Solusi Atasi Tumpukan Sampah di TPA Ngipik, Bupati Gresik Resmikan Operasional Landfill Mining

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com || Gresik, 24 Februari 2026 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memiliki komitmen serius dalam mengatasi masalah sampah. Salah satunya menerapkan metode Landfill Mining sebagai salah satu solusi modern dalam mengurangi tumpukan sampah yang lebih dari 10 tahun.

Pengoperasian tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Asluchul Alif. Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Forkopimda dan sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemkab Gresik, serta Pimpinan PT. Semen Indonesia Tbk pabrik Tuban dan Pimpinan PT. Semen Indonesia Tbk pabrik Rembang.

Bupati Yani mengungkapkan, persoalan sampah adalah tantangan besar bagi seluruh daerah, termasuk Kabupaten Gresik. Seiring pertumbuhan penduduk dan perkembangan kawasan industri serta pemukiman, volume timbulan sampah terus meningkat.

“Jika tidak dikelola dengan baik sampah akan menjadi beban lingkungan, sosial bahkan ekonomi,” ucap Bupati Yani saat meresmikan pengoperasian Landfill Mining di TPA Ngipik, Selasa, (24/2/2026).

Dikatakan, peresmian hari ini merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Gresik, teknologi Landfill Mining memungkinkan untuk mengolah kembali timbunan sampah lama memisahkan fraksi yang masih bernilai guna. Serta mengurangi volume sampah yang tertimbun di TPA.

“Dengan kapasitas pengolahan sekitar 25 ton per jam, fasilitas ini diharapkan mampu secara bertahap mengurangi beban timbunan di TPA Ngipik,” harapnya.

Oleh karena itu, lanjut bupati, Pemkab Gresik terus berkomitmen, untuk melakukan transformasi sistem pengelolaan sampah. Sehingga tidak lagi hanya mengandalkan sistem kumpul – angkut – buang, tetapi bergerak menuju sistem pengolahan yang berbasis pengurangan, pemanfaatan kembali dan peningkatan nilai tambah.

“Hasil pengolahan tidak berhenti sebagai limbah tetapi menjadi sumber daya baru. Fraksi organik dapat dimanfaatkan sebagai tanah uruk, layening landfill, maupun media tanam. Fraksi non organik diolah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) sebagai bahan bakar alternatif pengganti batubara. Ini adalah langkah konkret mendukung transisi energi dan pengurangan emisi,” terangnya.

Baca Juga:  Cek Terminal Bus, Kapolres Jember Pastikan Kelayakan Angkutan Lebaran

Bupati Yani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak khususnya mitra industri yang telah mendukung pemanfaatan RDF sebagai bahan bakar alternatif. Sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha seperti inilah menjadi kunci keberhasilan pemgelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

“Pengadaan fasilitas ini melalui APBD Kabupaten Gresik tahun anggaran 2025 sebesar Rp 6 milliar, bukan hanya sekedar belanja peralatan. Melainkan investasi jangka panjang untuk kualitas lingkungan dan masa depan generasi mendatang,” tambahnya.

Selain mengandalkan Landfill Mining atasi tumpukan sampah di TPA Ngipik, Bupati Yani menekankan Dinas Lingkungan Hidup, dengan keterlibatan Dinas PMD dan kecamatan mengajak pemerintah desa untuk membangun TPS3R.

“Jika tidak memungkinkan membangun TPS3R dalam satu desa bisa dibuat satu TPS3R untuk tiga desa. Tujuannya sampah dapat dikelola terlebih dahulu di tingkat desa sehingga tidak terjadi penumpukan di TPA,” tegasnya.

“Mudah-mudahan melalui metode Landfill Mining ini, timbunan sampah lama di TPA digali kembali untuk dilakukan pemilahan, pengolahan, dan pemanfaatan ulang seperti bahan bakar alternatif RDF atau material lain,” tandasnya.(Rmo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Gresik Uji Coba Program PIRINGKU, Berikan Makanan Siap Konsumsi bagi Lansia Tunggal
Kabupaten Gresik Boyong Dua Penghargaan di Ajang Wilwatikta Awards Kategori Lompatan Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Tarik Investasi
Green Policing, Polres Kediri Bersihkan Lingkungan Masjid
Dugaan Sertifikat Tanah Ganda di BPN SURABAYA 1, HGB Diduga Terbit di Atas Tanah Hak Milik
Cegah Bullying Sejak Dini, Satbinmas Polres Kediri, sasar 2 sekolah di Pare
Edy Hadisiswoyo Dilantik sebagai Pj Sekda Gresik, Bupati Tekankan Soliditas Birokrasi
Bupati Gresik Lepas 187 Atlet dan Ofisial Kontingen POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026
Pemkab Gresik Gandeng TNI-Polri Percepat Pendataan Perlinsos Digital
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 14:35 WIB

Pemkab Gresik Uji Coba Program PIRINGKU, Berikan Makanan Siap Konsumsi bagi Lansia Tunggal

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:49 WIB

Kabupaten Gresik Boyong Dua Penghargaan di Ajang Wilwatikta Awards Kategori Lompatan Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Tarik Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Green Policing, Polres Kediri Bersihkan Lingkungan Masjid

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Cegah Bullying Sejak Dini, Satbinmas Polres Kediri, sasar 2 sekolah di Pare

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Edy Hadisiswoyo Dilantik sebagai Pj Sekda Gresik, Bupati Tekankan Soliditas Birokrasi

Berita Terbaru

Berita

Green Policing, Polres Kediri Bersihkan Lingkungan Masjid

Jumat, 30 Okt 2026 - 09:45 WIB