Wabup Gresik Terima Kunjungan Kerja Wabup Tabalong, Paparkan Inovasi GUS dan Strategi Kolaboratif Penurunan Stunting

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gresik,Radarnews9.com – 29 Januari 2026 – Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif menerima kunjungan kerja Wakil Bupati Tabalong, Provinsi Kalimantan Timur, Habib Muhammad Taufan Alkaf beserta jajaran di Ruang Graita Eka Praja, Kantor Bupati Gresik, Kamis (29/1/26). Kunjungan ini menjadi ajang berbagi pengalaman dan praktik baik pembangunan daerah, khususnya dalam upaya percepatan penurunan angka stunting.

Dalam paparannya, Wabup Alif menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik memiliki inovasi digital bernama GUS (Gresik Urus Stunting) yang dapat diakses secara daring dan memuat data stunting hingga tingkat desa.

“Gresik punya aplikasi GUS. Di situ data stunting sudah sampai tingkat desa, sehingga kami bisa memastikan daerah mana saja yang masih tinggi. Tanpa data yang akurat, kami tidak bisa bekerja secara tepat sasaran,” ujar Wabup Alif.

Ia juga menegaskan bahwa keberadaan data menjadi kunci dalam pengambilan kebijakan dan pengendalian program. Dengan data dalam aplikasi GUS tersebut, pemerintah daerah dapat langsung melakukan intervensi kepada kecamatan maupun desa yang memiliki angka stunting tinggi.

Lebih lanjut, Wabup Alif juga memaparkan program Detak Kris (Deteksi Tanggulangi Kurangi Keluarga Risiko Stunting) yang dijalankan bersama Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBPPPA). Program ini menyasar calon pengantin dan ibu hamil sebagai langkah pencegahan stunting sejak dini.

“Stunting itu ada yang pre, ada yang sudah sakit. Yang pre menjadi tugas KBPPPA, mulai dari data orang mau menikah sampai ibu hamil, agar bisa diintervensi lebih awal,” jelasnya.

Selain itu, Pemkab Gresik juga didukung oleh 1.030 kader pendamping keluarga yang tersebar di 356 desa dan kelurahan. Para kader ini terdiri dari tenaga kesehatan, kader PKK, dan kader KB yang bertugas memberikan pendampingan langsung kepada keluarga berisiko stunting.

Baca Juga:  Rakernis Humas Polri, Bidhumas Polda Jatim Raih Dua Penghargaan

“Stunting bukan hanya soal anak kurang makan, tapi juga soal ibu saat hamil. Kader-kader inilah yang mendampingi, mengedukasi, memastikan pola makan dan asupan gizi anak agar tidak terjadi stunting,” ungkapnya.

Wabup Alif juga menyoroti peran dunia usaha melalui program orang tua asuh bagi anak stunting, yang melibatkan perusahaan di sekitar wilayah desa sebagai bagian dari program CSR.

“Anak-anak yang stunting punya orang tua asuh. Perusahaan-perusahaan di sekitar desa ikut memberikan dukungan, ini bentuk kolaborasi nyata,” ungkapnya.

Menurutnya, penurunan stunting di Kabupaten Gresik tidak hanya mengandalkan APBD dan APBN, tetapi juga melibatkan APBDes serta dukungan CSR perusahaan, sehingga menjadi gerakan bersama lintas sektor.

Sementara itu, Wakil Bupati Tabalong Habib Muhammad Taufan Alkaf menyampaikan apresiasi atas berbagai inovasi dan praktik baik yang diterapkan Pemkab Gresik, khususnya dalam pemanfaatan data dan penguatan kolaborasi.(Rmo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kelurahan Krian Perkuat Peran Masyarakat Melalui Pembentukan Desa Siaga TBC
Cegah Penyebaran Penyakit Menular, Lapas Sidoarjo Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Hantavirus
Tekan Dampak Lingkungan, Bupati Gresik Dorong Dapur SPPG Jadi Pelopor Pemilahan Sampah
Dugaan Tangkap Lepas Kasus Judol Masih Menyisakan Tanda Tanya, Upaya Konfirmasi dan Klarifikasi Masih Dinantikan
Pemkab Gresik Perluas Bunda Puspa ke 80 Desa untuk Tekan Kemiskinan dan Stunting
Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Madura-Gresik, Sita 209 Gram Sabu dan Selamatkan Ribuan Jiwa
Sat Resnarkoba Polres Gresik Sikat Bandar Sabu Jaringan Internasional, 209 Gram Barang Haram Disita
Polres Gresik Gelar Sertijab PJU dan Kapolsek, Wujud Penyegaran Perkuat Pelayanan Publik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:34 WIB

Kelurahan Krian Perkuat Peran Masyarakat Melalui Pembentukan Desa Siaga TBC

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:10 WIB

Cegah Penyebaran Penyakit Menular, Lapas Sidoarjo Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Hantavirus

Senin, 8 Juni 2026 - 17:10 WIB

Tekan Dampak Lingkungan, Bupati Gresik Dorong Dapur SPPG Jadi Pelopor Pemilahan Sampah

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:24 WIB

Dugaan Tangkap Lepas Kasus Judol Masih Menyisakan Tanda Tanya, Upaya Konfirmasi dan Klarifikasi Masih Dinantikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:41 WIB

Pemkab Gresik Perluas Bunda Puspa ke 80 Desa untuk Tekan Kemiskinan dan Stunting

Berita Terbaru