Kasus Hanania, Klinik Siaga Medika Porong Sampaikan Klarifikasi Resmi

Avatar photo

- Penulis

Senin, 25 Agustus 2025 - 06:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews.com || Sidoarjo, 24 Agustus 2025 – Menyikapi pemberitaan mengenai dugaan kelalaian medis dalam perawatan balita Hanania, pihak Klinik Siaga Medika memberikan klarifikasi resmi. Manajemen klinik menegaskan bahwa prosedur medis sudah dijalankan sesuai standar kedokteran sejak pasien pertama kali masuk.

Dokter E, yang menangani langsung Hanania, menjelaskan bahwa pasien masuk pada 30 Mei 2025 dengan keluhan demam tinggi mencapai 39,2 derajat Celcius. Hasil pemeriksaan laboratorium awal menunjukkan kondisi darah masih normal sehingga diagnosis awal lebih mengarah ke tifus dan belum mengindikasikan demam berdarah.

“Pada hari kedua hingga keempat kondisi pasien sempat membaik dan keluarga bahkan meminta pulang. Namun kami sarankan observasi tambahan. Kondisi baru memburuk pada hari kelima, dengan kejang dan penurunan kesadaran. Pemeriksaan ulang menunjukkan penurunan trombosit signifikan sehingga pasien dirujuk ke RSUD Sidoarjo,” jelas dr. E.

Terkait biaya, pihak klinik menyebut keluarga pasien awalnya menjalani perawatan mandiri karena status BPJS tidak aktif. Total tagihan mencapai Rp3.020.000, namun klinik memberi kelonggaran pembayaran. “Kami tidak pernah menghalangi rujukan meski biaya belum lunas. Bahkan, setelah mediasi dengan pihak desa dan LBH, seluruh biaya akhirnya kami bebaskan,” tegas Nina, Direktur Klinik Siaga Medika.

Sementara itu, Afandi, owner klinik, menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Hanania. “Kami turut berempati kepada keluarga dan siap memberikan keterangan tambahan kepada pihak terkait demi kejelasan informasi.”

Dari pihak keluarga, ibu korban, Siti Nuraini, menyampaikan bahwa mereka tetap akan memperjuangkan keadilan bagi putrinya. “Kami ingin mendapat kepastian tentang penyebab meninggalnya putri kami. Kami juga berharap ada perhatian dari pemerintah,” ungkapnya dengan wajah menahan tangis. Ia menambahkan, keluarga akan berusaha memohon audiensi langsung dengan Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Indayana, guna meminta pendampingan dan bantuan mendapatkan keadilan.

Baca Juga:  Diduga Hendak Balap Liar, Puluhan Pemuda di Kediri Diamankan Polisi*

Di sisi lain, awak media juga mencoba meminta tanggapan dari pemerintah desa setempat. Namun Nurhadi, Kepala Desa Candi Pari, mengatakan masih akan menunggu waktu. “Saya masih banyak kegiatan hari ini, ingin bersama keluarga dulu. Besok, Senin, baru saya bisa memberikan pernyataan,” ujarnya. (Ami)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

11 Unsur Bergabung di Dewan Pendidikan Gresik, Bupati Dorong Kolaborasi Perkuat Mutu Pendidikan
Persiapkan Diri Menjadi Pribadi Lebih Baik, 30 Warga Binaan Lapas Sidoarjo Ikuti Kuliah Moralitas D1 Secara Daring
DINKES SIDOARJO GELAR SCREENING HIV DAN SIFILIS DI LAPAS SIDOARJO
Pemkab Gresik Sosialisasikan Pemutakhiran DTSEN, Masyarakat Diajak Cek dan Perbarui Data
Gresik Jadi Lokus Pembelajaran Kepemimpinan Strategis dan Perlindungan Data Pribadi
​Wujudkan Lapas Bebas Narkoba, Lapas Sidoarjo Gandeng TNI-Polri dan BNNK Gelar Razia Gabungan
238 Proyek Konstruksi di Gresik Jadi Perhatian, Pemkab Gresik Perkuat Jaminan Sosial Pekerja
HUT ke-81 PMI, Bupati Gresik Ajak Perkuat Kolaborasi Hadapi Musim Kemarau.
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 17:36 WIB

11 Unsur Bergabung di Dewan Pendidikan Gresik, Bupati Dorong Kolaborasi Perkuat Mutu Pendidikan

Senin, 28 September 2026 - 10:57 WIB

Persiapkan Diri Menjadi Pribadi Lebih Baik, 30 Warga Binaan Lapas Sidoarjo Ikuti Kuliah Moralitas D1 Secara Daring

Sabtu, 26 September 2026 - 18:49 WIB

DINKES SIDOARJO GELAR SCREENING HIV DAN SIFILIS DI LAPAS SIDOARJO

Kamis, 24 September 2026 - 14:54 WIB

Pemkab Gresik Sosialisasikan Pemutakhiran DTSEN, Masyarakat Diajak Cek dan Perbarui Data

Rabu, 23 September 2026 - 16:09 WIB

Gresik Jadi Lokus Pembelajaran Kepemimpinan Strategis dan Perlindungan Data Pribadi

Berita Terbaru