Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Gresik, Wabup Alif Sebut Peran Pramuka Wadah Pembentukan Generasi Berkarakter dan Mandiri

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com || Gresik, 14 Agustus 2026 – Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, memimpin langsung Apel Besar Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat (14/8/2026). Bertindak sebagai pembina upacara, orang nomor dua di Kabupaten Gresik tersebut menyampaikan amanat tertulis dari Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Drs. Budi Waseso yang dilaksanakan di Jakarta.

Dalam sambutannya Wakil Bupati sekaligus Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Gresik, menyampaikan bahwa Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda Indonesia yang beriman, bertakwa, berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki rasa cinta tanah air yang kokoh dan kuat.

“Dari generasi ke generasi, Gerakan Pramuka telah melahirkan pemimpin-pemimpin, para pendidik, ilmuwan, aparatur negara, tokoh masyarakat, wirausahawan, relawan kemanusiaan, hingga berbagai profesi lainnya yang telah mengabdikan kemampuan terbaiknya untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini,” ungkap Wabup Alif.

Menurut Wabup Alif, nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma yang menjadi pedoman hidup anggota Pramuka telah terbukti mampu membentuk pribadi yang tangguh dalam menghadapi berbagai perubahan zaman.

“Hari Pramuka bukan hanya sekadar peringatan seremonial tahunan, melainkan sebuah momentum untuk dapat memperkuat komitmen bersama dalam membangun karakter bangsa sebagai fondasi utama menuju Indonesia emas yang semakin maju, berdaulat, dan bermartabat serta sejahtera,” lanjutnya.

Pada peringatan tahun ini, Hari Pramuka ke-65 dan Jambore Nasional ke-XII Tahun 2026 mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.”

Tema tersebut menjadi wujud komitmen Gerakan Pramuka dalam mendukung Asta Cita ke-2 Pemerintah Republik Indonesia, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan, energi, dan air sebagai bagian dari penguatan ketahanan serta kemandirian nasional.

“Kami memandang swasembada pangan bukan semata persoalan tanam menanam. Di dalamnya terdapat pendidikan, keterampilan, kewirausahaan, pengelolaan sumber daya, dan berbagai aspek lainnya,” jelasnya.

Melalui pendidikan kepramukaan, Gerakan Pramuka didorong untuk menumbuhkan budaya produktif, rasa cinta terhadap pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, kepedulian terhadap lingkungan, pemanfaatan teknologi tepat guna, serta semangat kewirausahaan sejak usia muda.

Hal tersebut dinilai semakin relevan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, mulai dari perubahan iklim, perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), dinamika geopolitik, ketahanan pangan dan energi, hingga perubahan dunia kerja.

Di sisi lain, generasi muda juga menghadapi berbagai persoalan sosial seperti penyalahgunaan narkotika, perundungan, kekerasan, penyebaran hoaks, perjudian daring, serta menurunnya kepedulian sosial.

Baca Juga:  Kurang Dari 24 Jam, Polres Kediri Berhasil Amankan Ibu Pembuang Bayi di Teras Rumah Warga

Karena itu, Gerakan Pramuka terus berupaya menghadirkan pendidikan yang mampu mempersiapkan generasi muda menghadapi berbagai perubahan tersebut dengan tetap berpegang pada Tri Satya dan Dasa Darma sebagai landasan karakter, etika, gotong royong, dan semangat kebangsaan.

“Gerakan Pramuka terus berupaya menghadirkan pendidikan yang mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi perubahan tersebut dengan tetap berpegang pada Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka sebagai karakter, etika, gotong royong, dan semangat kebangsaan,” sambung Wabup Alif.

Gerakan Pramuka diharapkan dapat mengambil bagian dalam menyiapkan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. Generasi muda diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, terampil, mandiri, produktif, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Di antara peserta didik kita hari ini, kelak akan lahir petani dan inovator pangan, ilmuwan, teknolog, wirausahawan, profesional, pemimpin masyarakat, hingga menjadi para pemimpin bangsa yang berkarakter dan berintegritas,” disampaikan dalam sambutan tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, apresiasi juga disampaikan kepada seluruh pihak yang selama ini mendukung perjalanan Gerakan Pramuka, mulai dari pemerintah daerah, Mabigus, TNI dan Polri, pembina, pelatih, orang tua, dunia usaha, media massa, organisasi kemasyarakatan, relawan, hingga seluruh mitra strategis Gerakan Pramuka.

Keberhasilan penyelenggaraan Hari Pramuka ke-65 diharapkan menjadi bagian dari semangat gotong royong dalam memperkuat pembinaan generasi muda.

Pemerintah Kabupaten Gresik juga berharap sinergi dan kebersamaan yang telah terbangun dapat terus diperkuat sehingga memberikan manfaat yang semakin besar bagi pembinaan generasi muda serta kemajuan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Wabup Alif mengajak seluruh anggota Gerakan Pramuka menjadikan peringatan Hari Pramuka ke-65 sebagai momentum untuk memperbarui tekad, memperkuat persatuan, memperluas pengabdian, serta meningkatkan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.

“Gerakan Pramuka akan terus menjadi kawah candradimuka pembentukan karakter bangsa, melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki semangat pengabdian yang tidak pernah padam,” tutup Wabup Alif.

Turut mendampingi Wakil Bupati Gresik, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dr. Shinta Puspitasari Asluchul Alif, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Gresik, Andhy Hendro Wijaya beserta jajaran pengurus dan pembina.

Dalam kegiatan tersebut, juga dilaksanakan penganugerahan Tanda Penghargaan Lencana Pancawarsa kepada 11 penerima sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian dan dedikasi dalam Gerakan Pramuka. Penganugerahan tersebut menjadi bagian dari apresiasi atas kontribusi dan pengabdian dalam mendukung pembinaan serta pengembangan Gerakan Pramuka di Kabupaten Gresik. (Rmo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Buka Simposium Revitalisasi Sekolah Vokasi, Bupati Gresik Soroti Dampak UU 23/2014 pada Kebijakan Sekolah
JPD Klampok-Munggugebang Dibeton, Bupati Yani Pastikan Pembangunan Jalan Berlanjut hingga 2027
Warga Punduttrate Bantah Galian C Ilegal: Penggalian untuk Perluasan Tampungan Air Bersih
Tradisi Pungli Tiap Tahun Jual Beli Kursi (SPMB) Tahun 2026 Di SMAN 1 Wringinanom Kabupaten Gresik.
Bupati Gresik Dorong IWAPI Ciptakan Ekosistem Usaha dan Penggerak Ekonomi Daerah
Jangan Tunggu Viral, Wabup Alif Minta OPD Cepat Respons Aduan Warga
Menjaga Regenerasi Sepak Bola Gresik, Tim U-13 dan U-15 Berlaga di Piala Soeratin 2026.
FGD Paparan Akhir Analisis Kelayakan Usaha BUMDesma Kanor Mandiri Berkah Digelar Bersama UGM
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:08 WIB

Buka Simposium Revitalisasi Sekolah Vokasi, Bupati Gresik Soroti Dampak UU 23/2014 pada Kebijakan Sekolah

Jumat, 4 September 2026 - 17:44 WIB

JPD Klampok-Munggugebang Dibeton, Bupati Yani Pastikan Pembangunan Jalan Berlanjut hingga 2027

Jumat, 4 September 2026 - 16:21 WIB

Warga Punduttrate Bantah Galian C Ilegal: Penggalian untuk Perluasan Tampungan Air Bersih

Rabu, 2 September 2026 - 16:11 WIB

Tradisi Pungli Tiap Tahun Jual Beli Kursi (SPMB) Tahun 2026 Di SMAN 1 Wringinanom Kabupaten Gresik.

Selasa, 1 September 2026 - 18:30 WIB

Bupati Gresik Dorong IWAPI Ciptakan Ekosistem Usaha dan Penggerak Ekonomi Daerah

Berita Terbaru