Tembok Penyekatan Polsek Tarokan: Pisahkan Dua Arus Perguruan Silat dalam Skenario Pengamanan Ketat

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com || KEDIRI – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Tarokan menggelar giat pengamanan ketat di sepanjang jalur protokol wilayah hukum Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, pada Minggu (28/6/2026) jelang dini hari.

​Langkah antisipatif ini dilakukan guna mengamankan sekaligus mengawal perlintasan dua rombongan besar perguruan silat yang melintas dalam waktu yang hampir bersamaan.

​Giat yang dimulai sekira pukul 03.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo, S.H., bersama jajaran lintas fungsi Polsek Tarokan. Pengamanan difokuskan untuk mengantisipasi potensi gesekan dan menjaga situasi Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) agar tetap kondusif.

​Berdasarkan pemetaan titik kerawanan, wilayah Tarokan menjadi jalur krusial karena mempertemukan dua arus rombongan perguruan silat dari arah yang berbeda:

​Rombongan Pertama: Bergerak dari arah Kediri dengan tujuan akhir wilayah Madiun.

​Rombongan Kedua: Rombongan asal Nganjuk yang sedang dalam perjalanan pulang melintasi wilayah Tarokan setelah menghadiri kegiatan di wilayah Trenggalek.

​Kapolsek Tarokan, AKP Priyo Hadistyo, S.H., menjelaskan bahwa titik krusial pengetatan personel berada di kawasan tugu perbatasan wilayah antara Kediri dan Nganjuk. Di lokasi tersebut, gelombang massa dari kedua perguruan silat melintas dalam waktu yang sangat berdekatan.

​”Fokus pengamanan kami pusatkan di tugu perbatasan wilayah Kediri – Nganjuk. Di titik tersebut, saat itu tengah melintas rombongan dari salah satu perguruan silat sekitar 300 kendaraan asal Kediri yang akan menghadiri acara di Madiun. Namun, pada saat yang hampir bersamaan, dari arah belakang disusul oleh rombongan perguruan silat lainnya yang akan melintasi jalur yang sama,” ungkap AKP Priyo Hadistyo.

​Guna menghindari gesekan antar dua perguruan silat tersebut, Polsek Tarokan bergerak cepat membangun sinergi dengan jajaran Polres Nganjuk. Petugas sempat melakukan penyekatan dengan menahan rombongan 300 kendaraan dari perguruan silat pertama di tapal batas Kota Kediri – Nganjuk. Sementara itu, rombongan dari perguruan silat lainnya sempat ditahan di simpang empat Kelurahan Pojok agar tidak tempuk (bertemu langsung) di satu titik.

​Setelah mengadakan komunikasi matang bersama jajaran Polres Nganjuk, skema pengawalan dan rekayasa rute pada jalur utama Kediri – Nganjuk wilayah Tarokan pun segera diterapkan demi memastikan situasi tetap kondusif. Langkah ini diambil secara taktis mengingat kedua rombongan yang berbeda perguruan tersebut melintas di waktu yang hampir bersamaan di satu urat nadi jalan yang sama.

Baca Juga:  Operasi Ketupat Semeru 2024 Polres Kediri Siagakan 581 Personel gabungan dari jajaran Polres Kediri,TNI, Satpol PP, Dishub, Tenaga kesehatan dan relawan.

​”Langkah pengalihan rute dan pemisahan jalur ini sengaja kami ambil sebagai bentuk antisipasi agar kedua perguruan silat ini tidak saling bertemu, sehingga tidak terjadi kres (bentrokan) di jalan, mengingat waktu melintas mereka yang hampir bersamaan,” jelas AKP Priyo menambahkan.

​Di sela-sela pengamanan, AKP Priyo Hadistyo juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada kedua rombongan perguruan silat atas ketidaknyamanan akibat penghentian dan penyekatan sementara perjalanan mereka.

​”Kami memohon maaf atas tertahannya perjalanan dulur-dulur sekalian. Langkah ini terpaksa kami ambil demi keselamatan bersama dan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di jalan,” ujar AKP Priyo.

​Lebih lanjut, beliau memberikan imbauan mendalam kepada kedua belah pihak agar selalu menjaga persaudaraan, menahan diri dari segala bentuk provokasi, serta mengutamakan keselamatan berkendara hingga sampai di tujuan masing-masing. “Mari kita tunjukkan bahwa insan pencak silat adalah pelopor kedamaian dan ketertiban di masyarakat,” imbuhnya.

​Menutup rangkaian kegiatan pengamanan ini, Kapolres Kediri Kota, AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Tarokan, AKP Priyo Hadistyo, S.H., menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang terlibat dalam menjaga kondusivitas wilayah.

​”Kami mengapresiasi kerja keras seluruh personel di lapangan serta sinergi yang sangat baik dengan Polres Nganjuk. Terima kasih juga kami sampaikan kepada pihak koordinator lapangan (korlap) dari masing-masing perguruan silat yang telah kooperatif dan mematuhi arahan petugas di jalan. Komitmen bersama inilah yang membuat wilayah hukum Polres Kediri Kota, khususnya di Kecamatan Tarokan, tetap aman, damai, dan kondusif,” pungkas AKP Priyo Hadistyo menyampaikan pesan Kapolres Kediri Kota.

​Berkat strategi penyekatan yang sinergis dan rekayasa pengalihan jalur yang tepat pada rute utama tersebut, seluruh rangkaian rombongan akhirnya selesai melintasi wilayah hukum Polsek Tarokan menjelang subuh. Situasi di lapangan dilaporkan aman, tertib, dan terkendali tanpa adanya insiden menonjol sedikit pun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sosialisasi Perda Nomor 7 Tahun 2026, Pemkab Gresik Perkuat Komitmen Wujudkan Pelayanan Publik Inklusif
Evaluasi PKG, Wabup Gresik Dorong Hasil Pemeriksaan Jadi Basis Program Kesehatan.
Semarak HUT ke-81 RI, SMK Negeri 2 Ponorogo Launching Grup Reog Sardulo Darmo Budoyo
Bupati Yani Buka Festival Menjadi Gresik, Angkat Kembali Cerita di Balik Kuliner dan Budaya
Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Gresik, Wabup Alif Sebut Peran Pramuka Wadah Pembentukan Generasi Berkarakter dan Mandiri
Kukuhkan Anggota Paskibraka, Bupati Gresik Sampaikan Pesan Kebangsaan
Rebo Wekasan di Telaga Sumber, Bupati Gresik Ajak Masyarakat Rawat Tradisi dan Perkuat Kerukunan
Dapat Dukungan Pengairan dan Alsintan dari Pemerintah Pusat, Gresik Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Sosialisasi Perda Nomor 7 Tahun 2026, Pemkab Gresik Perkuat Komitmen Wujudkan Pelayanan Publik Inklusif

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Evaluasi PKG, Wabup Gresik Dorong Hasil Pemeriksaan Jadi Basis Program Kesehatan.

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:31 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, SMK Negeri 2 Ponorogo Launching Grup Reog Sardulo Darmo Budoyo

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Bupati Yani Buka Festival Menjadi Gresik, Angkat Kembali Cerita di Balik Kuliner dan Budaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Gresik, Wabup Alif Sebut Peran Pramuka Wadah Pembentukan Generasi Berkarakter dan Mandiri

Berita Terbaru