Ekraf Jadi Akar Pembangunan, Pemkab Gresik Apresiasi 26 Pelaku Ekonomi Kreatif.

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 20 Desember 2025 - 07:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com || Gresik, 19 Desember 2025 – Dari film pendek, musik jazz, kriya damar kurung hingga minuman khas Gresik. Para pelaku ekonomi kreatif Gresik membuktikan bahwa karya budaya mampu bergerak jauh melampaui panggung lokal. Di tangan mereka, identitas Gresik tumbuh menjadi kekuatan ekonomi sekaligus wajah daerah di tingkat nasional dan internasional.

Semangat tersebut mengemuka dalam kegiatan “Dari Ide Kreatif Menuju Berita Inspiratif” yang digelar di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Gresik, Jum’at (19/12). Kegiatan ini mempertemukan pelaku ekonomi kreatif, insan media, serta pemangku kepentingan dalam satu ruang kolaborasi.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik. Budaya dan ekonomi kreatif justru menjadi fondasi penting dalam membangun identitas, daya saing, sekaligus kesejahteraan masyarakat.

Menurut Bupati Yani, pengembangan ekonomi kreatif tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Ke depan, ekonomi kreatif diharapkan dapat dijadikan program kerja berkelanjutan dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

“Membangun suatu daerah tidak hanya melalui infrastruktur. Hari ini kita bisa melihat bahwa masyarakat Gresik juga luar biasa dalam membangun daerahnya lewat budaya dan ekonomi kreatif,” ungkapnya.

Bupati Yani juga mengapresiasi kontribusi para seniman, budayawan, musisi hingga pelaku UMKM kreatif yang selama ini aktif membangun Kabupaten Gresik melalui karya dan inovasi. Peran tersebut sekaligus menjadikan para pelaku kreatif sebagai duta budaya daerah. Dirinya menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik akan terus bersinergi dalam konteks pembangunan daerah. Bersama seluruh dinas terkait, khususnya Disparekrafbudpora, pemerintah akan terus mendampingi para seniman dan pelaku ekonomi kreatif agar budaya lokal tetap lestari dan abadi hingga generasi penerus.

“Karena kemajuan suatu daerah selalu dimulai dari akar budayanya,” tegasnya.

Baca Juga:  Satpolairud Polresta Banyuwangi Berhasil Selamatkan Dua Nelayan Pasuruan di Perairan Bimorejo

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menambahkan bahwa pengembangan ekonomi kreatif diharapkan mampu menurunkan angka pengangguran terbuka dan angka kemiskinan di Kabupaten Gresik. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelaku ekonomi kreatif yang telah memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Ini adalah bentuk dukungan masyarakat dalam membangun daerah. Para pelaku ekonomi kreatif berkontribusi langsung dan menjadi bagian penting dari pembangunan Gresik,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi VII DPR RI Nila Yani Hardiyanti menyoroti penguatan ekonomi kreatif dari sisi legislasi dan kebijakan nasional. Ia menyampaikan bahwa negara saat ini tengah memperkuat perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) bagi para pelaku kreatif.

Seiring dengan itu, Komisi VII DPR RI juga mendorong gagasan program KUR Ekraf sebagai akses pembiayaan bagi pelaku ekonomi kreatif agar mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

Kegiatan ini juga diisi dengan sesi sharing success story dari sejumlah tokoh ekonomi kreatif Gresik. Irfan dari Gresik Movie berbagi pengalaman memproduksi film pendek bertema identitas budaya Gresik yang telah diputar di Australia dan Cannes, Prancis. Najih dari Legend Tren menceritakan perjalanannya membawa minuman khas Gresik menembus pasar internasional.

Sementara itu, Anhar dari Damar Kurung Gresik mengisahkan upayanya melestarikan warisan budaya damar kurung hingga karyanya tampil di pameran internasional dan menjadi ilustrasi kemasan produk nasional. Andrew Nababan dari Jazz in Gresik juga berbagi cerita tentang upayanya mempopulerkan musik jazz agar bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat, dari panggung besar hingga ruang-ruang publik.

Sebagai bentuk penghargaan, Bupati Gresik menyerahkan piagam apresiasi kepada 26 pelaku ekonomi kreatif Kabupaten Gresik dari berbagai subsektor. Apresiasi ini menjadi pengakuan atas dedikasi mereka dalam menjaga identitas budaya sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.(Rmo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabupaten Gresik Boyong Dua Penghargaan di Ajang Wilwatikta Awards Kategori Lompatan Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Tarik Investasi
Green Policing, Polres Kediri Bersihkan Lingkungan Masjid
Dugaan Sertifikat Tanah Ganda di BPN SURABAYA 1, HGB Diduga Terbit di Atas Tanah Hak Milik
Cegah Bullying Sejak Dini, Satbinmas Polres Kediri, sasar 2 sekolah di Pare
Edy Hadisiswoyo Dilantik sebagai Pj Sekda Gresik, Bupati Tekankan Soliditas Birokrasi
Bupati Gresik Lepas 187 Atlet dan Ofisial Kontingen POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026
Pemkab Gresik Gandeng TNI-Polri Percepat Pendataan Perlinsos Digital
Pemerintah Daerah Kembali Membangkitkan Jaga Ketertiban Didalam Masyarakat Melalui ASLINMAS
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:49 WIB

Kabupaten Gresik Boyong Dua Penghargaan di Ajang Wilwatikta Awards Kategori Lompatan Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Tarik Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Green Policing, Polres Kediri Bersihkan Lingkungan Masjid

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Dugaan Sertifikat Tanah Ganda di BPN SURABAYA 1, HGB Diduga Terbit di Atas Tanah Hak Milik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Edy Hadisiswoyo Dilantik sebagai Pj Sekda Gresik, Bupati Tekankan Soliditas Birokrasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Bupati Gresik Lepas 187 Atlet dan Ofisial Kontingen POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026

Berita Terbaru

Berita

Green Policing, Polres Kediri Bersihkan Lingkungan Masjid

Jumat, 30 Okt 2026 - 09:45 WIB