Masuk Tiga Besar Terbaik, Desa Randegansari Wakili Kecamatan Driyorejo dalam Nawakarsa Awards 2025

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 9 April 2025 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com || Gresik, 9 April 2025 – Semangat membangun desa yang inovatif dan partisipatif kembali diuji melalui ajang _Nawakarsa Awards_, sebuah penghargaan tahunan dari Pemerintah Kabupaten Gresik yang diberikan kepada desa dan kelurahan terbaik.

Tahun ini, Desa Randegansari, Kecamatan Driyorejo, berhasil masuk dalam tiga besar desa terbaik yang lolos ke tahap penilaian akhir Nawakarsa Awards 2025. Desa ini bersaing bersama Desa Dadapkuning (Kecamatan Cerme) dan Desa Tumapel (Kecamatan Duduksampeyan).

Proses penilaian dilakukan secara langsung di lapangan oleh tim juri lintas organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik, serta melibatkan kalangan akademisi. Evaluasi dilakukan secara menyeluruh terhadap berbagai aspek, mulai dari tata kelola pemerintahan desa, pemberdayaan masyarakat, hingga inovasi lokal.

Dalam momen penilaian ini, hadir Ketua Bidang IV TP PKK Kabupaten Gresik, Shinta Puspitasari, yang memberikan dukungan sekaligus meninjau langsung implementasi program di Desa Randegansari. Turut hadir pula Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Gresik yang juga Ketua Bidang II TP PKK, Nuri Mardiana; Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Abu Hassan; Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Gresik Suprapto; Camat Driyorejo Muhammad Amri; serta perwakilan dari sejumlah OPD lainnya.

“_Nawakarsa Awards_ ini diharapkan menjadi pemicu untuk memperkuat kebersamaan dan gotong royong. Apa yang sudah diraih Desa Randegansari hari ini semoga bisa terus berkesinambungan, langgeng, dan guyub masyarakatnya. Karenanya, ayo kita bersama-sama membangun desa,” ujar Shinta Puspitasari dalam sambutannya.

Secara geografis, Desa Randegansari memiliki luas wilayah 600 hektare yang terdiri dari empat dusun, dengan 80 persen wilayah merupakan lahan produktif dan sisanya merupakan kawasan permukiman. Desa ini dihuni oleh 7.965 jiwa dan berbatasan langsung dengan Kota Surabaya, menjadikannya wilayah strategis sekaligus penuh tantangan untuk terus berinovasi, tanpa mengabaikan identitas dan budaya lokal yang tetap dijaga.

Baca Juga:  Pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan VII, Bupati Gresik Beri Contoh Studi Strategis Dari Singapura

Kepala Desa Randegansari, Suwari Wibisono, menyampaikan rasa bangga dan optimisme atas capaian desanya dalam ajang ini.

“Kami optimistis Randegansari dapat meraih hasil terbaik dalam Nawakarsa Awards. Inovasi pelayanan, peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat, serta semangat kolaborasi yang selama ini kami bangun menjadi modal utama kami,” ujarnya.

Sebagai informasi, _Nawakarsa Awards_ merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Gresik terhadap capaian pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Kata “Nawakarsa” berasal dari bahasa Sanskerta, yang berarti “sembilan tekad” atau “sembilan gagasan utama”. Dalam konteks Gresik, istilah ini merujuk pada sembilan program navigasi prioritas yang menjadi fondasi dalam membangun Gresik baru yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan.

Melalui _Nawakarsa Awards_, pemerintah daerah berupaya mendorong tumbuhnya desa-desa yang tangguh, kreatif, dan berdaya saing, sekaligus mengukur secara objektif perkembangan desa dari aspek tata kelola, pelayanan publik, partisipasi masyarakat, hingga inovasi lokal. (Rmo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Bupati Nganjuk Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan di Lengkong, Berdialog Langsung dengan Warga Sekitar.
Antusias Masyarakat Desa Prambangan Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik, Menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Disambut Gembira.
Pemerintahan Desa Datinawang Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan Salurkan Bantuan Sosial (Bansos), Disambut Gembira Oleh Masyarakat.
Iuran Bulanan Wajib Dengan Dalih Nama Rekening Paguyuban Wali Murid, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Tutup Mata.
Diduga Ada Intimidasi Jelang Pilkades, Warga Bareng Krajan Minta Pengawasan Ketat Aparat
Istri Warga Barengkrajan Mengaku Trauma Akibat Dugaan Intimidasi Jelang Pilkades
Ketua KAKI Jatim Dukung Eri Cahyadi Jadi Gubernur Jawa Timur, Inovatif dan Responsif
Pemkab Gresik Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen CPNS 2026, Warga Diminta Waspada Penipuan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:25 WIB

Wakil Bupati Nganjuk Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan di Lengkong, Berdialog Langsung dengan Warga Sekitar.

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:35 WIB

Antusias Masyarakat Desa Prambangan Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik, Menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Disambut Gembira.

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:11 WIB

Pemerintahan Desa Datinawang Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan Salurkan Bantuan Sosial (Bansos), Disambut Gembira Oleh Masyarakat.

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:42 WIB

Iuran Bulanan Wajib Dengan Dalih Nama Rekening Paguyuban Wali Murid, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Tutup Mata.

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:14 WIB

Diduga Ada Intimidasi Jelang Pilkades, Warga Bareng Krajan Minta Pengawasan Ketat Aparat

Berita Terbaru