Penagih Hutang di Sidowungu Menganti Gresik,Disiram Air Panas dan Dilempar Mangkok Kepalanya Sampai Berdarah-darah

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 3 April 2024 - 22:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.net || Gresik – Vidio viral di media sosial Facebook sebuah video berdurasi 45 detik memperlihatkan seorang emak-emak tak terima saat ditagih hutang.

Tindakan kekerasan terjadi, petugas yang menagih hutang langsung dilempar mangkok, hingga menangis dengan wajah berlumuran darah.

Wanita berkerudung itu, hanya bisa menangis dengan memegangi wajahnya yang berlumuran darah. Menahan rasa sakit akibat luka dibagian kepala.

Dihubungi melalui sambungan seluler, Kapolsek Menganti AKP Roni Ismullah membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Itu kejadiannya di Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, Gresik pada Jumat lalu sekitar pukul 10 pagi,” ujar Roni, Rabu (3/4/2024).

Sampai saat ini pihaknya masih belum menerima laporan terkait peristiwa yang viral tersebut.

Meski begitu, Polsek Menganti sudah mendatangi lokasi kejadian. Menggali keterangan dari sejumlah saksi mata.

“Sekarang masih dilakukan lidik terhadap korban dan pelaku. Namun pak RT akan memfasilitasi ke kantor Polsek,” imbuhnya.

Dalam video berdurasi 45 detik itu, mulanya tampak seorang wanita berkerudung hitam dari koperasi simpan pinjam menagih hutang kepada emak-emak yang memakai daster merah.

Namun tak berselang lama, emak-emak tersebut masuk kedalam rumah meninggalkan wanita dari koperasi tersebut.

Kepada warga sekitar, wanita berhijab hitam itu mengatakan bahwa debiturnya itu tidak bisa diajak bicara secara baik-baik.

“Masalah e gak iso di ajak omong Bu. Wong di kongkon nggolekno Lo gak digolekno. (Masalahnya tidak bisa diajak bicara Bu. Disuruh Carikan (uang untuk memgangsur) malah gak dicarikan),” ucap wanita koperasi kepada salah satu warga sekitar, Rabu (3/4/2024).

Perkataan wanita dari koperasi itu lantas membuat emak-emak tersebut langsung keluar rumah. Sembari membawa panci berisi air dan mangkok ia hendak menyiramkan air di panci tersebut kepada wajah petugas penagih hutang.

Baca Juga:  Polresta Malang Kota Turut Tanda Tangani Deklarasi Pilkada 2024 Sarana Integrasi Keberagaman Budaya

“Aku kan wes ngomong, engkok ae balik o disik (saya kan sudah ngomong, nanti saja balik dulu),” kata emak-emak tersebut sembari menyodorkan panci berisi air ke muka penagih saat ditagih.

Hal itu membuat penagih juga marah. Namun saat dilerai tetangganya yang memakai daster biru, emak-emak tersebut melempar mangkok ke kepala penagih hingga pecah.

“Mbok rekamkan. (Kamu rekam kan),” ucap penagih kepada temannya yang merekam video.

“Maksud sampean opo Bu,” lanjut penagih sembari mendatangi emak-emak tersebut.

Kericuhan pecah tak terbendung ketika penagih mendekat kepada emak-emak tersebut, ia sempat menarik hijab dan menarik rambut penagih.

Bahkan beberapa kali penghutang memukul penagih hingga kepalanya berlumur darah. Sembari menangis sang penagih hanya bisa memegang kepalanya yang berlumur darah.

“Aku kan wes ngomong sampean iku gak nunggak pisan pindo. Kok ISO malah ngamuk iku Lo (Saya kan sudah bilang, anda itu menunggak hutang tidak sekali dua kali, kok malah bisa marah),” tuturnya sembari memegangi kepalanya yang berlumur darah.pungkasnya.(team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rangkul Perangkat Desa, Kapolsek Tarokan: “Kita Adalah Keluarga untuk Keamanan Bersama”
Realisasi Pajak Daerah Capai 52,91 Persen, Pemkab Gresik Apresiasi Wajib Pajak Patuh
Kakorbinmas Baharkam Polri Tinjau Gerakan Pangan Murah di Kediri
Ratusan Siswa Baru Ikuti MPLS Ramah di SMP Negeri 1 Krian, Fokus Bentuk Karakter dan Budaya Positif
Bukan Sekadar Dipulangkan, Gresik Kembali Kawal Masa Depan Anak Pekerja Migran
Tingkatkan Kualitas APBD, Pemkab Gresik Perkuat Ketepatan Perencanaan dan Penganggaran
Pemkab Gresik Lakukan Koordinasi Terkait Suara Dentuman yang Terdengar di Sejumlah Wilayah
Kepala Sekolah SMPN 1 Lamongan Kota Berisinial (SF) Diduga Melanggar Peraturan Pemerintah Yang Sudah Ditetapkan.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:28 WIB

Rangkul Perangkat Desa, Kapolsek Tarokan: “Kita Adalah Keluarga untuk Keamanan Bersama”

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:19 WIB

Realisasi Pajak Daerah Capai 52,91 Persen, Pemkab Gresik Apresiasi Wajib Pajak Patuh

Senin, 13 Juli 2026 - 20:45 WIB

Kakorbinmas Baharkam Polri Tinjau Gerakan Pangan Murah di Kediri

Senin, 13 Juli 2026 - 17:51 WIB

Ratusan Siswa Baru Ikuti MPLS Ramah di SMP Negeri 1 Krian, Fokus Bentuk Karakter dan Budaya Positif

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:04 WIB

Bukan Sekadar Dipulangkan, Gresik Kembali Kawal Masa Depan Anak Pekerja Migran

Berita Terbaru