Diduga Ada Intimidasi Jelang Pilkades, Warga Bareng Krajan Minta Pengawasan Ketat Aparat

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com – Sidoarjo || Suasana menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Bareng Krajan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo disebut mulai memanas. Salah satu warga bernama Topan mengaku menjadi korban intimidasi yang diduga berkaitan dengan dinamika pencalonan kepala desa nomor urut 3 petahana.

Menurut pengakuan Topan, dirinya sempat dipanggil dalam sebuah pertemuan yang membahas situasi Pilkades. Dalam obrolan tersebut, ia mengaku mendapatkan tekanan secara verbal dan ancaman akan dilaporkan ke Polda Jawa Timur tanpa alasan yang jelas.

“Dalam pembicaraan itu saya merasa ditekan dan ditakut-takuti. Saya juga diancam akan dilaporkan ke Polda Jatim, padahal saya sendiri tidak memahami kesalahan apa yang dimaksud,” ujar Topan saat menceritakan kejadian yang dialaminya.

Tak hanya itu, Topan juga mengaku terkejut dengan ucapan salah satu pihak yang disebut sebagai pendukung sekaligus pendana calon petahana. Dalam percakapan tersebut, menurut Topan, muncul pernyataan bernada ancaman terkait kemampuan finansial untuk menyewa orang melakukan tindakan kekerasan.

Pernyataan tersebut membuat dirinya merasa takut dan khawatir terhadap keselamatan pribadi maupun keluarganya di tengah memanasnya suasana politik desa.

Masyarakat berharap agar pelaksanaan Pilkades di Desa Bareng Krajan dapat berlangsung aman, damai, dan demokratis tanpa adanya intimidasi maupun tekanan terhadap warga yang memiliki pilihan politik berbeda.

Warga juga meminta aparat penegak hukum, pemerintah kecamatan, hingga instansi terkait untuk melakukan pengawasan ekstra selama tahapan Pilkades berlangsung guna mencegah terjadinya konflik yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak calon kepala desa nomor urut 3 maupun pihak terkait lainnya mengenai tudingan intimidasi tersebut.(team/red)

Baca Juga:  Aksi May Day 2024 di Nganjuk Berjalan Kondusif, Polisi Siagakan 500 Personel Pengamanan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Gresik Bersama Baznas Salurkan Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan
​Lapas Sidoarjo Dorong Kemandirian Warga Binaan Lewat Peternakan Ayam Elba
Polres Gresik Beri Kejutan HUT TNI ke-81, Sinergitas TNI-Polri Semakin Solid
Bupati Gresik Buka Pelatihan Usaha Bunda Puspa, Dorong Perempuan Gresik Semakin Berdaya dan Mandiri
Lapas Sidoarjo Panen 35 Kg Lele Hasil budidaya lele dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan
Kakanwil Ditjenpas Jatim Cek Langsung Keamanan dan Layanan di Lapas Kelas IIA Sidoarjo
Buka Sosialisasi, Wabup Alif Tekankan Kolaborasi dan Dukungan Bersama dalam Penanggulangan HIV/AIDS di Gresik.
GIATJA Lapas Sidoarjo Dorong Warga Binaan Berkarya, Produk Unggulan Dipamerkan di Galeri
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Pemkab Gresik Bersama Baznas Salurkan Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:01 WIB

​Lapas Sidoarjo Dorong Kemandirian Warga Binaan Lewat Peternakan Ayam Elba

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Polres Gresik Beri Kejutan HUT TNI ke-81, Sinergitas TNI-Polri Semakin Solid

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Bupati Gresik Buka Pelatihan Usaha Bunda Puspa, Dorong Perempuan Gresik Semakin Berdaya dan Mandiri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Lapas Sidoarjo Panen 35 Kg Lele Hasil budidaya lele dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan

Berita Terbaru