Rebo Wekasan di Telaga Sumber, Bupati Gresik Ajak Masyarakat Rawat Tradisi dan Perkuat Kerukunan

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com || Gresik, 12 Agustus 2026 – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menghadiri rangkaian tradisi Rebo Wekasan yang digelar masyarakat Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Rabu (12/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di kawasan Telaga Sumber, Dusun Sumber, tersebut diikuti ratusan warga sebagai wujud rasa syukur sekaligus doa bersama untuk memohon kesehatan, keselamatan, kelancaran rezeki, dan keberkahan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Kembangan Ngadimin, Forkopimcam Kebomas, tokoh agama, tokoh masyarakat, para kiai, serta sejumlah unsur masyarakat. Salah satu ulama yang hadir sekaligus memberikan tausiah adalah KH Ahmad Zakaria Al-Anshori.

Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang hingga kini konsisten menjaga tradisi Rebo Wekasan secara turun-temurun. Menurutnya, tradisi tersebut tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, serta meningkatkan kerukunan di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah SWT. Pagi ini kita semua diberikan kesehatan sehingga dapat hadir bersama dalam majelis Rebo Wekasan, Rabu terakhir,” ujar Bupati Gresik.

Bupati menjelaskan bahwa pelestarian tradisi dapat dilakukan melalui berbagai bentuk kegiatan yang disesuaikan dengan karakter dan kearifan lokal masing-masing wilayah. Di Dusun Sumber, rangkaian Rebo Wekasan diisi dengan Mahalul Qiyam, doa bersama, serta kegiatan keagamaan lainnya.

“Macam-macam cara merawat tradisi. Di Sumber tadi ada Mahalul Qiyam bersama panitia dan adik-adik. Di Suci juga macam-macam. Alhamdulillah, tujuannya satu, mudah-mudahan kita semua mendapatkan rida Allah SWT,” tuturnya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa doa dan selamatan dalam tradisi Rebo Wekasan dapat menjadi momentum untuk bermunajat kepada Allah SWT, memohon ampunan, serta mendoakan keluarga dan seluruh masyarakat.

“Yang sakit mudah-mudahan mendapatkan kesembuhan. Yang rezekinya mampet, mudah-mudahan dibukakan oleh Allah rezeki yang barokah,” katanya.

Selain pelestarian budaya, Bupati Gresik juga mengajak masyarakat Desa Kembangan untuk terus menjaga kerukunan, saling mendukung, dan memperkuat semangat gotong royong.

Baca Juga:  Layanan Prima Balik Mudik Lebaran Polres Situbondo Siagakan Personel di Pelabuhan Jangkar

Menurutnya, semangat kebersamaan perlu terus dibangun melalui berbagai kegiatan masyarakat, termasuk rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang biasanya diisi dengan berbagai kegiatan dan perlombaan.

“Mudah-mudahan Desa Kembangan rukun semuanya, saling support dan gotong royong. Biasanya kalau 17-an banyak lomba. Mudah-mudahan lomba-lomba dan kegiatan seperti ini bisa mengguyubkan semangat gotong royong,” ungkapnya.

Sementara itu, Telaga Sumber yang menjadi lokasi pelaksanaan Rebo Wekasan memiliki nilai sejarah dan kearifan lokal bagi masyarakat setempat. Telaga yang berada di kawasan Dusun Sumber tersebut secara turun-temurun dimanfaatkan warga untuk berbagai kebutuhan, mulai dari kebutuhan air hingga mendukung pengairan pertanian masyarakat sekitar.

Rangkaian kegiatan Rebo Wekasan juga diisi dengan tausiah oleh KH Ahmad Zakaria Al-Anshori. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan pesan keagamaan mengenai pentingnya ikhtiar dalam meraih kebahagiaan dunia dan akhirat, sekaligus mengajak masyarakat memperbanyak doa dan selawat.

Salah satu rangkaian yang dilakukan adalah pembacaan Sholawat Tibbil Qulub sebagai bagian dari ikhtiar dan doa untuk kesehatan serta kebaikan bersama.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan santunan dan makan bersama. Momentum tersebut menjadi sarana mempererat kebersamaan sekaligus ungkapan rasa syukur masyarakat Desa Kembangan.

Selain rangkaian doa dan selamatan, Panitia Sedekah Bumi Dusun Sumber, Desa Kembangan, juga menghadirkan pagelaran wayang kulit dengan lakon “Jimat Layang Kalimosodo” di halaman Telaga Sumber. Pagelaran tersebut menjadi bagian dari rangkaian Sedekah Bumi sekaligus bentuk upaya masyarakat dalam melestarikan seni dan kebudayaan lokal.

Melalui pelaksanaan Rebo Wekasan dan Sedekah Bumi, masyarakat Desa Kembangan menunjukkan bahwa pelestarian tradisi dan kebudayaan lokal dapat berjalan selaras dengan nilai-nilai keagamaan. Pemerintah Kabupaten Gresik terus mendorong agar kearifan lokal tetap terjaga sebagai bagian dari identitas masyarakat, sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, kerukunan, dan semangat gotong royong.(Rmo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Buka Simposium Revitalisasi Sekolah Vokasi, Bupati Gresik Soroti Dampak UU 23/2014 pada Kebijakan Sekolah
JPD Klampok-Munggugebang Dibeton, Bupati Yani Pastikan Pembangunan Jalan Berlanjut hingga 2027
Warga Punduttrate Bantah Galian C Ilegal: Penggalian untuk Perluasan Tampungan Air Bersih
Tradisi Pungli Tiap Tahun Jual Beli Kursi (SPMB) Tahun 2026 Di SMAN 1 Wringinanom Kabupaten Gresik.
Bupati Gresik Dorong IWAPI Ciptakan Ekosistem Usaha dan Penggerak Ekonomi Daerah
Jangan Tunggu Viral, Wabup Alif Minta OPD Cepat Respons Aduan Warga
Menjaga Regenerasi Sepak Bola Gresik, Tim U-13 dan U-15 Berlaga di Piala Soeratin 2026.
FGD Paparan Akhir Analisis Kelayakan Usaha BUMDesma Kanor Mandiri Berkah Digelar Bersama UGM
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:08 WIB

Buka Simposium Revitalisasi Sekolah Vokasi, Bupati Gresik Soroti Dampak UU 23/2014 pada Kebijakan Sekolah

Jumat, 4 September 2026 - 17:44 WIB

JPD Klampok-Munggugebang Dibeton, Bupati Yani Pastikan Pembangunan Jalan Berlanjut hingga 2027

Jumat, 4 September 2026 - 16:21 WIB

Warga Punduttrate Bantah Galian C Ilegal: Penggalian untuk Perluasan Tampungan Air Bersih

Rabu, 2 September 2026 - 16:11 WIB

Tradisi Pungli Tiap Tahun Jual Beli Kursi (SPMB) Tahun 2026 Di SMAN 1 Wringinanom Kabupaten Gresik.

Selasa, 1 September 2026 - 18:30 WIB

Bupati Gresik Dorong IWAPI Ciptakan Ekosistem Usaha dan Penggerak Ekonomi Daerah

Berita Terbaru