Bupati Yani Kukuhkan Komisi Irigasi, Dorong Sinergi untuk Ketahanan Pangan di Tengah Industri.

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 11 September 2025 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com || Gresik, 11 September 2025 – Pemerintah Kabupaten Gresik resmi mengukuhkan Komisi Irigasi periode 2024-2027. Bertempat di Ruang Mandala Bakti Praja, Kantor Bupati Gresik, Kamis (11/09), Kegiatan pengukuhan ini juga sekaligus menjadi Sidang Pleno pertama Komisi Irigasi.

Pada kesempatan ini, Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa momentum ini harus menjadi titik balik bagi penguatan kerja sama lintas sektor dalam pengelolaan irigasi.

Dalam sambutannya, Bupati Yani menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Komisi Irigasi Kabupaten Gresik. Ia berharap kekompakan dan kolaborasi yang terjalin dapat terus dijaga.

“Saya harap bapak ibu semua kompak dan terus berkolaborasi yang terintegrasi. Kekompakan ini selaras dengan prioritas Presiden Prabowo yang saat ini memberi perhatian besar pada sektor pertanian,” tegasnya.

Bupati Yani juga menyinggung kebijakan nasional seperti satu harga gabah yang sangat berdampak pada masyarakat. Karena itu, ia menekankan agar Komisi Irigasi bekerja dengan serius, tidak hanya menjaga ketersediaan air, tetapi juga berinovasi.

“Komisi irigasi harus bisa melihat potensi yang ada, tumbuhkan inovasi, dan memiliki peta yang jelas. Dengan begitu kita tahu wilayah atau irigasi mana yang harus diintervensi,” lanjutnya.

Diketahui, di tengah isu efisiensi anggaran, Pemkab Gresik tetap memberi perhatian pada pembangunan infrastruktur prioritas, terutama infrastruktur pertanian. Salah satunya adalah pembangunan kolam retensi. Bupati Yani berharap air yang tertampung di kolam tersebut, dapat dialirkan secara efektif ke lahan pertanian yang membutuhkan pasokan air.

“Kita ingin air pada kolam-kolam retensi yang ada bisa dialirkan kepada lahan pertanian yang membutuhkan. Walaupun Gresik dikenal sebagai kota industri, tetapi ketahanan pangan tetap harus terjaga,” ungkapnya.

Acara pengukuhan dilanjutkan dengan sesi materi dan diskusi panel, di mana para peserta dari unsur pemerintah, akademisi, hingga perwakilan petani membahas kebijakan terkini dan berbagi pengalaman di lapangan. Diskusi ini kemudian mengalir ke sidang pleno yang menjadi forum strategis untuk menjaring aspirasi, merumuskan rekomendasi teknis, sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor.

Baca Juga:  Dibuka Bupati Yani, 25 Peserta Ikuti Pelatihan BNSP Konten Kreator di Gresik.

Sebagai informasi, Komisi Irigasi periode 2024–2027 yang dilantik berjumlah 33 orang anggota. Jumlah ini terdiri atas 15 orang dari unsur pemerintah, 15 orang dari unsur non-pemerintah, serta 3 orang akademisi. Komposisi ini diharapkan mencerminkan kolaborasi yang seimbang antara kebijakan, praktik lapangan, dan kajian ilmiah.

Rencananya, pada sidang pleno ini akan membahas sejumlah hal, diantaranya, penyusunan Rancangan Rencana Tata Tanam Global Kabupaten Gresik Tahun 2025/2026, pembentukan kelompok kerja Komisi Irigasi untuk wilayah utara dan selatan. Serta rencana pembentukan Klinik Irigasi, sebagai pusat solusi atas persoalan teknis maupun kelembagaan irigasi.

Ketua Komisi Irigasi Kabupaten Gresik yang baru dilantik, Edy Hadisiswoyo, menyampaikan komitmennya untuk menjadikan forum ini sebagai ruang komunikasi yang produktif.

“Komisi Irigasi akan bekerja maksimal untuk memastikan pengelolaan air yang adil, efisien, dan berkelanjutan. Harapan kami, hasil sidang ini dapat menjadi pijakan penting dalam meningkatkan layanan irigasi sekaligus memperkuat sinergi antar instansi,” ujarnya.(Rmo)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serah Terima Rumah Layak Huni Program DAK PPKT Desa Campurejo, Panceng, Sekda Gresik Apresiasi Dukungan Pakuwon Group dan Habitat Indonesia
Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Wabup Gresik Dorong Pendataan Digital untuk Percepat Capaian
Bupati Gresik Sebut Rekor Dunia MURI Festival Nasi Krawu Perkuat Identitas Budaya Gresik
Bupati Gresik Berharap Rumah Kreasi Damar Kurung Terintegrasi Pariwisata Hingga Dongkrak Ekonomi Warga
Tembok Penyekatan Polsek Tarokan: Pisahkan Dua Arus Perguruan Silat dalam Skenario Pengamanan Ketat
Peringati HANI 2026, Gresik Perkuat Gerakan Pemuda Anti Narkoba melalui KOPAN dan Satgas Jaga Gresik.
Sekda Achmad Washil Dorong Percepatan Akses Air Bersih dan Sanitasi Aman di Gresik
Dandim 0808/Blitar Pimpin Selamatan Pembangunan Yonif TP di Kesamben, Siap Dongkrak Ekonomi Rakyat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:35 WIB

Serah Terima Rumah Layak Huni Program DAK PPKT Desa Campurejo, Panceng, Sekda Gresik Apresiasi Dukungan Pakuwon Group dan Habitat Indonesia

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:53 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Wabup Gresik Dorong Pendataan Digital untuk Percepat Capaian

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:46 WIB

Bupati Gresik Sebut Rekor Dunia MURI Festival Nasi Krawu Perkuat Identitas Budaya Gresik

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:21 WIB

Bupati Gresik Berharap Rumah Kreasi Damar Kurung Terintegrasi Pariwisata Hingga Dongkrak Ekonomi Warga

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:35 WIB

Tembok Penyekatan Polsek Tarokan: Pisahkan Dua Arus Perguruan Silat dalam Skenario Pengamanan Ketat

Berita Terbaru