Gresik Perkuat Ekosistem Peternakan, Kambing Domba Didorong Jadi Produk Bernilai Tambah

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com || Gresik, 23 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Gresik terus memperkuat pengembangan sektor peternakan melalui hilirisasi produk kambing dan domba. Upaya ini diarahkan untuk mendorong peternak tidak hanya bergerak pada usaha budidaya, tetapi juga mampu menghasilkan produk olahan bernilai ekonomi lebih tinggi.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, saat membuka kegiatan Gresik Krawu Enak (Kerja Berbasis Wirausaha Peternakan) bertema Hilirisasi Produk Peternakan Kambing Domba di Ruang Rapat Oryza Sativa, Kantor Dinas Pertanian, Selasa (23/06).

Menurut Sekda Washil, hilirisasi menjadi langkah penting untuk memperkuat daya saing sektor peternakan. Melalui proses pengolahan, pengemasan, hingga pemasaran yang baik, hasil peternakan dapat memiliki nilai tambah dan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

“Hilirisasi ini penting agar peternak kita naik kelas. Kambing dan domba tidak hanya berhenti dijual dalam bentuk ternak hidup, tetapi dapat dikembangkan menjadi berbagai produk yang memiliki nilai tambah dan peluang pasar lebih luas,” ujar Sekda Washil.

Ia menjelaskan, Kabupaten Gresik memiliki potensi besar untuk mengembangkan sektor tersebut. Saat ini populasi kambing dan domba di Kabupaten Gresik mencapai sekitar 192 ribu ekor. Potensi tersebut menjadi modal penting dalam membangun ekosistem peternakan yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Menurutnya, penguatan ekosistem peternakan tidak hanya berbicara mengenai peningkatan produksi ternak, tetapi juga mencakup rantai usaha dari hulu hingga hilir. Mulai dari pembibitan, manajemen pemeliharaan, penyediaan pakan, pemotongan melalui Rumah Potong Hewan (RPH), pengolahan hasil ternak, hingga pemasaran produk.

“Potensinya sangat besar. Daging bisa diolah menjadi berbagai produk makanan, susu dapat dikembangkan menjadi produk olahan, kulit bisa menjadi bahan kerajinan, sementara limbah ternak juga dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik yang bernilai ekonomi,” ungkapnya.

Berbagai produk turunan yang dapat dikembangkan antara lain susu kambing pasteurisasi, yogurt, keju, abon, bakso, sosis, nugget, rendang siap saji, hingga produk nonpangan berupa kerajinan kulit serta pemanfaatan tanduk dan tulang ternak.

Baca Juga:  *Polisi Berhasil Amankan 5 Orang Komplotan Pelaku Curanmor 21 TKP di Surabaya*

Selain peningkatan kualitas produk, Sekda Washil juga mendorong pelaku usaha peternakan untuk memperhatikan aspek pengemasan, branding, sertifikasi halal, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran.

“Produk yang baik harus didukung dengan cara pemasaran yang baik. Pemanfaatan marketplace dan platform digital menjadi peluang agar produk peternakan Gresik dapat menjangkau pasar yang lebih luas,” jelasnya.

Ia menambahkan, terdapat tiga fondasi penting yang harus diperkuat dalam pengembangan hilirisasi peternakan, yakni Rumah Potong Hewan (RPH), Nomor Kontrol Veteriner (NKV), dan Sertifikasi Halal. Ketiganya menjadi bagian penting untuk memastikan keamanan, kualitas, sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk peternakan.

“Dengan standar yang baik, produk peternakan kita tidak hanya mampu bersaing di pasar lokal, tetapi juga memiliki peluang masuk ke pasar yang lebih besar,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, Eko Anindito Putro, mengatakan kegiatan Gresik Krawu Enak menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam memperkuat sektor peternakan sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat.

Menurut Eko, selama ini pemerintah telah melakukan berbagai upaya penguatan sektor hulu, seperti pembinaan pembibitan, peningkatan tata kelola pemeliharaan, hingga pengembangan manajemen pakan ternak.

“Pengembangan sektor peternakan tidak cukup hanya dari sisi produksi. Kita perlu mendorong peternak agar mampu mengolah hasil ternaknya menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang berbagi pengetahuan dan membuka wawasan para peternak untuk melakukan inovasi usaha.

“Harapannya peternak tidak hanya menjadi penyedia bahan baku, tetapi juga mampu menjadi pelaku usaha yang menghasilkan produk unggulan,” tutur Eko.

Selain Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, kegiatan ini dihadiri juga oleh Founder Kandang Kali Farm Mohammad Syaiful Muluk.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari PT Aplus Pasific, PT Lembumas Inti Perkasa, dan PT Sonto Property, serta diikuti oleh para peternak dan pelaku usaha peternakan kambing dan domba di Kabupaten Gresik.(Rmo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Buka Bimtek LPJ Pengkab KONI Gresik, Wabup Asluchul Alif Ingatkan Pentingnya Akuntabilitas Keuangan
Kunjungi Gresik, Menteri PPPA Apresiasi Sinergi Pemkab dan Dunia Industri dalam Perlindungan Perempuan dan Anak
Pelantikan DPD APPSI Gresik Periode 2026-2031, Wabup Alif Tekankan Sinergi Untuk Kesejahteraan Pedagang Pasar
Jum’at Berkah di Masjid Al Mahmuda Wachit Djalil Krian, Pererat Ukhuwah Dan Tanamkan Nilai Keislaman
Wabup Alif Dorong Link and Match Vokasi-Industri untuk Buka Peluang Kerja Lebih Luas di Gresik
Dunia Pendidikan Jawa Timur Sedang Tidak Baik, Pungli Lagi, Pungli Lagi.. SMAN 1 Bluluk Kabupaten Lamongan Peras Wali Murid Dengan Biaya fantastik.
Diduga Pungli Berdalih (SPP) Dana (BOS) Ratusan Juta Di SMPN 1 Lamongan Kota Dipertanyakan, Kejaksaan Diminta Periksa Kepala Sekolah.
Tempa Integritas, 62 CPNS Pemasyarakatan Korwil Surabaya Jalani Pembaretan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:20 WIB

Gresik Perkuat Ekosistem Peternakan, Kambing Domba Didorong Jadi Produk Bernilai Tambah

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:55 WIB

Buka Bimtek LPJ Pengkab KONI Gresik, Wabup Asluchul Alif Ingatkan Pentingnya Akuntabilitas Keuangan

Senin, 22 Juni 2026 - 23:06 WIB

Kunjungi Gresik, Menteri PPPA Apresiasi Sinergi Pemkab dan Dunia Industri dalam Perlindungan Perempuan dan Anak

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:36 WIB

Pelantikan DPD APPSI Gresik Periode 2026-2031, Wabup Alif Tekankan Sinergi Untuk Kesejahteraan Pedagang Pasar

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:27 WIB

Jum’at Berkah di Masjid Al Mahmuda Wachit Djalil Krian, Pererat Ukhuwah Dan Tanamkan Nilai Keislaman

Berita Terbaru