Post Views: 43,212, 41
radarnews9.net || KEDIRI- Dalam rangka memperkuat sinergi antara Kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, Minggu Kasih Polres Kediri kembali diadakan di Gereja Santo Andreas Desa Klepek Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri, Minggu (24/3/2024) pagi.
Kegiatan ini dipimpin oleh Wakapolres Kediri Kompol Verawaty Thaib, S.I.K., yang dihadiri PJU Polres Kediri serta Kapolsek, Danramil dan Camat Kunjang, Kades Klepek dan perwakilan Jemaat Gereja se Wilayah Kecamatan Kunjang.
Pada kesempatan tersebut, Kompol Verawaty menyampaikan bahwa Minggu Kasih dilaksanakan secara rutin setiap minggunya di lokasi yang berbeda.
Ia juga mengajak seluruh jemaat untuk berpartisipasi aktif dalam menyampaikan masukan dan harapan mereka guna menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
“Sebentar lagi ada kegiatan Paskah yang pasti dari pihak Kepolisian siap mengamankan,” ujarnya membuka kegiatan.
Dalam sesi tanya jawab, para jemaat yang hadir antusias melontarkan pertanyaan, mulai dari tata cara kepengurusan SIM hingga sejumlah kasus menonjol yang meresahkan masyarakat, seperti pencurian.
Menanggapi keluhan warga binaannya, Kompol Verawaty dan rombongan memberikan jawaban yang jelas dan solutif terhadap setiap pertanyaan yang diajukan.
Sehingga Sucipto, Ketua Stasi Gereja Santo Andreas, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dedikasi pihak Kepolisian dalam menjaga keamanan dan kerukunan antar umat beragama.
“Terima kasih kepada pihak Kepolisian yang selama ini menjaga kami sehingga kami dapat beribadah dengan khidmat,” ungkapnya. (Ryo)
Baca Juga: Operasi Keselamatan Semeru 2024 Berakhir, Angka Lakalantas di Nganjuk Turun NGANJUK - Operasi Keselamatan Semeru 2024 yang digelar Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Nganjuk berlangsung selama 14 hari dan resmi berakhir pada hari Minggu (17/3). Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, melalui Kasat Lantas Polres Nganjuk, AKP Achmat Rochan mengatakan operasi tersebut menunjukkan hasil positif dengan penurunan drastis angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Nganjuk. “Dibanding dengan 14 hari sebelum pelaksanaan operasi dan sampai operasi berakhir, angka kecelakaan secara keseluruhan mengalami penurunan sebanyak 8 kejadian, dari 42 menjadi 30 kejadian,” ujar AKP Achmat, Selasa (19/3). AKP Achmat menambahkan, jika dilihat dari aspek korban juga mengalami penuruanan terutama jumlah angka korban meninggal dunia dari 6 orang menjadi nihil. Hal ini menurutnya memperlihatkan efektivitas dari Operasi Keselamatan Semeru 2024. "Penurunan angka kecelakaan ini merupakan hasil dari berbagai strategi yang diterapkan," ujarnya. Strategi yang diterapkan lanjut AKP Achmat termasuk peningkatan patroli di titik-titik rawan kecelakaan, penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas, serta sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas. Meskipun demikian, AKP Achmat juga menekankan perlunya tetap waspada dan tidak lengah terhadap potensi kecelakaan di jalan raya. Ia mengajak semua pihak, baik pengendara maupun pejalan kaki, untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dalam beraktivitas di jalan. Selain itu diharapkan momentum positif ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan dalam upaya menciptakan budaya keselamatan berlalu lintas yang lebih baik di Kabupaten Nganjuk dan sekitarnya. (*)
Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow