Post Views: 43,212, 23
Radarnews9.net || KEDIRI- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, Polres Kediri Polda Jatim, melaksanakan pelayanan publik dengan tema pahlawan.
Berbeda dari biasanya, para petugas di seluruh unit pelayanan terlihat mengenakan baju adat hingga kostum pahlawan kebangsaan.
Mulai dari satuan petugas (satpas), Samsat, BPKB, hingga mobil Samsat keliling yang beroperasi di wilayah hukum Polres Kediri.
Aksi ini dilakukan untuk menyemarakkan semangat kemerdekaan sekaligus menumbuhkan rasa nasionalisme di tengah masyarakat.
Petugas yang berpakaian seperti pahlawan nasional bisa menjadi pengingat betapa besar jasa para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan.
Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto, S.H., S.I.K. melalui Kasihumas Polres Kediri AKP Sriati, S.H., menyampaikan bahwa ini merupakan bentuk penghormatan serta upaya menanamkan rasa cinta tanah air.
“Kami ingin menghadirkan nuansa berbeda, sekaligus mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan,” ujar Kasihumas, Sabtu (17/8/2024).
Masyarakat turut menyambut antusias aksi para petugas ini.
Selain memberikan pelayanan yang profesional, petugas juga tidak segan-segan untuk berfoto bersama warga yang ingin mengabadikan momen spesial tersebut.
AKP Sriati menambahkan, “Semangat kemerdekaan harus terus dijaga. Semoga bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih menghargai dan meningkatkan rasa kebanggaan sebagai warga negara Indonesia.”
Semangat perjuangan dan rasa cinta tanah air yang ditampilkan oleh petugas diharapkan dapat menular kepada seluruh lapisan masyarakat, sehingga peringatan HUT Kemerdekaan kali ini semakin bermakna.(jod)
Baca Juga: Operasi Keselamatan Semeru 2024 Berakhir, Angka Lakalantas di Nganjuk Turun NGANJUK - Operasi Keselamatan Semeru 2024 yang digelar Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Nganjuk berlangsung selama 14 hari dan resmi berakhir pada hari Minggu (17/3). Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, melalui Kasat Lantas Polres Nganjuk, AKP Achmat Rochan mengatakan operasi tersebut menunjukkan hasil positif dengan penurunan drastis angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Nganjuk. “Dibanding dengan 14 hari sebelum pelaksanaan operasi dan sampai operasi berakhir, angka kecelakaan secara keseluruhan mengalami penurunan sebanyak 8 kejadian, dari 42 menjadi 30 kejadian,” ujar AKP Achmat, Selasa (19/3). AKP Achmat menambahkan, jika dilihat dari aspek korban juga mengalami penuruanan terutama jumlah angka korban meninggal dunia dari 6 orang menjadi nihil. Hal ini menurutnya memperlihatkan efektivitas dari Operasi Keselamatan Semeru 2024. "Penurunan angka kecelakaan ini merupakan hasil dari berbagai strategi yang diterapkan," ujarnya. Strategi yang diterapkan lanjut AKP Achmat termasuk peningkatan patroli di titik-titik rawan kecelakaan, penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas, serta sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas. Meskipun demikian, AKP Achmat juga menekankan perlunya tetap waspada dan tidak lengah terhadap potensi kecelakaan di jalan raya. Ia mengajak semua pihak, baik pengendara maupun pejalan kaki, untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dalam beraktivitas di jalan. Selain itu diharapkan momentum positif ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan dalam upaya menciptakan budaya keselamatan berlalu lintas yang lebih baik di Kabupaten Nganjuk dan sekitarnya. (*)
Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow