Songsong Generasi Emas, Polresta Banyuwangi Tingkatkan Minat Baca Anak Lewat Budaya

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 19 Maret 2024 - 23:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsils.com || BANYUWANGI – Lebih dari 278 juta penduduk Indonesia, namun hanya 0,001 persen diantara mereka yang memiliki minat baca.

Untuk menumbuhkan gemar membaca bagi anak-anak di kabupaten Banyuwangi, Polresta Banyuwangi membagikan buku dalam pekan budaya anak di kampung dolanan Kemiren Banyuwangi.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Nanang Haryono mengungkapkan, rendahnya minat baca pada masyarakat Indonesia dapat ditingkatkan melalui upaya mendorong anak-anak untuk gemar membaca.

“Data UNESCO, kita tahu hanya 0,001 persen saja masyarakat Indonesia yang memiliki minat baca. Artinya 1 banding 1.000. Jadi dari 1.000 orang Indonesia, hanya 1 orang yang suka dan aktif membaca,” kata Kombespol Nanang usai menari bersama anak-anak Senin (18/3/2024).

Untuk itu, melalui program Polesta Banyuwangi Peduli, Polresta Banyuwangi memberikan edukasi dan sosialisasi kepada anak-anak Kampung Adat Osing Kemiren untuk gemar membaca.

“Nah, di saat anak-anak berlatih menari dan memainkan permainan tradisional ini, kami membagikan buku dan makanan sehat, ini untuk mendorong mereka gemar membaca dan gizinya juga tercukupi,” tambah Kapolresta Banyuwangi.

Ia berharap, melalui Resta BWI Peduli tersebut anak-anak terbiasa membaca dan meninggalkan gadget.

Selain itu, orang tua pun turut terpacu memberikan dorongan positif kepada anak agar rajin membaca.

“Ini penting supaya anak-anak juga meninggalkan gadgetnya jadi tidak main gadget terus,” tuturnya.

Kegiatan serupa, ditargetkan dapat mengintervensi ratusan anak di Banyuwangi yang digalakkan melalui sosialisasi oleh Polsek jajaran Polresta Banyuwangi. (Yun)

Baca Juga:  *Ciptakan Situasi Kondusif, Polres Pasuruan Melaksanakan Pengamanan Pertandingan Liga 3 PSSI Jatim*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bawaslu “Goes To School” Kali Ini Menyasar SMAN 1 Kedamean Selaku Pemilih Pemula. 
Achmad Syaifudin. S.Pd., M.Pd. Kepala Sekolah SMKN 1 Donorejo Pacitan Terus Berinovasi Menciptakan Generasi Kreatif Dan Berdaya Guna.
Diduga Ada Unsur Pemerasan Puluhan Juta Uang Di Bungkus Plastik Hitam Di Mobil Honda CRV Putih, Kasat Narkoba Polres Lamongan Mengelak Dan Memblokir Nomer Wartawan.
Di Konfirmasi Melalui Via Whatsapp Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kab Lamongan (Drs. NI, MSi.) Blokir Kontak Wartawan.
Ratusan Siswa Baru Ikuti MPLS Ramah di SMP Negeri 1 Krian, Fokus Bentuk Karakter dan Budaya Positif
Kepala Sekolah SMPN 1 Lamongan Kota Berisinial (SF) Diduga Melanggar Peraturan Pemerintah Yang Sudah Ditetapkan.
Diduga Pungutan liar Terjadi Lagi, Kali Ini Lembaga SMPN 1 Deket Kabupaten Lamongan Dengan Berbagai Cara Dilakukan.
Diduga Mantan Kepala Sekolah SMAN 1 Bluluk Kecamatan Bluluk Kabupaten Lamongan (MTR) Yang Kini Menjabat Sebagai Kepala Sekolah SMAN 1 Babat Lamongan Melanggar Peraturan Pemerintah Yang Sudah Ditetapkan.
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:42 WIB

Bawaslu “Goes To School” Kali Ini Menyasar SMAN 1 Kedamean Selaku Pemilih Pemula. 

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:34 WIB

Achmad Syaifudin. S.Pd., M.Pd. Kepala Sekolah SMKN 1 Donorejo Pacitan Terus Berinovasi Menciptakan Generasi Kreatif Dan Berdaya Guna.

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:44 WIB

Diduga Ada Unsur Pemerasan Puluhan Juta Uang Di Bungkus Plastik Hitam Di Mobil Honda CRV Putih, Kasat Narkoba Polres Lamongan Mengelak Dan Memblokir Nomer Wartawan.

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:14 WIB

Di Konfirmasi Melalui Via Whatsapp Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kab Lamongan (Drs. NI, MSi.) Blokir Kontak Wartawan.

Senin, 13 Juli 2026 - 17:51 WIB

Ratusan Siswa Baru Ikuti MPLS Ramah di SMP Negeri 1 Krian, Fokus Bentuk Karakter dan Budaya Positif

Berita Terbaru