Bukan Sekadar Forum, Musrenbang Anak 2026 Wujudkan Aspirasi Anak Jadi Program Daerah.

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gresik,Radarnews9.com – 13 Februari 2026 – Pemerintah Kabupaten Gresik memastikan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Anak Tahun 2026 bukan sekadar forum seremonial, melainkan ruang partisipasi bermakna yang melahirkan program nyata bagi anak. Kegiatan yang digelar di Kantor Bupati Gresik, mulai 12-13 Februari 2026 ini diikuti 50 anak perwakilan dari 18 kecamatan se-Kabupaten Gresik.

 

Sejak hari pertama, peserta dibekali pemahaman mengenai mekanisme perencanaan pembangunan daerah. Materi disampaikan oleh Naily Itqiana, dari Bappeda Kabupaten Gresik, Christina Setianingrum, selaku Mitra Muda UNICEF, serta Raditya, Fasilitator Forum Anak Jawa Timur. Diskusi yang berjalan dipandu Arif Priyanto, dari Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Gresik dan Agika Rahma Putri, Fasilitator Forum Anak Kabupaten Gresik.

Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, menegaskan bahwa kehadiran anak-anak dalam forum ini membawa tanggung jawab besar.

“Hari ini kalian hadir sebagai perwakilan dari 18 kecamatan. Itu bukan hal kecil. Suara kalian mewakili ribuan anak di kecamatan masing-masing. Maka kesempatan ini harus dimanfaatkan secara maksimal,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa sistem perencanaan pembangunan di Kabupaten Gresik berbasis dari bawah melalui Musrenbang. Karena itu, hasil Musrenbang Anak akan dikawal agar masuk dalam perencanaan daerah. Namun ia mengingatkan agar usulan tidak berhenti pada tema besar.

“Jangan hanya berhenti pada tema seperti menurunkan kenakalan anak. Yang kami butuhkan adalah programnya apa, kegiatannya seperti apa. Apa yang kalian sepakati harus jelas, terukur, dan bisa langsung ditindaklanjuti,” tegasnya.

Menurutnya, Musrenbang Anak 2026 harus berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Bukan sekadar anak diundang untuk berbicara, tetapi benar-benar merumuskan gagasan yang akan diperjuangkan hingga masuk APBD.

Ia juga mendorong forum anak di tingkat kecamatan untuk aktif melakukan penjaringan aspirasi ke sekolah-sekolah sebelum Musrenbang tingkat kabupaten. Kebutuhan anak di Pulau Bawean tentu berbeda dengan di wilayah daratan seperti Panceng, Kebomas, maupun Balongpanggang. Karena itu, program harus kontekstual sesuai tantangan dan karakter wilayah masing-masing.

Baca Juga:  *Kapolres Kediri Imbau Warga untuk Jaga Kamtibmas Selama Suroan Agung 2024*

Sementara itu, Kepala Dinas KBPPPA Kabupaten Gresik, Titik Ernawati, menjelaskan bahwa Musrenbang Anak dilaksanakan selama dua hari. Pada hari pertama, anak-anak mempelajari alur penyaluran aspirasi melalui dokumen perencanaan daerah, termasuk RPJMD, sehingga memahami bagaimana usulan dapat masuk dalam kebijakan pembangunan.

Peserta kemudian dibagi ke dalam lima kelompok sesuai klaster hak anak, yakni hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dan kesejahteraan dasar, pendidikan, waktu luang dan kegiatan budaya, serta upaya perlindungan khusus. Dari kelompok tersebut, anak-anak mengidentifikasi isu di lingkungan masing-masing.

“Usulan yang masuk sangat banyak. Hari ini kita menyaring dan menentukan skala prioritasnya untuk dibacakan dalam Musrenbang Kabupaten bulan Maret mendatang sebagai bagian dari perencanaan tahun 2027,” jelas Titik Ernawati.

Ia juga menyampaikan bahwa sejumlah aspirasi anak tahun sebelumnya telah direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Gresik. Di antaranya penguatan ruang bermain ramah anak, pengembangan sekolah ramah anak, pengaturan jam operasional truk demi keselamatan anak, dukungan transportasi ramah anak melalui Trans Jatim, penguatan Universal Health Coverage (UHC), penerbitan Peraturan Bupati tentang pencegahan perkawinan anak, hingga inovasi layanan “Hatiku Padamu” bagi anak penyandang disabilitas.

“Ini menunjukkan bahwa suara anak benar-benar didengar dan ditindaklanjuti. Musrenbang Anak adalah bagian nyata dari perencanaan pembangunan daerah yang ramah anak,” ujarnya.

Antusiasme peserta juga terlihat dari Yasmin (13), perwakilan Kecamatan Kebomas. Ia mengaku sangat bersemangat mengikuti kegiatan ini karena merasa suaranya benar-benar didengar. Secara khusus, Yasmin berharap ke depan taman-taman di Kabupaten Gresik dapat diperbanyak, diperindah, sekaligus dibuat lebih ramah anak agar menjadi ruang bermain yang aman dan nyaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabupaten Gresik Boyong Dua Penghargaan di Ajang Wilwatikta Awards Kategori Lompatan Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Tarik Investasi
Green Policing, Polres Kediri Bersihkan Lingkungan Masjid
Dugaan Sertifikat Tanah Ganda di BPN SURABAYA 1, HGB Diduga Terbit di Atas Tanah Hak Milik
Cegah Bullying Sejak Dini, Satbinmas Polres Kediri, sasar 2 sekolah di Pare
Edy Hadisiswoyo Dilantik sebagai Pj Sekda Gresik, Bupati Tekankan Soliditas Birokrasi
Bupati Gresik Lepas 187 Atlet dan Ofisial Kontingen POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026
Pemkab Gresik Gandeng TNI-Polri Percepat Pendataan Perlinsos Digital
Pemerintah Daerah Kembali Membangkitkan Jaga Ketertiban Didalam Masyarakat Melalui ASLINMAS
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:49 WIB

Kabupaten Gresik Boyong Dua Penghargaan di Ajang Wilwatikta Awards Kategori Lompatan Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Tarik Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Green Policing, Polres Kediri Bersihkan Lingkungan Masjid

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Dugaan Sertifikat Tanah Ganda di BPN SURABAYA 1, HGB Diduga Terbit di Atas Tanah Hak Milik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Edy Hadisiswoyo Dilantik sebagai Pj Sekda Gresik, Bupati Tekankan Soliditas Birokrasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Bupati Gresik Lepas 187 Atlet dan Ofisial Kontingen POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026

Berita Terbaru

Berita

Green Policing, Polres Kediri Bersihkan Lingkungan Masjid

Jumat, 30 Okt 2026 - 09:45 WIB