Ledakan di Kamar Kost Sedati, Sidoarjo, Korban 16 Tahun Luka-luka

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 16 Januari 2026 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com || SIDOARJO, 14 JANUARI 2026 – Sebuah kejadian ledakan mengguncang kamar kost berlokasi di Jalan Makmur Gang Kyai Pandan Sari, Dusun Sudimoro, Desa Betro, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, pada hari Rabu (14/1) sekitar pukul 19.45 WIB. Kejadian ini menyebabkan satu orang korban luka-luka dan bagian dari bangunan kost mengalami kerusakan parah.

Berdasarkan laporan resmi yang diterima dari Kepala Polsek Sedati, IPTU Masyita Dian Sugianto, S.H, M.H, kepada Kapolresta Sidoarjo, ledakan tersebut berasal dari kamar yang dihuni oleh Dwi Andika (16 tahun), seorang pekerja swasta yang berasal dari Desa Jatiroto Lor, Kecamatan Sumberwaru, Kabupaten Jember. Korban diketahui bekerja bersama pamannya bernama Aliman sebelum kejadian terjadi.

Pelaporan kejadian ini diajukan oleh M. Rofik (52 tahun), perangkat desa Betro yang berdomisili di Dusun Sudimoro RT.4/2 Desa Betro. Menurut keterangan dari saksi-saksi yang berada di lokasi saat kejadian terjadi, ledakan datang secara tiba-tiba dan disertai suara keras yang membuat dinding kamar kost tetangga mengalami retakan.

Saksi Pertama, Afri Hadi Trisnawan (30 tahun, pekerja swasta) yang juga tinggal di kost yang sama, mengaku sedang berada di dalam kamarnya ketika mendengar bunyi ledakan yang sangat keras dari kamar sebelahnya. “Saya sedang istirahat setelah pulang kerja, tiba-tiba terdengar suara seperti letusan meriam yang sangat keras. Langsung saya merasakan getaran dan melihat dinding kamarnya mulai retak. Saya langsung keluar bersama istri saya,” ujar Afri saat memberikan keterangan kepada petugas polisi.

Saksi kedua, Fani Pratiwi Ramadhani (25 tahun, ibu rumah tangga) yang merupakan istri dari Afri Hadi Trisnawan, menambahkan bahwa setelah keluar dari kamar, mereka melihat kondisi kamar yang dihuni Dwi Andika dalam keadaan sangat parah. “Atapnya ambruk sebagian, tembok juga roboh di beberapa bagian. Tak lama kemudian, saya melihat kakak Dwi keluar dari kamar mandi dengan tubuh penuh luka dan bercak darah,” jelas Fani dengan nada khawatir.

Baca Juga:  Pemkab Gresik Dorong Optimalisasi Pengumpulan ZIS Melalui Rakor dan Penghargaan UPZ pada Baznas Award 2025

Setelah kejadian, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidoarjo untuk mendapatkan perawatan medis segera. Hingga saat ini, kondisi kesehatan korban dinyatakan stabil namun masih memerlukan pengawasan lebih lanjut dari tim dokter.

Pada penyelidikan awal, petugas menemukan bahwa hingga saat ini penyebab pasti dari ledakan tersebut belum dapat dipastikan. Namun, berdasarkan informasi dari teman satu kost korban, Faizal, diketahui bahwa sekitar tiga hari sebelum kejadian, Dwi Andika telah membeli bahan yang diduga sebagai serbuk mercon melalui platform penjualan daring. Hal ini menjadi salah satu titik fokus dalam penyelidikan selanjutnya.

“Kami belum dapat menyimpulkan apakah bahan tersebut yang menjadi penyebab ledakan. Untuk mengetahui faktor pasti dari kejadian ini, diperlukan pemeriksaan mendalam oleh pihak Laboratorium Forensik Polri,” jelas salah satu petugas yang menangani kasus ini.

Dalam menangani kejadian ini, pihak Polsek Sedati telah melakukan serangkaian langkah antisipatif, antara lain mendatangi TKP secara langsung, melakukan pendataan dan wawancara terhadap saksi-saksi yang ada di lokasi, memasang garis police line untuk menjaga keamanan dan keutuhan lokasi kejadian, membuat serta mengantar Laporan Verbal (VER), dan melakukan pemeriksaan terhadap pelapor.

Kost yang menjadi lokasi kejadian tersebut merupakan milik H. Kowi yang berdomisili di wilayah yang sama. Saat ini, pihak pemilik kost sedang bekerja sama dengan petugas polisi dalam proses penyelidikan dan juga membantu dalam pengaturan sementara bagi penghuni kost lainnya yang terkena dampak dari kejadian ledakan.

Kepada masyarakat sekitar, pihak kepolisian mengimbau untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Seluruh perkembangan penyelidikan akan diumumkan secara transparan setelah hasil pemeriksaan dari labfor diperoleh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Gresik Sosialisasikan Pemutakhiran DTSEN, Masyarakat Diajak Cek dan Perbarui Data
Gresik Jadi Lokus Pembelajaran Kepemimpinan Strategis dan Perlindungan Data Pribadi
​Wujudkan Lapas Bebas Narkoba, Lapas Sidoarjo Gandeng TNI-Polri dan BNNK Gelar Razia Gabungan
238 Proyek Konstruksi di Gresik Jadi Perhatian, Pemkab Gresik Perkuat Jaminan Sosial Pekerja
HUT ke-81 PMI, Bupati Gresik Ajak Perkuat Kolaborasi Hadapi Musim Kemarau.
Perkuat Akses Gresik-Surabaya, Pemkab Matangkan Pengadaan Tanah Jalan Menganti-Lakarsantri
Ayo Rekkk.. Bersih-Bersih Balai Desa, Kita Wujudkan Gresik Bersih Di Setiap Balai Desa Di Kabupaten Gresik.
Polisi dan Warga Bersinergi Cegah Karhutla di Kawasan Hutan Panceng
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 14:54 WIB

Pemkab Gresik Sosialisasikan Pemutakhiran DTSEN, Masyarakat Diajak Cek dan Perbarui Data

Rabu, 23 September 2026 - 16:09 WIB

Gresik Jadi Lokus Pembelajaran Kepemimpinan Strategis dan Perlindungan Data Pribadi

Selasa, 22 September 2026 - 13:04 WIB

​Wujudkan Lapas Bebas Narkoba, Lapas Sidoarjo Gandeng TNI-Polri dan BNNK Gelar Razia Gabungan

Kamis, 17 September 2026 - 12:11 WIB

238 Proyek Konstruksi di Gresik Jadi Perhatian, Pemkab Gresik Perkuat Jaminan Sosial Pekerja

Kamis, 17 September 2026 - 12:07 WIB

HUT ke-81 PMI, Bupati Gresik Ajak Perkuat Kolaborasi Hadapi Musim Kemarau.

Berita Terbaru