Lagu “Banjar Kemuning” Cipt. Alwan suyuti / bang tiger Jadi Ikon Budaya pada Ruwat Desa 2026

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Sidoarjo – Ruwat Desa Banjar Kemuning Tahun 2026 tidak hanya menjadi momentum doa dan pelestarian tradisi, tetapi juga melahirkan karya budaya yang memperkuat identitas desa. Salah satu hal yang paling menyita perhatian dalam rangkaian kegiatan tersebut adalah hadirnya lagu “Banjar Kemuning”, sebuah lagu khusus ciptaan warga setempat, ,Ciptaan . Alwan suyuti / bang tiger yang dipersembahkan untuk Desa Banjar Kemuning, Kecamatan Sedati, Kabupaten

Sidoarjo.Lagu “Banjar Kemuning” mengisahkan kehidupan desa pesisir yang mayoritas warganya menggantungkan hidup sebagai nelayan. Melalui lirik dan iramanya, lagu ini menggambarkan laut sebagai ruang hidup sekaligus saksi perjuangan masyarakat Banjar Kemuning dalam menjaga tradisi, harapan, dan keberlangsungan hidup keluarga pesisir.

Tidak hanya menonjolkan kehidupan nelayan, lagu tersebut juga menyoroti ketegaran perempuan Banjar Kemuning yang menjadi penopang keluarga. Sosok perempuan pesisir digambarkan sebagai lambang ketabahan dan kekuatan, terutama saat para nelayan melaut menghadapi kerasnya alam demi menghidupi keluarga.

Nilai-nilai yang terkandung dalam lagu “Banjar Kemuning” kemudian diterjemahkan secara visual melalui Tari Banjar Kemuning, yang ditampilkan dalam rangkaian Ruwat Desa Banjar Kemuning 2026. Tarian tersebut menampilkan figur wanita tegar sebagai simbol kekuatan desa, sementara laut dijadikan panggung budaya yang merekam perjalanan hidup, doa, serta harapan masyarakat pesisir.

Kepala Desa Banjar Kemuning, H. M. Zainul Abidin, menyampaikan bahwa kehadiran lagu “Banjar Kemuning” menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat identitas budaya desa. Menurutnya, karya tersebut bukan hanya hiburan, melainkan bentuk dokumentasi budaya yang merepresentasikan karakter Banjar Kemuning sebagai desa pesisir yang religius dan berbudaya.

“Melalui lagu dan tari ini, kami ingin memperkenalkan Banjar Kemuning tidak hanya sebagai wilayah pesisir, tetapi juga sebagai desa yang memiliki kekayaan seni, tradisi, dan nilai kebersamaan,” ujarnya.

Baca Juga:  SATGASSUS PENCEGAHAN TIPIKOR PANTAU PROYEK PENINGKATAN DAN PEMELIHARAAN JARINGAN IRIGASI TERSIER DI SUMUT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menatap Masa Depan Produktif, Warga Binaan Lapas Sidoarjo Dibekali Keterampilan Praktis
Pemkab Gresik Bersama Baznas Salurkan Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan
​Lapas Sidoarjo Dorong Kemandirian Warga Binaan Lewat Peternakan Ayam Elba
Polres Gresik Beri Kejutan HUT TNI ke-81, Sinergitas TNI-Polri Semakin Solid
Bupati Gresik Buka Pelatihan Usaha Bunda Puspa, Dorong Perempuan Gresik Semakin Berdaya dan Mandiri
Lapas Sidoarjo Panen 35 Kg Lele Hasil budidaya lele dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan
Kakanwil Ditjenpas Jatim Cek Langsung Keamanan dan Layanan di Lapas Kelas IIA Sidoarjo
Buka Sosialisasi, Wabup Alif Tekankan Kolaborasi dan Dukungan Bersama dalam Penanggulangan HIV/AIDS di Gresik.
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Menatap Masa Depan Produktif, Warga Binaan Lapas Sidoarjo Dibekali Keterampilan Praktis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Pemkab Gresik Bersama Baznas Salurkan Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:01 WIB

​Lapas Sidoarjo Dorong Kemandirian Warga Binaan Lewat Peternakan Ayam Elba

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Polres Gresik Beri Kejutan HUT TNI ke-81, Sinergitas TNI-Polri Semakin Solid

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Bupati Gresik Buka Pelatihan Usaha Bunda Puspa, Dorong Perempuan Gresik Semakin Berdaya dan Mandiri

Berita Terbaru