Pemerintah Kabupaten Gresik Gelar Musrenbang RPJMD 2025–2029: Komitmen Bersama Wujudkan Pemerataan Pembangunan

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 15 Mei 2025 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com – Gresik, 15 Mei 2025 – Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Musrenbang RPJMD) Tahun 2025–2029. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menegaskan komitmen bersama dalam mewujudkan pemerataan pembangunan, mulai dari wilayah perkotaan hingga pelosok pedesaan.

Dalam forum ini, Pemerintah Kabupaten Gresik menekankan pentingnya menghapus ketimpangan antarwilayah dan mendorong sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat demi percepatan pembangunan yang berkelanjutan. RPJMD 2025–2029 disusun dengan semangat: “Pembangunan Gresik Maju yang Berkelanjutan sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi untuk Kesejahteraan Masyarakat.”

Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, dalam sambutannya menyampaikan bahwa arah pembangunan ke depan tidak hanya terfokus pada infrastruktur, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelestarian lingkungan, dan penguatan daya saing daerah.

“Kita harus berbenah dan bersinergi agar pembangunan terasa nyata dan merata,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa Musrenbang RPJMD merupakan forum penting untuk menyatukan persepsi, merumuskan arah pembangunan, dan memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dan pemerintahan.

“RPJMD ini adalah peta jalan yang akan menjadi panduan kita bersama. Kita ingin memastikan bahwa setiap kebijakan dan program benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, tidak hanya menjawab tantangan saat ini, tetapi juga mempersiapkan masa depan Gresik yang lebih baik dan berkelanjutan,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Gresik menetapkan lima misi utama dalam RPJMD kali ini, yaitu:

1. Memperkuat insan unggul yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berakhlakul karimah.
2. Mempercepat pembangunan ekonomi daerah berbasis potensi keunggulan lokal.
3. Menyelesaikan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan terintegrasi.
4. Meningkatkan sistem pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.
5. Meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan pemenuhan kebutuhan dasar.

Baca Juga:  Wabup Gresik Kunjungi MPP, Tekankan Pentingnya Pelayanan yang Mudah dan Merata

Target-target pembangunan lima tahun ke depan dirumuskan dalam sejumlah indikator makro, antara lain:

1. Indeks Pembangunan Manusia (IPM): meningkat dari 78,93 pada 2024 menjadi 83,18 pada 2029.
2. Pertumbuhan ekonomi: ditargetkan mencapai 6,9%.
3. Penurunan emisi gas rumah kaca: secara kumulatif ditargetkan mencapai 55.000 ton CO₂.
4. Pengurangan angka kemiskinan: hingga 8,3%.
5. Penurunan tingkat pengangguran terbuka: menjadi 5%.
6. Reformasi birokrasi: menyeluruh untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan publik.

Seluruh program prioritas daerah dikonsolidasikan dalam Nawakarsa Jilid 2, yang terdiri atas:

-Gresik Tuntas
-Gresik Mapan
-Gresik Seger
-Gemakarya
-Gresik Barokah
-Gresik Agropolitan
-Gresik Cemerlang
-Gresik Sehati
-Pesona Gresik

Pemerintah Kabupaten Gresik juga menegaskan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam setiap proses pembangunan.

“Dengan keterlibatan semua elemen, pembangunan tidak hanya menjadi milik pemerintah, tetapi juga menjadi gerakan bersama masyarakat Gresik menuju masa depan yang lebih baik,” ujar Plt. Bupati.

Musrenbang ini diharapkan menjadi fondasi perencanaan pembangunan lima tahun ke depan yang berpihak pada rakyat dan sejalan dengan visi pembangunan nasional serta Provinsi Jawa Timur. (Rmo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Bupati Nganjuk Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan di Lengkong, Berdialog Langsung dengan Warga Sekitar.
Antusias Masyarakat Desa Prambangan Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik, Menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Disambut Gembira.
Pemerintahan Desa Datinawang Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan Salurkan Bantuan Sosial (Bansos), Disambut Gembira Oleh Masyarakat.
Iuran Bulanan Wajib Dengan Dalih Nama Rekening Paguyuban Wali Murid, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Tutup Mata.
Diduga Ada Intimidasi Jelang Pilkades, Warga Bareng Krajan Minta Pengawasan Ketat Aparat
Istri Warga Barengkrajan Mengaku Trauma Akibat Dugaan Intimidasi Jelang Pilkades
Ketua KAKI Jatim Dukung Eri Cahyadi Jadi Gubernur Jawa Timur, Inovatif dan Responsif
Pemkab Gresik Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen CPNS 2026, Warga Diminta Waspada Penipuan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:25 WIB

Wakil Bupati Nganjuk Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan di Lengkong, Berdialog Langsung dengan Warga Sekitar.

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:35 WIB

Antusias Masyarakat Desa Prambangan Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik, Menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Disambut Gembira.

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:11 WIB

Pemerintahan Desa Datinawang Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan Salurkan Bantuan Sosial (Bansos), Disambut Gembira Oleh Masyarakat.

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:42 WIB

Iuran Bulanan Wajib Dengan Dalih Nama Rekening Paguyuban Wali Murid, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Tutup Mata.

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:14 WIB

Diduga Ada Intimidasi Jelang Pilkades, Warga Bareng Krajan Minta Pengawasan Ketat Aparat

Berita Terbaru