Kurangi Sampah Popok Sekali Pakai melalui Proyek Bumbi, Pemkab Gresik Ajak Masyarakat Tingkatkan Kualitas Hidup Sehat

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 15 Oktober 2024 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.net || Gresik – Melalui Program Nawa Karsa Gresik Lestari, Pemerintah Kabupaten Gresik terus berupaya untuk mengurangi sampah plastik. Salah satunya dengan mengurangi penggunaan  popok sekali pakai.

Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah saat menghadiri sosialisasi Gresik Bebas Popok Sekali Pakai mengatakan, dia mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Common Seas Indonesia. Ini merupakan bentuk kolaborasi untuk memperkenalkan popok pakai ulang ke masyarakat.

Melalui program Bumbi (Dari bunda untuk bumi dan bayi) bersama-sama untuk mengurangi pencemaran lingkungan dengan tidak memakai popok sekali pakai.

“Apalagi Gresik juga mempunyai program Nawa Karsa Gresik Lestari. Program ini  menjadikan lingkungan hidup semakin baik. Tentunya kolaborasi ini sejalan dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Gresik untuk menjaga lingkungan tetap sehat,” jelas Bu Min, sapaan akrab Plt Bupati Gresik.

Dikatakan, kondisi geografis Kabupaten Gresik yang dilalui oleh dua Sungai yaitu Sungai Bengawan Solo dan Kali Lamong  berpotensi menjadi tempat pembuangan limbah rumah tangga. Ini tentu harus dijaga agar tidak dijadikan tempat pembuangan sampah.

“Membuang di sungai juga merupakan kebiasaan buruk. Ini dapat mengakibatkan polusi air dan tidak bagus untuk sanitasi bersih dan sehat. Sehingga, kita bersama-sama menjaga lingkungan agar tidak tercemari,” tutur Bu Min.

Ditambahkan, dengan merubah perilaku dari penggunaan popok sekali pakai menjadi popok pakai ulang  dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga. Nantinya, pengeluaran yang biasa digunakan membeli popok sekali pakai dapat dialokasikan untuk pemenuhan gizi bayi.

Bu Min  berharap bahwa program ini dapat berkelanjutan. Selain menjaga lingkungan hidup juga dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Kabupaten Gresik.

“Ini merupakan kesempatan untuk para CSR dalam memaksimalkan program bagi masyarakat. Harapannya semua dapat berkolaborasi dengan baik untuk meningkatkan kualitas sehat masyarakat Kabupaten Gresik semakin sejahtera,” pungkas Bu Min.

Baca Juga:  Eko Adinoto Putro : Dinas pertanian, Penutupan Bintek tembakau kabupaten Gresik di hotel, MM, UGM Jogjakarta tahun 2024

Di tempat yang sama, Celia Siura,  Founder Program Bumbi mengungkapkan, untuk menuntaskan masalah sampah popok sekali pakai harus melibatkan semua pihak. Baik dari pemerintahan, CSR perusahaan, dan juga masyarakat.

“Dalam forum ini sebagai fase pertama sosialisasi kami memberikan bantuan popok untuk 200 bayi. Masing-masing bayi mendapatkan enam popok. Harapannya ini dapat berkelanjutan ke fase selanjutnya untuk mencapai target jumlah bayi yang menggunakan popok pakai ulang sebanyak 100.00,” jelasnya.

Celia juga mengatakan, selain sosialisasi penggunaan popok pakai ulang, Bumbi juga memiliki program pemberdayaan perempuan lokal dan kelompok disabilitas. Program ini berupa kegiatan menjahit produk Bumbi seperti popok dan pembalut pakai ulang.

“Jadi, jangan khawatir kita juga menyediakan program pemberdayaan usaha yang sebelumnya juga akan diajari untuk menjahit produk dari Bumbi,” papar Celia.

Celia menyebutkan, jumlah bayi berusia 0-4 tahun di Kabupaten Gresik mencapai 103.322 jiwa. Setidaknya ada potensi sekitar 75.000 bayi menggunakan popok dengan potensi 24.600 ton sampah plastik per hari.

Turut hadir dalam acara ini Asisten Perekonomian dan Pembangunan Misbahul Munir, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sri Subaidah, dan anggota CSR Perusahaan di Kabupaten Gresik. (Rmo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekolah Rakyat Gresik Diperkuat, Pemkab Biayai Bimbingan Belajar hingga Pendampingan Mengaji
Tingkatkan Kemandirian Warga Binaan, Lapas Kelas IIA Sidoarjo Sukses Gelar Panen Raya Kangkung
Menatap Masa Depan Produktif, Warga Binaan Lapas Sidoarjo Dibekali Keterampilan Praktis
Pemkab Gresik Bersama Baznas Salurkan Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan
​Lapas Sidoarjo Dorong Kemandirian Warga Binaan Lewat Peternakan Ayam Elba
Polres Gresik Beri Kejutan HUT TNI ke-81, Sinergitas TNI-Polri Semakin Solid
Bupati Gresik Buka Pelatihan Usaha Bunda Puspa, Dorong Perempuan Gresik Semakin Berdaya dan Mandiri
Lapas Sidoarjo Panen 35 Kg Lele Hasil budidaya lele dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Sekolah Rakyat Gresik Diperkuat, Pemkab Biayai Bimbingan Belajar hingga Pendampingan Mengaji

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Tingkatkan Kemandirian Warga Binaan, Lapas Kelas IIA Sidoarjo Sukses Gelar Panen Raya Kangkung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Menatap Masa Depan Produktif, Warga Binaan Lapas Sidoarjo Dibekali Keterampilan Praktis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Pemkab Gresik Bersama Baznas Salurkan Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:01 WIB

​Lapas Sidoarjo Dorong Kemandirian Warga Binaan Lewat Peternakan Ayam Elba

Berita Terbaru