Jelang Kontes Bandeng Kawak 2026, Pemkab Gresik Gelar Kirab Budaya WBTb

Avatar photo

- Penulis

Senin, 16 Maret 2026 - 23:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com || Gresik, 16 Maret 2026 – Untuk mendorong dan menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya melestarikan warisan budaya. Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar kirab budaya menjadi bagian penting dalam memeriahkan tradisi bandeng yang telah melekat kuat sebagai identitas Kota Pudak.

Kirab ini membawa berbagai simbol budaya dan tradisi Gresik yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak benda (WBTb) Indonesia oleh Kementrian Kebudayaan. Di antaranya, Pasar Bandeng, Malem Selawe, Rebo Wekasan Desa Suci, Kupat Keteg, serta Pencak Macan.

Kegiatan dimulai dari Gedung Nasional Indonesia (GNI) di Jalan Pahlawan, kemudian melintasi Jalan Wachid Hasyim dan berakhir di Alun Alun Pendopo Gresik. Kirab ini juga diikuti oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Gresik, Senin (16/3/2026).

Untuk menyemarakkan kirab dan memberikan hiburan kepada masyarakat yang menyaksikan, ada juga udik udikan sekitar 1.000 ekor bandeng segar yang disiapkan panitia dan gunungan sayuran dan buah hasil bumi kemudian dibagikan secara gratis kepada masyarakat di sepanjang rute kirab. Bandeng dibawa saat arak-arakan berlangsung sebelum kemudian dibagikan kepada warga.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap, masyarakat tidak hanya sekedar mengetahui warisan kebudayaan yang dimiliki kabupaten Gresik. Namun masyarakat harus memahami dan berpartisipasi secara aktif dalam pelestariannya sehingga dapat dilanjutkan hingga generasi muda.

“Dengan ditetapkannya WBTb yang merupakan tonggak penting dalam upaya melindungi dan menghargai kekayaan budaya milik masyarakat Gresik. Maka menjadikan komitmen pemerintah daerah maupun masyarakat untuk melestarikan dan mewariskan kepada generasi penerus sehingga menjadi cermin identitas masyarakat,” tegasnya.

Kabupaten Gresik patut berbangga karena sejumlah budaya dan tradisi khas daerah diantaranya, Kupat Keteg, Rebo Wekasan Desa Suci, Malam Selawe, Pasar Bandeng hingga Pencak Macan. Kini telah resmi ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda (WBTb) oleh Kementrian Kebudayaan Republik Indonesia.

Baca Juga:  Lindungi Anak Migran, Bupati Gresik Berikan Dokumen Asal Usul & Adminduk Anak Pekerja Migran

“Penetapan ini menjadi bukti bahwa kekayaan budaya yang lahir dari kearifan masyarakat Gresik yang harus selalu dilestarikan,” pesannya.

Bupati Gresik menambahkan, Pasar Bandeng di Kabupaten Gresik merupakan tradisi tahunan yang telah berlangsung sejak era Sunan Giri. Tradisi ini tidak hanya sekadar perayaan budaya atau keagamaan di akhir Ramadan, tetapi juga menjadi instrumen penting penggerak perekonomian lokal.

“Saat lebaran masyarakat Gresik tidak membuat opor ayam tapi masak Bandeng sebagai ciri khas. Bandeng ya Gresik, Gresik ya Bandeng,” pungkas Gus Yani sapaan akrab bupati.

Tidak hanya itu untuk menyemarakkan Kontes Bandeng Kawak Gresik tahun 2026, panitia juga menyiapkan 2.000 porsi bandeng siap saji lengkap dengan nasi juga akan dibagikan kepada pengunjung secara gratis saat puncak acara Bandeng Kawak.(Rmo).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perlinsos Digital, Pemkab Gresik Libatkan Ormas untuk Perbaiki Data Penerima Bansos
Perkuat Akses Gresik-Surabaya, Pemkab Matangkan Pengadaan Tanah Jalan Menganti-Lakarsantri
Ayo Rekkk.. Bersih-Bersih Balai Desa, Kita Wujudkan Gresik Bersih Di Setiap Balai Desa Di Kabupaten Gresik.
Festival Budaya Pleretan Sukorame Gresik, Sekda Achmad Washil Dorong Pemuda Lestarikan Identitas Daerah
Wakil Bupati Gresik Lepas Tim Robot Bawah Air Siti Busyro UMG Menuju Final Kontes Kapal Indonesia
Pemkab Gresik Dorong Satu Peta Air Bersih dan Sanitasi, Perusahaan Diajak Perkuat Intervensi
Buka Simposium Revitalisasi Sekolah Vokasi, Bupati Gresik Soroti Dampak UU 23/2014 pada Kebijakan Sekolah
JPD Klampok-Munggugebang Dibeton, Bupati Yani Pastikan Pembangunan Jalan Berlanjut hingga 2027
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:48 WIB

Perlinsos Digital, Pemkab Gresik Libatkan Ormas untuk Perbaiki Data Penerima Bansos

Senin, 14 September 2026 - 16:59 WIB

Perkuat Akses Gresik-Surabaya, Pemkab Matangkan Pengadaan Tanah Jalan Menganti-Lakarsantri

Senin, 14 September 2026 - 16:23 WIB

Ayo Rekkk.. Bersih-Bersih Balai Desa, Kita Wujudkan Gresik Bersih Di Setiap Balai Desa Di Kabupaten Gresik.

Sabtu, 12 September 2026 - 20:19 WIB

Festival Budaya Pleretan Sukorame Gresik, Sekda Achmad Washil Dorong Pemuda Lestarikan Identitas Daerah

Kamis, 10 September 2026 - 12:58 WIB

Pemkab Gresik Dorong Satu Peta Air Bersih dan Sanitasi, Perusahaan Diajak Perkuat Intervensi

Berita Terbaru

Bencana Alam

Polisi dan Warga Bersinergi Cegah Karhutla di Kawasan Hutan Panceng

Senin, 14 Sep 2026 - 13:15 WIB