Serah Terima Rumah Layak Huni Program DAK PPKT Desa Campurejo, Panceng, Sekda Gresik Apresiasi Dukungan Pakuwon Group dan Habitat Indonesia

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com || Gresik, 30 Juni 2026 – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman bersama Direktur PT Pakuwon Jati Leon Tedja dan General Manager Resource and Development Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia, Abraham Tulung, resmi menyerahkan puluhan unit Rumah Layak Huni (RLH) hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Gresik, Pakuwon Group, dan Habitat for Humanity Indonesia kepada warga penerima manfaat di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Selasa (30/6/2026).

“Program ini merupakan bagian dari realisasi Dana Alokasi Khusus Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (DAK PPKT) guna mempercepat penataan kawasan permukiman yang sehat, aman, dan bebas kumuh,” ujar Sekda Achmad Washil.

Sekda Achmad Washil mengatakan, program Dana Alokasi Khusus – Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu (DAK PPKT) merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam meningkatkan kualitas permukiman masyarakat melalui pendekatan yang terpadu. Tidak hanya membangun rumah, tetapi juga melengkapi kebutuhan dasar masyarakat berupa jalan lingkungan, drainase, air minum, dan sanitasi.

“Lebih dari itu, pembangunan rumah layak huni ini adalah upaya menghadirkan harapan baru, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sekaligus mengembalikan martabat warga agar dapat tinggal di lingkungan yang sehat, aman, nyaman, dan produktif,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Desa Campurejo menjadi salah satu lokasi prioritas karena memiliki karakteristik kawasan pesisir dengan berbagai persoalan permukiman, yang memerlukan penanganan secara menyeluruh. Melalui Program DAK-PPKT Tahun 2025, pemerintah menghadirkan intervensi yang terintegrasi pada empat sektor utama, yaitu perumahan, prasarana sarana utilitas, air minum, dan sanitasi. Keseluruhan intervensi tersebut diharapkan dapat menurunkan luasan dan derajat kekumuhan kawasan secara signifikan.

“Alhamdulillah, melalui program ini telah dibangun 102 unit rumah baru dan peningkatan kualitas 43 rumah tidak layak huni, pembangunan 4.136 meter jalan lingkungan, dan 5.487 meter drainase lingkungan, penyediaan 1 unit tandon air beserta 209 sambungan rumah air minum, pembangunan 7 unit IPAL komunal, 339 sambungan sanitasi rumah, serta 1 unit TPS3R sebagai bagian dari pengelolaan persampahan berbasis masyarakat,” terangnya.

Menurut Sekda Achmad Washil, keberhasilan pelaksanaan DAK-PPKT di Desa Campurejo ini menjadi sangat istimewa karena keberhasilan membangun kolaborasi pentahelix. Pemerintah hadir melalui dukungan APBN dan APBD. Dunia usaha hadir melalui kepedulian sosialnya. “Pada hari ini kita menyaksikan secara langsung penyerahan 21 unit rumah layak huni yang dibangun atas dukungan Pakuwon Group bersama Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia bagi masyarakat Desa Campurejo,” ucapnya.

Baca Juga:  *Densus 88 Dibantu Polda Jatim Lakukan Olah TKP di Rumah Terduga Teroris*

Pihaknya menjelaskan, bantuan pembangunan 21 unit rumah layak huni yang disalurkan melalui kerja sama dengan Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia ini bukan sekadar bantuan fisik berupa bangunan. Bantuan ini adalah wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang selama ini mendambakan tempat tinggal yang aman, sehat, dan layak untuk membangun masa depan keluarganya.

Dikatakan, bahwa sebuah rumah bukan hanya tempat berteduh, tetapi merupakan fondasi kehidupan. Dari rumah yang layak akan lahir keluarga yang sehat, anak-anak yang dapat belajar dengan nyaman, serta masyarakat yang lebih produktif dan sejahtera. Oleh karena itu, kontribusi Pakuwon Group memiliki makna yang jauh lebih besar daripada nilai investasi yang diberikan.

“Bantuan ini menghadirkan harapan baru bagi masyarakat dan menjadi bukti bahwa dunia usaha dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pembangunan yang berkeadilan,” tambahnya.

“Kami juga menyampaikan penghargaan yang tulus kepada Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia yang telah menjadi jembatan kolaborasi ini. Mulai dari proses perencanaan, pendampingan, hingga terwujudnya rumah-rumah yang hari ini akan diserahkan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Sekda Achmad Washil mengucapkan terima kasih kepada Pakuwon Group, dan Habitat Kemanusiaan Indonesia. Pihaknya berharap kepedulian dan sinergi yang telah dibangun bersama ini dapat terus berlanjut. Tidak hanya di Desa Campurejo, tetapi juga menjadi inspirasi bagi dunia usaha lainnya untuk bersama-sama mengambil bagian dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Gresik.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik dan seluruh masyarakat penerima manfaat, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Semoga kolaborasi baik ini terus berlanjut dan membawa manfaat yang lebih luas bagi pembangunan Kabupaten Gresik,” pungkasnya.

Senyum bahagia terpancar dari wajah Zaki (38), salah satu warga penerima manfaat program bantuan Rumah Layak Huni (RLH). Program ini sekaligus mengakhiri penantian panjang Zaki yang sebelumnya harus tinggal menumpang di rumah orang tuanya karena keterbatasan ekonomi.

“Dulu kami sekeluarga harus berbagi tempat dan berdesakan di rumah orang tua yang kondisinya juga memprihatinkan. Sekarang, alhamdulillah, kami sudah punya rumah sendiri, bantuan ini benar-benar mengubah masa depan keluarga kami,” ujar Zaki.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Gresik, Ida Lailatussa’diyah, General Manager Finance PT. Pakuwon Jati Fenny, General Manager Pakuwon PT. Pakuwon City Tomy Gunawan, Camat Panceng Mohammad Sampurno, Kepala Desa Campurejo Amudi, serta warga penerima manfaat.(Rmo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Wabup Gresik Dorong Pendataan Digital untuk Percepat Capaian
Bupati Gresik Sebut Rekor Dunia MURI Festival Nasi Krawu Perkuat Identitas Budaya Gresik
Bupati Gresik Berharap Rumah Kreasi Damar Kurung Terintegrasi Pariwisata Hingga Dongkrak Ekonomi Warga
Tembok Penyekatan Polsek Tarokan: Pisahkan Dua Arus Perguruan Silat dalam Skenario Pengamanan Ketat
Peringati HANI 2026, Gresik Perkuat Gerakan Pemuda Anti Narkoba melalui KOPAN dan Satgas Jaga Gresik.
Sekda Achmad Washil Dorong Percepatan Akses Air Bersih dan Sanitasi Aman di Gresik
Dandim 0808/Blitar Pimpin Selamatan Pembangunan Yonif TP di Kesamben, Siap Dongkrak Ekonomi Rakyat
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemkab Gresik Gelar Uji Emisi Kendaraan Bermotor
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:35 WIB

Serah Terima Rumah Layak Huni Program DAK PPKT Desa Campurejo, Panceng, Sekda Gresik Apresiasi Dukungan Pakuwon Group dan Habitat Indonesia

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:53 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Wabup Gresik Dorong Pendataan Digital untuk Percepat Capaian

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:46 WIB

Bupati Gresik Sebut Rekor Dunia MURI Festival Nasi Krawu Perkuat Identitas Budaya Gresik

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:21 WIB

Bupati Gresik Berharap Rumah Kreasi Damar Kurung Terintegrasi Pariwisata Hingga Dongkrak Ekonomi Warga

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:35 WIB

Tembok Penyekatan Polsek Tarokan: Pisahkan Dua Arus Perguruan Silat dalam Skenario Pengamanan Ketat

Berita Terbaru