Catatan 100 Hari Kepemimpinan, Wabup Alif Bicara Terbuka Soal Capaian dan Harapan.

Avatar photo

- Penulis

Senin, 14 Juli 2025 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com || Gresik, 14 Juli 2025 — Seratus hari bukan waktu yang panjang, namun cukup untuk membuktikan bahwa perubahan bisa dimulai sejak hari pertama. Hal ini tersirat dalam sebuah talkshow podcast yang diselenggarakan di Ruang Command Center, Senin (14/07).

Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif, tampil bukan sekadar sebagai pejabat publik, melainkan sebagai penyampai cerita kemajuan tentang Gresik yang sedang bergerak maju, satu langkah demi satu langkah.

Talkshow ini bukan sekadar obrolan santai. Di balik perbincangan yang mengalir, Wakil Bupati menyampaikan pencapaian konkret selama 100 hari pertama masa kepemimpinannya bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Beberapa data langsung mencuri perhatian: capaian beasiswa mahasiswa produktif mencapai 115%, rehabilitasi ruang kelas dasar menembus 120%, bahkan progres tanggul dan normalisasi Kali Lamong tembus di angka 197%.

“Masyarakat bisa membedakan antara prestasi dan sensasi, niat baik atau hanya niat viral. Saya dan pak bupati menegaskan bahwa kami bekerja secara langsung. Kita tunjukkan kepada masyarakat bahwa kita bekerja sesuai dengan program yang sudah ditetapkan,” tegas Wabup Alif.

Lebih lanjut, ia juga mengupas arah pembangunan Gresik yang bertumpu pada sembilan Nawakarsa (sembilan pilar pembangunan) yang menjadi kompas arah kebijakan daerah. Mulai dari Gresik Cemerlang untuk pendidikan, Gresik Tuntas yang mendorong tata kelola digital, hingga Pesona Gresik yang menitikberatkan pada kelestarian lingkungan dan pariwisata. Semua tersusun sebagai fondasi jangka panjang Gresik yang lebih inklusif dan berdaya saing.

Salah satu sorotan utama dalam talkshow ini adalah peluncuran kanal pengaduan digital berbasis WhatsApp bernama Lapor Gus di nomor 0812-3225-4001. Kanal ini menjadi bentuk nyata dari semangat transparansi dan keterbukaan pemerintah terhadap aspirasi warganya.

Baca Juga:  Kapolsek Krian Sambang Sesepuh PSHT Jelang Persiapan 1 Suro

“Lewat gawai, warga bisa bertanya, menyampaikan keluhan, atau memberikan saran. Mudah, cepat, dan bisa dipantau progresnya,” terang Wabup Alif.

“Kami pastikan semua laporan yang masuk akan ditindaklanjuti. Tidak ada istilah ‘dimusuhi’ karena melapor. Justru kami berterima kasih,” tambahnya.

Wabup Alif juga menegaskan perbedaan antara kanal pengaduan WhatsApp Lapor Gus dengan Call Center 112. Laporan darurat seperti kebakaran, kecelakaan, atau kejadian yang mengancam nyawa harus masuk melalui 112, yang aktif 24 jam dan bebas pulsa.

Sementara Lapor Gus lebih diperuntukkan bagi laporan non-darurat seperti infrastruktur, pelayanan publik, atau saran kebijakan. Namun, ini tidak serta merta memberikan batasan kepada masyarakat dalam menggunakan kanal-kanal pengaduan tersebut.

Menutup talkshow, Wabup Alif mengajak seluruh warga untuk tidak hanya menjadi penonton, tapi ikut berpartisipasi aktif dalam pembangunan.

“Kalau semua bergerak bersama, warga menyuarakan, pemerintah mendengar dan bertindak. Maka Gresik Tuntas bukan sekadar visi, tapi kenyataan yang bisa dirasakan,” pungkasnya. (nnd)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Akses Gresik-Surabaya, Pemkab Matangkan Pengadaan Tanah Jalan Menganti-Lakarsantri
Ayo Rekkk.. Bersih-Bersih Balai Desa, Kita Wujudkan Gresik Bersih Di Setiap Balai Desa Di Kabupaten Gresik.
Polisi dan Warga Bersinergi Cegah Karhutla di Kawasan Hutan Panceng
Festival Budaya Pleretan Sukorame Gresik, Sekda Achmad Washil Dorong Pemuda Lestarikan Identitas Daerah
Wakil Bupati Gresik Lepas Tim Robot Bawah Air Siti Busyro UMG Menuju Final Kontes Kapal Indonesia
Pemkab Gresik Dorong Satu Peta Air Bersih dan Sanitasi, Perusahaan Diajak Perkuat Intervensi
Kalapas Sidoarjo Dorong Optimalisasi Budidaya Lele Bioflok untuk Ketahanan Pangan
Buka Simposium Revitalisasi Sekolah Vokasi, Bupati Gresik Soroti Dampak UU 23/2014 pada Kebijakan Sekolah
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:59 WIB

Perkuat Akses Gresik-Surabaya, Pemkab Matangkan Pengadaan Tanah Jalan Menganti-Lakarsantri

Senin, 14 September 2026 - 16:23 WIB

Ayo Rekkk.. Bersih-Bersih Balai Desa, Kita Wujudkan Gresik Bersih Di Setiap Balai Desa Di Kabupaten Gresik.

Senin, 14 September 2026 - 13:15 WIB

Polisi dan Warga Bersinergi Cegah Karhutla di Kawasan Hutan Panceng

Sabtu, 12 September 2026 - 20:19 WIB

Festival Budaya Pleretan Sukorame Gresik, Sekda Achmad Washil Dorong Pemuda Lestarikan Identitas Daerah

Kamis, 10 September 2026 - 13:02 WIB

Wakil Bupati Gresik Lepas Tim Robot Bawah Air Siti Busyro UMG Menuju Final Kontes Kapal Indonesia

Berita Terbaru

Bencana Alam

Polisi dan Warga Bersinergi Cegah Karhutla di Kawasan Hutan Panceng

Senin, 14 Sep 2026 - 13:15 WIB