Dinding Bungkam SMAN 1 Taman: Kepala Sekolah dan Humas Dikecam Media dan Orang Tua Siswa, Isu Transparansi Kian Memanas

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 13 November 2025 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com || ​SIDOARJO – Sikap tertutup Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Taman, Dewi Kumalasari, dan jajaran Humas sekolah tersebut menuai kecaman keras dari rekan-rekan media lokal. Mereka dituding sengaja menghindar dan tidak mau memberikan keterangan resmi terkait berbagai kegiatan sekolah, memicu kekecewaan akan minimnya transparansi publik.

​Kritik ini diperparah dengan keluhan dari orang tua siswa yang merasa informasi penting mengenai kegiatan dan kebijakan sekolah tidak disampaikan secara jelas, bahkan semakin menguat dengan munculnya kasus sensitif seperti pengeluaran siswa yang diduga tidak prosedural.

​Sejumlah awak media di Sidoarjo mengungkapkan rasa frustrasi mereka. Menurut mereka, upaya untuk mendapatkan konfirmasi atau informasi rutin mengenai kegiatan edukasi maupun non-edukasi sekolah selalu terbentur “tembok” komunikasi yang dibangun oleh pihak SMAN 1 Taman.

​”Kami telah beberapa kali menghubungi Kepala Sekolah dan Humas SMA 1 Taman, baik melalui telepon maupun datang langsung, namun mereka tidak pernah mau menemui kami atau memberikan respons yang memuaskan,” kata Agus Harianto, S H selaku Ketua LSM GEMPAR Sidoarjo menegaskan bahwa hal ini menghambat fungsi kontrol sosial dan penyebaran informasi yang akurat kepada masyarakat.

​Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan jurnalis: mengapa pejabat publik di lembaga pendidikan memilih untuk menutup diri dari publikasi yang seharusnya menjadi bagian dari akuntabilitas?

​Kritik tajam dari media juga didukung oleh keresahan orang tua siswa. Mereka merasa Kepala Sekolah dan Humas SMAN 1 Taman tidak transparan dalam pengelolaan informasi.

​”Kami sebagai orang tua siswa berhak untuk mengetahui apa yang terjadi di sekolah, mulai dari laporan keuangan kegiatan hingga kebijakan baru. Namun, Kepala Sekolah dan Humas SMA 1 Taman tidak pernah mau memberikan informasi yang jelas,” ujar Tri selaku orang tua siswa.

Baca Juga:  Ratusan Personel Polres Kediri Ikuti Skrining dan Vaksinasi Hepatitis B

​Ketidaktransparanan sekolah dituding mencapai puncaknya dalam penanganan kasus sensitif, seperti pengeluaran seorang siswa berinisial A yang terjadi baru-baru ini.
​Bapak/Ibu [Nama Orang Tua Siswa yang Dikeluarkan – Ilustrasi], orang tua dari siswa yang dikeluarkan tersebut, mengungkapkan kekecewaan mendalam terhadap minimnya proses dialog dan kejelasan alasan di balik keputusan drastis tersebut.

​”Anak saya tiba-tiba dikeluarkan, alasannya tidak jelas dan proses pemanggilannya pun mendadak. Kami merasa tidak diberi kesempatan membela diri atau mencari solusi yang lebih mendidik. Pihak sekolah, terutama Bu Kepala Sekolah dan Humas, seolah menghindar setiap kali kami meminta penjelasan tertulis dan rinci. Ini bukan cara mendidik yang kami harapkan dari sekolah negeri unggulan,”tegas Tri.

​Pernyataan ini menguatkan dugaan bahwa sikap tertutup SMAN 1 Taman bukan hanya soal enggan bertemu media, tetapi telah menjadi pola dalam pengambilan keputusan krusial yang berdampak langsung pada masa depan siswa.

​Hingga berita ini diturunkan, Kepala Sekolah SMAN 1 Taman, Dewi Kumalasari, belum dapat dimintai konfirmasi. Upaya konfirmasi oleh awak media untuk mendapatkan tanggapan resmi mengenai kritik dari rekan media, orang tua siswa, dan khususnya kasus pengeluaran siswa, tidak membuahkan hasil.

​Kondisi ini semakin memperkuat citra Dinding Bungkam yang kini melekat pada manajemen SMAN 1 Taman, dan mendesak Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk segera turun tangan melakukan investigasi terhadap tata kelola komunikasi publik dan kebijakan di sekolah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kalapas Sidoarjo Pimpin Rapat Dinas, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Implementasi 13 Perintah Harian
KWI Pimpinan Umar Hayat Audiensi dengan Polrestabes Surabaya, Perkuat Sinergi dan Kemitraan
Dari Balik Tembok, Lahir Karya Bernilai: Warga Binaan Lapas Sidoarjo Produksi Cover Paspor Berkualitas
Kelurahan Krian Perkuat Peran Masyarakat Melalui Pembentukan Desa Siaga TBC
Cegah Penyebaran Penyakit Menular, Lapas Sidoarjo Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Hantavirus
Tekan Dampak Lingkungan, Bupati Gresik Dorong Dapur SPPG Jadi Pelopor Pemilahan Sampah
Dugaan Tangkap Lepas Kasus Judol Masih Menyisakan Tanda Tanya, Upaya Konfirmasi dan Klarifikasi Masih Dinantikan
Pemkab Gresik Perluas Bunda Puspa ke 80 Desa untuk Tekan Kemiskinan dan Stunting
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:07 WIB

Kalapas Sidoarjo Pimpin Rapat Dinas, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Implementasi 13 Perintah Harian

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:28 WIB

KWI Pimpinan Umar Hayat Audiensi dengan Polrestabes Surabaya, Perkuat Sinergi dan Kemitraan

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:26 WIB

Dari Balik Tembok, Lahir Karya Bernilai: Warga Binaan Lapas Sidoarjo Produksi Cover Paspor Berkualitas

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:34 WIB

Kelurahan Krian Perkuat Peran Masyarakat Melalui Pembentukan Desa Siaga TBC

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:10 WIB

Cegah Penyebaran Penyakit Menular, Lapas Sidoarjo Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Hantavirus

Berita Terbaru