saya berharap capaian ini menjadi inspirasi desa-desa lain dalam mengembangkan potensi lokalnya,” ucap Gus Yani.

Ia menekankan bahwa keberhasilan hari ini tidak lepas dari sinergi antara Pemkab Gresik, instansi teknis, dan pelaku usaha. Kolaborasi yang solid dari Diskoperindag, Dinas Perikanan, Bea Cukai, Balai Mutu KKP, serta UMKM, membuktikan bahwa Gresik memiliki ekosistem ekspor yang terbuka dan responsif.

“Semoga langkah hari ini menjadi pemicu lahirnya lebih banyak ekspor dari tanah Gresik. Kreativitas lokal mampu menjawab kebutuhan global. Ekspor bukan lagi monopoli perusahaan besar—UMKM pun bisa, asal mau belajar dan bekerja sama,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Darmawan, Kepala Bea Cukai Gresik Wahjudi Adrijanto, Perwakilan KKP Surabaya II Dudung Dainuri, Anggota DPRD Gresik Dimas Wicaksono, Perwakilan PT Cargill Indonesia Adi Suprayitno, serta Kepala Desa Pangkah Kulon Ahmad Fauron. (Rmo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kelurahan Krian Perkuat Peran Masyarakat Melalui Pembentukan Desa Siaga TBC
Cegah Penyebaran Penyakit Menular, Lapas Sidoarjo Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Hantavirus
Tekan Dampak Lingkungan, Bupati Gresik Dorong Dapur SPPG Jadi Pelopor Pemilahan Sampah
Dugaan Tangkap Lepas Kasus Judol Masih Menyisakan Tanda Tanya, Upaya Konfirmasi dan Klarifikasi Masih Dinantikan
Pemkab Gresik Perluas Bunda Puspa ke 80 Desa untuk Tekan Kemiskinan dan Stunting
Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Madura-Gresik, Sita 209 Gram Sabu dan Selamatkan Ribuan Jiwa
Sat Resnarkoba Polres Gresik Sikat Bandar Sabu Jaringan Internasional, 209 Gram Barang Haram Disita
Polres Gresik Gelar Sertijab PJU dan Kapolsek, Wujud Penyegaran Perkuat Pelayanan Publik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:34 WIB

Kelurahan Krian Perkuat Peran Masyarakat Melalui Pembentukan Desa Siaga TBC

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:10 WIB

Cegah Penyebaran Penyakit Menular, Lapas Sidoarjo Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Hantavirus

Senin, 8 Juni 2026 - 17:10 WIB

Tekan Dampak Lingkungan, Bupati Gresik Dorong Dapur SPPG Jadi Pelopor Pemilahan Sampah

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:24 WIB

Dugaan Tangkap Lepas Kasus Judol Masih Menyisakan Tanda Tanya, Upaya Konfirmasi dan Klarifikasi Masih Dinantikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:41 WIB

Pemkab Gresik Perluas Bunda Puspa ke 80 Desa untuk Tekan Kemiskinan dan Stunting

Berita Terbaru