Semarak ke 501 Sanggring Kolak Ayam, Wabup Alif Tegaskan Eksistensi Warga Gumeno Penjaga Nilai Nilai Tradisional

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com || Gresik, 12 Maret 2026 – Tradisi Sanggring atau yang dikenal dengan Kolak Ayam yang ke 501 kembali digelar dengan penuh kemeriahan oleh warga Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kegiatan yang digelar di halaman Masjid Jami’ Sunan Dalem Desa Gumeno ini panitia menyediakan 3.000 porsi yang dibagikan ke warga dan pengunjung untuk dinikmati saat berbuka puasa.

Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi warga Desa Gumeno yang hingga kini masih tetap menjaga tradisi Sanggring kolak ayam. Kuliner tersebut masuk sebagai salah satu warisan budaya tak benda (WBTb) Indonesia.

Dikatakan, tradisi ini merupakan bentuk penghormatan serta pelestarian terhadap warisan budaya peninggalan Sunan Dalem, putra dari Sunan Giri. Menurut Wabup Alif, Sanggring menjadi simbol identitas lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Menegaskan eksistensi masyarakat Gumeno sebagai penjaga nilai-nilai tradisional.

“Di tengah arus modernisasi, tradisi ini menjadi alarm budaya, jangan sampai generasi muda Gumeno hanya menikmati hidangannya, tetapi lupa sejarah,” pesan Wabup Alif saat menghadiri Semarak Sanggring kolak ayam di Desa Gumeno, Kamis (12/3/2026).

“Saya berharap tradisi ini bisa terus dilestarikan dan tetap hidup dari generasi ke generasi oleh warga Desa Gumeno,” tandasnya.

Sementara itu, ketua panitia Sanggring kolak ayam, Didik Wahyudi mengatakan, Semarak Sanggring tahun ini memasuki usia ke-501 tahun. Kami menyiapkan sekitar 3.000 porsi untuk para tamu dan masyarakat yang datang. Bahan yang digunakan terdiri dari 240 ekor ayam kampung, 225 kilogram bawang daun, 525 butir kelapa, 650 kilogram gula merah, serta 50 kilogram jinten bubuk.

“Keunikan tradisi Sanggring tidak hanya terletak pada sajian kolak ayam yang jarang ditemukan di daerah lain, tetapi juga pada proses pembuatannya. Seluruh rangkaian memasak hingga penyajian wajib dilakukan oleh laki laki sebagai bagian dari tradisi turun-temurun yang masih dijaga hingga kini,” terangnya.

Baca Juga:  Cegah Laka Laut Pada Lebaran Ketupat Sinergitas TNI - Polri Beri Pengamanan di Pantai Watu Pecak Lumajang

Ia menambahkan, Sanggring kolak ayam memiliki cita rasa khas. Karena ada perpaduan ayam kampung dengan santan, gula merah, jinten, dan bawang daun, menghasilkan perpaduan rasa gurih dan manis yang menjadi ciri khas kuliner tradisional tersebut.

“Pelaksanaan tradisi Sanggring juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Gresik. Panitia berharap tradisi warisan leluhur ini dapat terus dijaga dan semakin dikenal luas oleh masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, Sekretaris Daerah (Sekda) Achmad Washil Miftahul Rachman, Ketua GOW Gresik dr. Shinta Puspitasari, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Misbahul Munir, Kepala Disparekrafbudpora Gresik Saifudin Ghozali, Forkopimcam Manyar, tokoh agama dan ribuan masyarakat yang hadir. (Rmo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perlinsos Digital, Pemkab Gresik Libatkan Ormas untuk Perbaiki Data Penerima Bansos
Perkuat Akses Gresik-Surabaya, Pemkab Matangkan Pengadaan Tanah Jalan Menganti-Lakarsantri
Ayo Rekkk.. Bersih-Bersih Balai Desa, Kita Wujudkan Gresik Bersih Di Setiap Balai Desa Di Kabupaten Gresik.
Polisi dan Warga Bersinergi Cegah Karhutla di Kawasan Hutan Panceng
Festival Budaya Pleretan Sukorame Gresik, Sekda Achmad Washil Dorong Pemuda Lestarikan Identitas Daerah
Wakil Bupati Gresik Lepas Tim Robot Bawah Air Siti Busyro UMG Menuju Final Kontes Kapal Indonesia
Pemkab Gresik Dorong Satu Peta Air Bersih dan Sanitasi, Perusahaan Diajak Perkuat Intervensi
Kalapas Sidoarjo Dorong Optimalisasi Budidaya Lele Bioflok untuk Ketahanan Pangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:48 WIB

Perlinsos Digital, Pemkab Gresik Libatkan Ormas untuk Perbaiki Data Penerima Bansos

Senin, 14 September 2026 - 16:59 WIB

Perkuat Akses Gresik-Surabaya, Pemkab Matangkan Pengadaan Tanah Jalan Menganti-Lakarsantri

Senin, 14 September 2026 - 16:23 WIB

Ayo Rekkk.. Bersih-Bersih Balai Desa, Kita Wujudkan Gresik Bersih Di Setiap Balai Desa Di Kabupaten Gresik.

Senin, 14 September 2026 - 13:15 WIB

Polisi dan Warga Bersinergi Cegah Karhutla di Kawasan Hutan Panceng

Sabtu, 12 September 2026 - 20:19 WIB

Festival Budaya Pleretan Sukorame Gresik, Sekda Achmad Washil Dorong Pemuda Lestarikan Identitas Daerah

Berita Terbaru

Bencana Alam

Polisi dan Warga Bersinergi Cegah Karhutla di Kawasan Hutan Panceng

Senin, 14 Sep 2026 - 13:15 WIB