Suguhan sego krawu sambut pengusaha nasional, potensi Gresik jadi sajian utama di DISWAY Explore Business

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 25 Januari 2026 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gresik,Radarnews9.com –  25 Januari 2026 – Sego krawu, kuliner khas yang lahir dari denyut ekonomi rakyat, menjadi suguhan pertama yang menyambut para pengusaha nasional dalam kegiatan DISWAY Explore Business with Dahlan Iskan di Kabupaten Gresik, Minggu (25/1).

Di balik sajian sederhana itu, tersaji pesan yang lebih besar. Bahwa Gresik membuka diri bagi dunia usaha, dengan potensi kuat dan komitmen agar investasi benar-benar berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif hadir bersama Sekretaris Daerah Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Asisten II Setda Gresik Misbahul Munir, dan Kepala DPMPTSP Gresik Reza Pahlevi. Tampak hadir pula tokoh-tokoh utama Harian Disway. Di antaranya founder Harian Disway, Dahlan Iskan, Direktur Utama Harian Disway, Tomy Gutomo, dan Direktur Keuangan Harian Disway, Anni Wong.

Kegiatan ini diikuti oleh 44 peserta yang berasal dari beragam skala usaha mikro, kecil, menengah, hingga besar, serta lintas sektor. Mulai dari pangan, pertanian, perikanan, industri pengolahan, energi, logistik, jasa profesional, teknologi informasi, pendidikan, percetakan, ekonomi kreatif, hingga media. Keragaman tersebut mencerminkan ekosistem usaha Gresik yang inklusif dan siap untuk saling menopang.

Sebelum beraudiensi di Kantor Bupati Gresik, para peserta terlebih dahulu mengunjungi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE Manyar, kawasan industri strategis yang menjadi salah satu penggerak utama investasi nasional dan internasional di Jawa Timur. Kunjungan ini memberi gambaran langsung mengenai kesiapan infrastruktur dan ekosistem industri di Kabupaten Gresik.

Di hadapan para pengusaha, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menegaskan bahwa Gresik memiliki potensi strategis yang lengkap, mulai dari garis pantai yang panjang, keberadaan sembilan pelabuhan, hingga basis industri dan tenaga kerja yang kuat.

“Investasi di Gresik kami dorong tumbuh, tetapi prinsipnya jelas: investasi naik, angka kemiskinan wajib turun. Sebelum merekrut tenaga kerja dari luar, kami mendorong optimalisasi tenaga kerja asal Gresik. Kami siapkan tenaga kerjanya dengan berbagai pelatihan dengan sertifikat BNSP,” tegasnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan kemudahan berinvestasi. Jika terdapat hambatan meski persyaratan telah dipenuhi, Pemkab Gresik membuka ruang aduan secara terbuka.

Baca Juga:  Polisi Berhasil Amankan 3 Orang Tersangka Kasus Perampasan Motor dan Kalung di Jember

“Pintu kami terbuka. Pak Bupati dan saya berkomitmen akan menindak tegas jika ada pihak yang menghambat Bapak-Ibu dalam berinvestasi di Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Wabup Alif turut menekankan implementasi Perda No. 7 Tahun 2022 yang diatur lebih lanjut dengan Perbup No. 71 Tahun 2024, yang mengatur kewajiban perusahaan mempekerjakan minimal 60 persen tenaga kerja asal Gresik, sebagai bentuk keberpihakan nyata pada masyarakat lokal.

Penegasan tersebut diperkuat oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, yang menyampaikan bahwa arah kebijakan investasi di Gresik berlandaskan prinsip kemaslahatan masyarakat.

“Investasi di Kabupaten Gresik bukan sekadar mengejar nilai ekonomi. Prinsipnya adalah kemaslahatan masyarakat. Investasi yang masuk harus benar-benar memberi manfaat nyata bagi warga Gresik,” tegas Sekda.

Di hadapan peserta, Wabup Alif juga memaparkan capaian dan keunggulan sektor unggulan daerah. Meskipun dikenal sebagai kota industri, di bidang perikanan Gresik dikenal sebagai salah satu sentra penghasil bandeng. Sementara di sektor pertanian, Gresik merupakan daerah lima besar di Jawa Timur dalam penghasil beras yang menopang ketahanan pangan. Pada sektor investasi, Gresik tercatat sebagai penyumbang terbesar realisasi investasi di Jawa Timur, dengan capaian Rp29,4 triliun dalam beberapa tahun terakhir.

Selain itu, lima Investment Project Ready to Offer (IPRO) yang siap ditawarkan kepada investor juga diperkenalkan, meliputi: Industri Pengolahan Logam Tembaga, Industri Alat dan Mesin Pertanian, Industri Hilirisasi Timah, Industri Garam Farmasi, dan Unit Pengolahan Ikan (UPI) bernilai tambah di Kabupaten Gresik.

Salah satu peserta, Amy Yulia, pelaku usaha asal Gresik yang telah berusaha lebih dari 15 tahun, mengungkapkan bahwa selama ini iklim perizinan di Gresik berjalan kondusif, aman, dan didukung oleh penerimaan masyarakat yang baik. Kondisi tersebut memberi kepastian dan rasa nyaman bagi pelaku usaha seperti dirinya untuk terus berkembang.

DISWAY Explore Business with Dahlan Iskan menjadi ruang temu antara Pemerintah Kabupaten Gresik dan pelaku usaha lintas sektor. Sekaligus momentum untuk menunjukkan bahwa pertumbuhan industri di Gresik tumbuh berdampingan dengan identitas lokal, kekuatan ekonomi rakyat, serta keberpihakan pada masyarakat.(Rmo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Gresik Dampingi Gubernur Jatim Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Gresik: Tegaskan Pendidikan Jadi Kunci Putus Mata Rantai Kemiskinan
Bupati dan Wakil Bupati Gresik Salurkan Bantuan Stimulan Material Untuk Korban Kebakaran Sembayat
Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi Permanen, Bupati Gresik Berikan Harapan Baru Pendidikan Keluarga Prasejahtera
Beyond Investment, Bupati-Wabup Gresik Dorong Investasi Tumbuh Bersama Masyarakat
Dari Balik Jeruji Menuju Kemandirian, WBP Lapas Sidoarjo Dibekali Pelatihan Pembuatan Paving Blok dan Manajemen Usaha
Cetak Agen Perubahan, Pemkab Gresik dan Puspa Pinatih Gelar Pelatihan Konselor Sebaya untuk Remaja
Wakil Bupati Nganjuk Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan di Lengkong, Berdialog Langsung dengan Warga Sekitar.
Bupati Gresik Sukses Boyong 5 Penghargaan di Harganas Jatim, Salah Satunya dari Program Inovasi Unggulan TPA Masmundari
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:09 WIB

Sekda Gresik Dampingi Gubernur Jatim Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Gresik: Tegaskan Pendidikan Jadi Kunci Putus Mata Rantai Kemiskinan

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Gresik Salurkan Bantuan Stimulan Material Untuk Korban Kebakaran Sembayat

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:38 WIB

Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi Permanen, Bupati Gresik Berikan Harapan Baru Pendidikan Keluarga Prasejahtera

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:53 WIB

Beyond Investment, Bupati-Wabup Gresik Dorong Investasi Tumbuh Bersama Masyarakat

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:45 WIB

Dari Balik Jeruji Menuju Kemandirian, WBP Lapas Sidoarjo Dibekali Pelatihan Pembuatan Paving Blok dan Manajemen Usaha

Berita Terbaru