Gelar Press Release, Polres Kediri Amankan 8 Terduga Pelaku Pengeroyokan di Ngasem

Avatar photo

- Penulis

Senin, 19 Agustus 2024 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.net || KEDIRI- Tim Buser Satreskrim Polres Kediri mengamankan delapan terduga pelaku pengeroyokan yang terjadi di jalan umum Desa Tepus, Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.

Kedelapan terduga pelaku warga Kediri tiga diantaranya masih dibawah umur. Mereka berinisial DD (20), AE (18), M (19), A (20), AD (19) dan tiga lainnya dibawah umur yakni LS (17), SMA (17), dan RR (15).

Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto S.H., S.I.K, mengatakan kedelapan terduga pelaku ini mengeroyok MZN (18) warga Kediri.

“Ya saat ini kedelapan terduga pelaku sudah kami amankan,”kata AKBP Bimo, Senin (19/8/2024).

Kapolres Kediri menuturkan kejadian itu bermula ketika kedua kelompok beradu argumen atau saling singgung di media sosial.

Kemudian pada Jumat (9/8/2024) korban tak sengaja bertemu dengan para terduga pelaku. Terduga pelaku kemudian berkonvoi di sepanjang jalan area wilayah Ngasem.

“Jadi para pemuda ini atau terduga pelaku ini sedang konvoi dan secara kebetulan bertemu dengan rombongan korban yang terdiri dari tiga orang. Dua dari tiga rekan korban berhasil melarikan diri, sementara korban menjadi sasaran pengeroyokan,”terang AKBP Bimo.

Para terduga pelaku melakukan aksi kekerasan mengeroyok kepada korban menggunakan senjata tajam dan palu serta selang. Akibatnya, korban mengalami luka cukup parah.

“Korban mengalami luka di bagian pelipis kepala akibat palu, luka robek di bagian kepala dan paha pundak sabetan benda tajam atau sebilah parang,”jelasnya.

Lanjut diungkapkan AKBP Bimo, setelah melakukan aksinya itu para terduga pelaku melarikan diri. Polres Kediri kemudian membentuk tim gabungan untuk mengungkap kasus tersebut.

“Kita bentuk tim dari Resmob Satreskrim Polres Kediri, Sat Intelkam Polres Kediri dan Unit Reskrim Polsek Ngasem. Para terduga pelaku kemudian berhasil diamankan,”ungkap AKBP Bimo.

Baca Juga:  *Bhakti Kesehatan, Polres Kediri Rutin Gelar Donor Darah*

Kapolres Kediri menuturkan, motif dari pengeroyokan ini diketahui terkait dengan saling serang di media sosial. Tersangka merasa tersinggung oleh kata-kata yang dilontarkan kelompok lain di luar kelompoknya.

Saat kejadian, para terduga pelaku mendapati korban mengenakan pakaian yang dianggap menyinggung mereka hingga memicu kemarahan.

“Kami memandang serius tindakan ini, terutama karena melibatkan pelaku di bawah umur. Penegakan hukum tetap menjadi prioritas kami untuk memberikan efek jera,” ungkapnya.

“Untuk para terduga pelaku kami jerat pasal 170 KUHP tentang tindak pidana pengeroyokan dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara,”imbuhnya.

Kapolres Kediri juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk tidak memperkeruh situasi di media sosial. Polres Kediri terus memantau dan mengevaluasi situasi untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bahwa situasi tetap kondusif dan tidak ada tindakan balasan yang terjadi.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Jangan sampai perbedaan pendapat di dunia maya berujung pada tindakan kekerasan di dunia nyata,” pesan AKBP Bimo Ariyanto(jod)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Gresik Sebut Rekor Dunia MURI Festival Nasi Krawu Perkuat Identitas Budaya Gresik
Bupati Gresik Berharap Rumah Kreasi Damar Kurung Terintegrasi Pariwisata Hingga Dongkrak Ekonomi Warga
Tembok Penyekatan Polsek Tarokan: Pisahkan Dua Arus Perguruan Silat dalam Skenario Pengamanan Ketat
Peringati HANI 2026, Gresik Perkuat Gerakan Pemuda Anti Narkoba melalui KOPAN dan Satgas Jaga Gresik.
Sekda Achmad Washil Dorong Percepatan Akses Air Bersih dan Sanitasi Aman di Gresik
Dandim 0808/Blitar Pimpin Selamatan Pembangunan Yonif TP di Kesamben, Siap Dongkrak Ekonomi Rakyat
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemkab Gresik Gelar Uji Emisi Kendaraan Bermotor
Serahkan Bantuan Alsintan dari Kementerian Pertanian RI, Wabup Alif Dorong Modernisasi Pertanian Gresik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:46 WIB

Bupati Gresik Sebut Rekor Dunia MURI Festival Nasi Krawu Perkuat Identitas Budaya Gresik

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:21 WIB

Bupati Gresik Berharap Rumah Kreasi Damar Kurung Terintegrasi Pariwisata Hingga Dongkrak Ekonomi Warga

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:35 WIB

Tembok Penyekatan Polsek Tarokan: Pisahkan Dua Arus Perguruan Silat dalam Skenario Pengamanan Ketat

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:54 WIB

Peringati HANI 2026, Gresik Perkuat Gerakan Pemuda Anti Narkoba melalui KOPAN dan Satgas Jaga Gresik.

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:50 WIB

Sekda Achmad Washil Dorong Percepatan Akses Air Bersih dan Sanitasi Aman di Gresik

Berita Terbaru