Bupati Yani Hadiri Groundbreaking Nitrate Complex, Perkuat Gresik sebagai Magnet Investasi Strategis Nasional

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com || Gresik, 8 Mei 2026 – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menghadiri groundbreaking proyek Nitrate Complex PT Bara Blasting Perkasa di Kawasan Industri Maspion Gresik, Jumat (8/5). Momentum ini menandai semakin kokohnya posisi Kabupaten Gresik sebagai magnet investasi strategis nasional sekaligus pusat pertumbuhan industri berbasis hilirisasi di Jawa Timur.

Proyek petrokimia strategis ini diproyeksikan menjadi salah satu penggerak baru pertumbuhan ekonomi daerah. Selain menciptakan lapangan kerja, proyek ini juga akan memperkuat rantai pasok industri nasional melalui produksi bahan peledak industri dan pupuk yang mendukung ketahanan pangan Indonesia.

Dalam sambutannya, Bupati Yani menyampaikan apresiasi atas kepercayaan investor yang terus menanamkan modal di Kabupaten Gresik.

Ia menegaskan bahwa groundbreaking ini menjadi bukti nyata iklim investasi di Gresik semakin kompetitif, aman, dan dipercaya investor nasional maupun internasional.

“Dua testimoni yang kita dengar hari ini sangat luar biasa bahwa Gresik aman dan Gresik menjadi tujuan investasi. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami,” ujar Bupati Yani.

Menurutnya, tren investasi yang terus meningkat setiap tahun menunjukkan tingginya kepercayaan publik terhadap Kabupaten Gresik sebagai daerah dengan ekosistem industri yang semakin matang.

Bupati Yani menegaskan bahwa investasi yang masuk harus menghadirkan multiplier effect bagi masyarakat, khususnya dalam membuka peluang kerja bagi generasi muda Gresik.

“Kami berharap tumbuhnya investasi ini memberi peluang kerja bagi anak-anak muda Gresik yang memiliki keterampilan dan kompetensi. Selain itu, sektor UMKM dan ekonomi pendukung lainnya juga akan ikut tumbuh,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Gresik akan terus menghadirkan iklim investasi yang kondusif sekaligus mendorong penguatan kualitas sumber daya manusia lokal agar mampu menjawab kebutuhan industri modern.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada PT Bara Blasting Perkasa. Semoga pembangunan proyek ini berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan membawa manfaat serta keberkahan bagi masyarakat,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut CEO Maspion Group Alim Markus, Direktur Utama PT Bara Blasting Perkasa Mei Suryawan, jajaran komisaris perusahaan, unsur Forkopimda, tokoh agama, serta sejumlah tamu undangan.

Baca Juga:  *Respon Cepat Aduan Masyarakat, Polisi Berhasil Amankan 52 Motor Diduga Balapan Liar di Bangkalan*

Dalam kesempatan itu, CEO Maspion Group Alim Markus turut menyampaikan apresiasinya terhadap iklim keamanan dan kondusivitas investasi di Kabupaten Gresik yang dinilainya menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan industri.

Ia menilai sinergi yang baik antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan pelaku usaha telah menciptakan rasa aman bagi investor untuk mengembangkan usaha di Gresik.

“Kondisi makro di kawasan ini sangat baik. Stabilitas dan keamanan yang terjaga menjadi modal utama agar investasi dapat tumbuh berkelanjutan,” ujarnya.

Alim juga menekankan pentingnya pembangunan kawasan industri yang memperhatikan aspek keamanan, mitigasi lingkungan, dan keberlanjutan jangka panjang.

“Kawasan industri harus dibangun dengan perencanaan matang. Tidak hanya aman hari ini, tetapi juga siap menghadapi tantangan masa depan,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Bara Blasting Perkasa, Mei Suryawan menjelaskan, investasi di Gresik merupakan ekspansi strategis kedua perusahaan setelah pembangunan terminal amonia di kawasan yang sama.

Menurutnya, keputusan memperluas investasi di Gresik menjadi bukti kuat bahwa daerah ini dinilai aman, kondusif, dan memiliki dukungan ekosistem industri yang solid.

“Ini menjadi bukti bahwa Gresik merupakan tempat yang aman dan kondusif untuk investasi. Kami merasakan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Gresik maupun seluruh stakeholder,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pabrik ini akan memproduksi amonium nitrat untuk kebutuhan industri pertambangan dan konstruksi nasional, sekaligus mengembangkan produk pupuk NPK dan turunannya sebagai bentuk hilirisasi amonia.

Keberadaan fasilitas ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian industri nasional dengan mengurangi ketergantungan impor bahan peledak industri dan pupuk.

“Kami ingin Indonesia menjadi tuan rumah bagi produk industrinya sendiri. Selain mendukung ketahanan energi dan ketahanan pangan, proyek ini juga diharapkan memberi dampak ekonomi regional melalui peningkatan PAD, penyerapan tenaga kerja, penguatan logistik, pergudangan, transportasi hingga aktivitas pelabuhan,” jelasnya.

Sebagai informasi, saat ini progres pembangunan proyek telah mencapai sekitar 33 persen, dengan target penyelesaian sesuai jadwal, standar kualitas, dan prinsip keselamatan kerja yang ketat.(Rmo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gresik Perkuat Ekosistem Peternakan, Kambing Domba Didorong Jadi Produk Bernilai Tambah
Buka Bimtek LPJ Pengkab KONI Gresik, Wabup Asluchul Alif Ingatkan Pentingnya Akuntabilitas Keuangan
Kunjungi Gresik, Menteri PPPA Apresiasi Sinergi Pemkab dan Dunia Industri dalam Perlindungan Perempuan dan Anak
Pelantikan DPD APPSI Gresik Periode 2026-2031, Wabup Alif Tekankan Sinergi Untuk Kesejahteraan Pedagang Pasar
Jum’at Berkah di Masjid Al Mahmuda Wachit Djalil Krian, Pererat Ukhuwah Dan Tanamkan Nilai Keislaman
Wabup Alif Dorong Link and Match Vokasi-Industri untuk Buka Peluang Kerja Lebih Luas di Gresik
Dunia Pendidikan Jawa Timur Sedang Tidak Baik, Pungli Lagi, Pungli Lagi.. SMAN 1 Bluluk Kabupaten Lamongan Peras Wali Murid Dengan Biaya fantastik.
Diduga Pungli Berdalih (SPP) Dana (BOS) Ratusan Juta Di SMPN 1 Lamongan Kota Dipertanyakan, Kejaksaan Diminta Periksa Kepala Sekolah.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:20 WIB

Gresik Perkuat Ekosistem Peternakan, Kambing Domba Didorong Jadi Produk Bernilai Tambah

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:55 WIB

Buka Bimtek LPJ Pengkab KONI Gresik, Wabup Asluchul Alif Ingatkan Pentingnya Akuntabilitas Keuangan

Senin, 22 Juni 2026 - 23:06 WIB

Kunjungi Gresik, Menteri PPPA Apresiasi Sinergi Pemkab dan Dunia Industri dalam Perlindungan Perempuan dan Anak

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:36 WIB

Pelantikan DPD APPSI Gresik Periode 2026-2031, Wabup Alif Tekankan Sinergi Untuk Kesejahteraan Pedagang Pasar

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:27 WIB

Jum’at Berkah di Masjid Al Mahmuda Wachit Djalil Krian, Pererat Ukhuwah Dan Tanamkan Nilai Keislaman

Berita Terbaru