Pilkades Serentak 2026, Bakal Calon Kades Pabean Soroti Dugaan Pemborosan Proyek Desa

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIDOARJO – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sidoarjo memastikan penetapan panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak dilaksanakan pada 2 Januari 2026. Pada tahun ini, sebanyak 80 desa di Kabupaten Sidoarjo dijadwalkan menggelar Pilkades serentak pada Mei 2026 mendatang, termasuk Desa Pabean, Kecamatan Sedati.

Menjelang pelaksanaan Pilkades tersebut, Bagus Ardiyansah, SH, menyatakan kesiapannya maju sebagai bakal calon Kepala Desa Pabean. Sebagai putra asli desa, ia menilai Pilkades 2026 menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola pemerintahan serta arah pembangunan desa, jelasnya.

Dalam pertemuan dengan awak media di kawasan Sedati, Sabtu (3/1/2026), Bagus mengungkapkan keprihatinannya terhadap sejumlah proyek pembangunan desa yang dinilai tidak direncanakan secara matang dan kurang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Beberapa pembangunan bahkan dinilai berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran negara, ungkapnya.

Sorotan diarahkan pada pembangunan gapura pintu masuk desa yang masih tergolong baru namun telah dibongkar akibat berbenturan dengan proyek betonisasi. Kondisi tersebut mencerminkan lemahnya kajian tata ruang wilayah desa serta minimnya sinkronisasi antarprogram pembangunan. Selain itu, keberadaan gedung serbaguna berukuran besar yang jarang dimanfaatkan warga dinilai menunjukkan pembangunan yang tidak tepat sasaran.

Pembangunan fisik di Desa Pabean dalam beberapa tahun terakhir terlihat cukup masif, mulai dari gedung serbaguna di kawasan Alas Tipis, lapangan sepak bola, hingga gapura pintu masuk wilayah Dares. Namun tanpa perencanaan tata ruang yang komprehensif, sejumlah proyek tersebut justru berumur pendek. Pembangunan gapura yang dilaksanakan sekitar tahun 2023–2024 bahkan disebut menyerap anggaran hingga sekitar Rp140 juta.

Terkait potensi kerugian negara, penilaian tetap menjadi kewenangan instansi berwenang melalui mekanisme audit keuangan negara. Meski demikian, transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran desa dinilai penting agar setiap pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga:  Cooling System Hadapi Pilkada 2024, Kapolres Bojonegoro Kunjungi Ponpes Al - Rosyid

Sebagai bakal calon kepala desa, Bagus menyatakan komitmennya untuk melakukan pembenahan tata kelola pemerintahan desa apabila kelak mendapat amanah dari warga. Pembenahan tersebut meliputi evaluasi perencanaan pembangunan, penguatan koordinasi lintas sektor, serta membangun komunikasi yang berkelanjutan dengan pemangku kebijakan di tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten, tutupnya.

“Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat Desa Pabean yang enggan disebutkan namanya berharap Pilkades serentak 2026 dapat menjadi momentum perubahan. Tidak hanya sebagai ajang pergantian kepemimpinan desa, tetapi juga sebagai sarana koreksi arah pembangunan agar lebih terencana, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat, singkatnya. ( Team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kelurahan Krian Perkuat Peran Masyarakat Melalui Pembentukan Desa Siaga TBC
Cegah Penyebaran Penyakit Menular, Lapas Sidoarjo Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Hantavirus
Tekan Dampak Lingkungan, Bupati Gresik Dorong Dapur SPPG Jadi Pelopor Pemilahan Sampah
Dugaan Tangkap Lepas Kasus Judol Masih Menyisakan Tanda Tanya, Upaya Konfirmasi dan Klarifikasi Masih Dinantikan
Pemkab Gresik Perluas Bunda Puspa ke 80 Desa untuk Tekan Kemiskinan dan Stunting
Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Madura-Gresik, Sita 209 Gram Sabu dan Selamatkan Ribuan Jiwa
Sat Resnarkoba Polres Gresik Sikat Bandar Sabu Jaringan Internasional, 209 Gram Barang Haram Disita
Polres Gresik Gelar Sertijab PJU dan Kapolsek, Wujud Penyegaran Perkuat Pelayanan Publik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:34 WIB

Kelurahan Krian Perkuat Peran Masyarakat Melalui Pembentukan Desa Siaga TBC

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:10 WIB

Cegah Penyebaran Penyakit Menular, Lapas Sidoarjo Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Hantavirus

Senin, 8 Juni 2026 - 17:10 WIB

Tekan Dampak Lingkungan, Bupati Gresik Dorong Dapur SPPG Jadi Pelopor Pemilahan Sampah

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:24 WIB

Dugaan Tangkap Lepas Kasus Judol Masih Menyisakan Tanda Tanya, Upaya Konfirmasi dan Klarifikasi Masih Dinantikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:41 WIB

Pemkab Gresik Perluas Bunda Puspa ke 80 Desa untuk Tekan Kemiskinan dan Stunting

Berita Terbaru