Bupati Gresik Dorong Kesetaraan Tanpa Diskriminasi, Saat Peringati Hari Peduli Autisme Sedunia

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 2 April 2026 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com || Gresik, 2 April 2026 – Hari Peduli Autisme Sedunia yang diperingati setiap tanggal 2 April menjadi momen yang luar biasa. Ini dalam upaya menyuarakan hak dan memberi ruang kesetaraan bagi para penyandang autisme dan disabilitas dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Hal ini disampaikan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani bersama UPT Layanan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus (LPABK) Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, saat memperingati Hari Peduli Autisme Sedunia. Kegiatan ini digelar di Auditorium Gressmall Gresik pada Kamis (2/4/2026).

“Kita memastikan bahwa semua anak dan orang dewasa dengan autisme di Gresik memiliki kedudukan dan hak yang sama untuk dapat menjalani kehidupan yang utuh dan bermakna di tengah masyarakat tanpa diskriminasi,” ungkapnya.

Menurut Bupati, peringatan Hari Peduli Autisme ini untuk mendukung hak kesetaraan dan kesejahteraan penyandang disabilitas, termasuk disabilitas intelektual dan disabilitas perkembangan. Semoga kegiatan hari ini menambah pengalaman dan keseruan anak-anak, serta membangkitkan rasa percaya diri dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya berharap seluruh orang tua yang hadir dalam kegiatan ini tetap semangat, bisa memberikan kesempatan yang sama pada anak-anak kita dalam kondisi apa pun tanpa diskriminasi,” harapnya.

Bupati Yani juga menekankan beberapa poin penting terkait penanganan dan inklusi penyandang autisme. Pertama, perhatian terhadap lingkungan sosial artinya tidak ada penerimaan tanpa syarat yang menjadi poin penting bagi anak-anak yang lain pada umumnya. Maka ini yang terus kita dorong agar menuju Kabupaten Gresik yang inklusif.

Kedua, medis dan terapi, alhamdulillah Kabupaten Gresik sudah mempunyai ini bagi masyarakat Gresik yang membutuhkan, mudah-mudahan ini terus konsisten dan berkelanjutan. Ketiga adalah keluarga. Keluarga punya peran penting dalam memberikan perhatian yang lebih untuk anak-anak kita yang istimewa ini dengan penuh kesabaran.

Baca Juga:  Emil Dardak Bersama Kader Partai Demokrat Silaturahmi dan Buka Bersama di Ponpes Amanatul Ummah

“Sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam memberikan kesempatan yang setara salah satunya terdapat 72 TKPD (tenaga kerja penyandang disabilitas). Di mana 36 di antaranya melalui penempatan oleh Disnaker, dengan rincian TKPD asal Gresik yang bekerja di instansi pemerintah 15 orang, BUMN dan BUMD 11 orang, dan perusahaan swasta 46 orang,” terangnya.

Dikatakan, pemerintah terus mendorong memberikan kesempatan untuk anak-anak istimewa ini. Tercatat di Disnaker ada 11 perusahaan yang sudah mewujudkan kesempatan, mudah-mudahan ada kepedulian yang bertambah dari perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Gresik.

“Anak-anak ini harus didampingi sesuai keterampilan maupun potensi yang dimiliki untuk prestasinya di masa depan. Karena anak-anak ini adalah harapan yang perlu dukungan kita semua,” pungkasnya.

Hari Peduli Autisme Sedunia 2026 mengusung tema “Akses Nyata Gerakan Kesetaraan Anak Spektrum Autisme” (ANGKASA). Sebagai aksi mengubah fokus dari sekadar berkesadaran menuju penerimaan, penghargaan, dan pemberdayaan penyandang autisme di masyarakat Kabupaten Gresik.

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang peringatan, tetapi juga sarana edukasi, ekspresi, dan unjuk bakat bagi anak-anak dari berbagai sekolah reguler dan SLB se-Kabupaten Gresik. Dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA terlibat aktif dalam berbagai lomba, pentas seni, maupun pelatihan. Mereka tampil penuh semangat dan antusias, menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk berkarya dan berprestasi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Gresik, Eko Agus Suwandi, Kepala Dispendik, S. Hariyanto, General Manager Gressmall, Erich Pramono Bangun, General Manager Aston Gresik Hotel & Conference Center, Paminta Nugraha, serta Kepala UPT LPABK Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Renyta Yuniarti Ningtyas. (Rmo).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rangkul Perangkat Desa, Kapolsek Tarokan: “Kita Adalah Keluarga untuk Keamanan Bersama”
Realisasi Pajak Daerah Capai 52,91 Persen, Pemkab Gresik Apresiasi Wajib Pajak Patuh
Kakorbinmas Baharkam Polri Tinjau Gerakan Pangan Murah di Kediri
Ratusan Siswa Baru Ikuti MPLS Ramah di SMP Negeri 1 Krian, Fokus Bentuk Karakter dan Budaya Positif
Bukan Sekadar Dipulangkan, Gresik Kembali Kawal Masa Depan Anak Pekerja Migran
Tingkatkan Kualitas APBD, Pemkab Gresik Perkuat Ketepatan Perencanaan dan Penganggaran
Pemkab Gresik Lakukan Koordinasi Terkait Suara Dentuman yang Terdengar di Sejumlah Wilayah
Kepala Sekolah SMPN 1 Lamongan Kota Berisinial (SF) Diduga Melanggar Peraturan Pemerintah Yang Sudah Ditetapkan.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:28 WIB

Rangkul Perangkat Desa, Kapolsek Tarokan: “Kita Adalah Keluarga untuk Keamanan Bersama”

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:19 WIB

Realisasi Pajak Daerah Capai 52,91 Persen, Pemkab Gresik Apresiasi Wajib Pajak Patuh

Senin, 13 Juli 2026 - 20:45 WIB

Kakorbinmas Baharkam Polri Tinjau Gerakan Pangan Murah di Kediri

Senin, 13 Juli 2026 - 17:51 WIB

Ratusan Siswa Baru Ikuti MPLS Ramah di SMP Negeri 1 Krian, Fokus Bentuk Karakter dan Budaya Positif

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:04 WIB

Bukan Sekadar Dipulangkan, Gresik Kembali Kawal Masa Depan Anak Pekerja Migran

Berita Terbaru