Hadapi Perubahan Iklim, Bupati Fandi Akhmad Yani Perkuat Pertanian Gresik melalui Modernisasi Irigasi.

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com || Gresik, 17 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Gresik terus memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan pangan daerah. Upaya tersebut diwujudkan melalui penyerahan simbolis bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), irigasi perpompaan, dan irigasi perpipaan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani kepada kelompok tani dan gabungan kelompok tani (gapoktan), Jumat (17/07), di halaman Kantor Bupati Gresik.

Bantuan yang bersumber dari Kementerian Pertanian RI tersebut meliputi 2 unit traktor roda empat, 1 unit traktor roda dua, 1 unit pompa air, bantuan irigasi perpompaan kepada 27 kelompok tani/gapoktan, serta bantuan irigasi perpipaan kepada 3 kelompok tani/gapoktan. Sebagai informasi, program irigasi perpompaan memiliki nilai Rp155,7 juta per unit. Sedangkan irigasi perpipaan masing-masing senilai Rp97 juta.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, bantuan tersebut bukan sekadar penyaluran sarana produksi, melainkan bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan melalui modernisasi sektor pertanian. Menurutnya, produktivitas pertanian Kabupaten Gresik terus menunjukkan tren positif sehingga perlu didukung dengan teknologi serta infrastruktur pengairan yang memadai.

“Alhamdulillah produktivitas pertanian Gresik sampai hari ini terus meningkat. Bantuan dari Kementerian Pertanian ini menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas petani di Kabupaten Gresik,” ujar Bupati Yani.

Lebih lanjut, Bupati Yani menegaskan bahwa tantangan terbesar sektor pertanian saat ini adalah perubahan iklim. Karena itu, bupati berpesan agar terus diperkuat kolaborasi antara Dinas Pertanian dan Dinas Pekerjaan Umum untuk memetakan potensi lahan sekaligus memperluas layanan irigasi melalui pompanisasi dan perpipaan, terutama di wilayah yang masih memiliki peluang peningkatan luas tanam seperti Benjeng dan Balongpanggang.

“Ini adalah inovasi pemerintah untuk menjawab tantangan perubahan iklim. Ketika Dinas Pertanian dan Dinas PU berkolaborasi dengan baik, persoalan air bisa dijawab melalui irigasi perpompaan maupun irigasi perpipaan sehingga lahan yang sebelumnya bergantung pada hujan dapat kembali produktif,” katanya.

Baca Juga:  Polda Jatim Gelar TFG Pengamanan Pilkada 2024

Menurut Bupati Yani, berbagai kebijakan pemerintah pusat juga semakin memberikan optimisme bagi petani. Stabilnya harga hasil panen selama hampir dua tahun terakhir, disertai semakin mudahnya akses terhadap pupuk bersubsidi, menjadi dorongan bagi petani untuk terus meningkatkan produksi pangan.

“Harga pascapanen sekarang stabil sehingga petani tidak dirugikan. Persoalan pupuk juga semakin baik, akses pupuk subsidi semakin mudah dengan harga yang terjangkau. Ini memberikan semangat bagi petani untuk terus meningkatkan produktivitas pangan,” imbuhnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Pertanian menegaskan komitmennya untuk terus mendorong transformasi sektor pertanian melalui modernisasi. Pemanfaatan alsintan dan penguatan infrastruktur irigasi diharapkan mampu meningkatkan efisiensi usaha tani, menekan biaya produksi, serta meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian.

Pemerintah juga mengajak seluruh kepala desa, penyuluh pertanian, petugas teknis, serta kelompok tani untuk menjaga dan memanfaatkan seluruh bantuan tersebut secara optimal agar benar-benar memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani.(Rmo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Konfirmasi Melalui Via Whatsapp Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kab Lamongan (Drs. NI, MSi.) Blokir Kontak Wartawan.
Sidang TPP Lapas Sidoarjo Bahas Program Pembinaan dan Hak Integrasi Warga Binaan
Bupati Yani Matangkan Pelebaran Jalan Menganti-Lakarsantri, Libatkan Warga dalam Tahap Pengadaan Tanah
Antusias Masyarakat Desa Prambangan Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik, Menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Disambut Gembira.
Rangkul Perangkat Desa, Kapolsek Tarokan: “Kita Adalah Keluarga untuk Keamanan Bersama”
Realisasi Pajak Daerah Capai 52,91 Persen, Pemkab Gresik Apresiasi Wajib Pajak Patuh
Kakorbinmas Baharkam Polri Tinjau Gerakan Pangan Murah di Kediri
Ratusan Siswa Baru Ikuti MPLS Ramah di SMP Negeri 1 Krian, Fokus Bentuk Karakter dan Budaya Positif
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:45 WIB

Hadapi Perubahan Iklim, Bupati Fandi Akhmad Yani Perkuat Pertanian Gresik melalui Modernisasi Irigasi.

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:14 WIB

Di Konfirmasi Melalui Via Whatsapp Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kab Lamongan (Drs. NI, MSi.) Blokir Kontak Wartawan.

Jumat, 17 Juli 2026 - 05:24 WIB

Sidang TPP Lapas Sidoarjo Bahas Program Pembinaan dan Hak Integrasi Warga Binaan

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:47 WIB

Bupati Yani Matangkan Pelebaran Jalan Menganti-Lakarsantri, Libatkan Warga dalam Tahap Pengadaan Tanah

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:35 WIB

Antusias Masyarakat Desa Prambangan Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik, Menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Disambut Gembira.

Berita Terbaru