Dari Honorer ke ASN, 562 PPPK Gresik Kini Resmi Mengabdi.

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com || Gresik, 29 Agustus 2025 – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan 562 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2024, di Kantor Bupati Gresik, Jumat (29/8).

Formasi ini sejatinya membuka 575 kursi, namun terisi 562 dengan rincian: 418 tenaga teknis, 66 tenaga guru, dan 78 tenaga kesehatan. Mereka datang dari berbagai latar belakang, namun membawa semangat yang sama: menjadikan status baru ini sebagai batu pijakan untuk memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, menegaskan bahwa penyerahan SK bukanlah ujung jalan, melainkan awal perjalanan baru.

“Dengan diterimanya SK PPPK ini, justru perjuangan dimulai. Integritas, dedikasi, dan profesionalisme adalah modal utama untuk menjawab harapan masyarakat,” ucap Wabup Alif di hadapan para penerima SK.

Ia juga menyinggung realitas yang selama ini menghantui tenaga honorer: kesejahteraan yang belum memadai, kontrak yang terbatas, hingga peluang karier yang tak selalu pasti.

“Kami memahami betul keresahan itu. Kami, Pemerintah Kabupaten Gresik akan terus memperjuangkan hak-hak Anda. Karena kesejahteraan adalah kunci agar pengabdian bisa berbuah optimal,” tegasnya.

Wabup Alif mengingatkan, status baru ini membawa amanah besar. Ia juga mengajak PPPK untuk tidak berhenti belajar. Dunia kerja birokrasi kini menuntut inovasi, digitalisasi, dan kecepatan pelayanan.

“Masyarakat menaruh harapan pada Anda. Jadikan pekerjaan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan panggilan hati. Di pundak Anda, ada masa depan layanan publik yang lebih efisien, transparan, dan manusiawi,” pesannya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, menyebut penyerahan SK ini bukan sekadar administratif, melainkan bentuk kepastian hukum bagi mereka yang lolos seleksi.

Baca Juga:  Penanaman 200.500 Mangrove: Upaya Signifikan Menuju Gresik Hijau dan Berkelanjutan

“Dengan pengangkatan ini, hak dan kewajiban para PPPK kini terjamin oleh regulasi. Mereka resmi menjadi bagian dari birokrasi yang akan menggerakkan roda pelayanan publik di Gresik,” jelasnya.

Bagi banyak tenaga honorer, momen ini adalah jawaban dari doa yang bertahun-tahun terucap. Dari ruang kelas dengan papan tulis yang sudah usang, dari puskesmas dengan antrean pasien yang tak pernah sepi, hingga dari kantor desa di berbagai wilayah. Hari ini, jerih payah mereka diakui negara.

Seremoni penyerahan SK di halaman Kantor Bupati bukan hanya acara formalitas. Ia adalah simbol perubahan status sosial ribuan keluarga. Dari “honorer yang sering dilupakan” menjadi “aparatur negara yang diakui”. Dari ketidakpastian menuju kepastian hukum dan penghidupan.

Hal ini diungkapkan juga oleh Atik Nurhayati, tenaga honorer Setda yang menerima SK PPPK hari ini. Menyandang status tenaga honorer sejak tahun 2012, penerimaan SK PPPK hari ini bagai mimpi yang menjadi kenyataan.

“Alhamdulillah hari ini salah satu mimpi menjadi kenyataan. Terima kasih Pak Bupati, Pak Wabup, Pak Sekda dan seluruh jajaran di BKPSDM Kabupaten Gresik. Kami siap mengabdi dan memberikan yang terbaik,” ujarnya.

Hari ini satu mimpi memang sudah dicapai. Namun, seperti kata Wabup Alif, ini bukan akhir. Jalan panjang pengabdian baru saja dibuka. Dan di jalan itu, integritas dan semangat melayani akan diuji setiap hari. (Rmo)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Gresik Resmikan Jembatan Cabean, Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat
Tingkatkan Profesionalisme & Kualitas Karya, KWI Gelar Seminar Pelatihan Jurnalistik Bersama Kominfo Jatim
11 Unsur Bergabung di Dewan Pendidikan Gresik, Bupati Dorong Kolaborasi Perkuat Mutu Pendidikan
Persiapkan Diri Menjadi Pribadi Lebih Baik, 30 Warga Binaan Lapas Sidoarjo Ikuti Kuliah Moralitas D1 Secara Daring
DINKES SIDOARJO GELAR SCREENING HIV DAN SIFILIS DI LAPAS SIDOARJO
Pemkab Gresik Sosialisasikan Pemutakhiran DTSEN, Masyarakat Diajak Cek dan Perbarui Data
Gresik Jadi Lokus Pembelajaran Kepemimpinan Strategis dan Perlindungan Data Pribadi
​Wujudkan Lapas Bebas Narkoba, Lapas Sidoarjo Gandeng TNI-Polri dan BNNK Gelar Razia Gabungan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 20:24 WIB

Bupati Gresik Resmikan Jembatan Cabean, Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat

Selasa, 29 September 2026 - 13:39 WIB

Tingkatkan Profesionalisme & Kualitas Karya, KWI Gelar Seminar Pelatihan Jurnalistik Bersama Kominfo Jatim

Senin, 28 September 2026 - 17:36 WIB

11 Unsur Bergabung di Dewan Pendidikan Gresik, Bupati Dorong Kolaborasi Perkuat Mutu Pendidikan

Senin, 28 September 2026 - 10:57 WIB

Persiapkan Diri Menjadi Pribadi Lebih Baik, 30 Warga Binaan Lapas Sidoarjo Ikuti Kuliah Moralitas D1 Secara Daring

Sabtu, 26 September 2026 - 18:49 WIB

DINKES SIDOARJO GELAR SCREENING HIV DAN SIFILIS DI LAPAS SIDOARJO

Berita Terbaru