Pemkab Gresik Perluas Bunda Puspa ke 80 Desa untuk Tekan Kemiskinan dan Stunting

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com || Gresik, 2 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Gresik memperluas jangkauan Program Bunda Puspa (Bantuan untuk Pemberdayaan Perempuan Usaha dan Pendidikan Anak) pada tahun 2026. Program Nawa Karsa Gresik Seger tersebut menyasar 80 desa di delapan kecamatan. Ini sebagai upaya mempercepat penurunan angka kemiskinan dan stunting sekaligus meningkatkan kualitas hidup keluarga.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, saat membuka kegiatan pembekalan bagi Tim Pelaksana Kegiatan Bunda Puspa yang digelar di Ruang Putri Cempo, Kantor Bupati Gresik, Selasa (2/6/26).

Sekda Washil menegaskan bahwa Bunda Puspa merupakan salah satu instrumen strategis Pemkab Gresik dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan melalui penguatan peran perempuan.

“Program Bunda Puspa merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat. Perempuan memiliki peran yang sangat strategis dalam pembangunan keluarga maupun pembangunan daerah,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan program pemberdayaan perempuan akan berdampak langsung terhadap kesejahteraan keluarga dan masyarakat. Karena itu, seluruh tim pelaksana diharapkan mampu mengoptimalkan pelaksanaan program di tingkat desa dan kelurahan.

“Jika ibu-ibunya kuat, maka desa dan kelurahan tersebut akan menjadi kuat. Saya berharap outcome dari program ini dapat dimaksimalkan dengan baik oleh seluruh tim pelaksana di lapangan,” ungkapnya.

Sekda Washil menjelaskan, terdapat enam outcome utama yang menjadi target pelaksanaan Program Bunda Puspa. Enam outcome tersebut meliputi peningkatan pendapatan keluarga, pengurangan jumlah keluarga miskin, peningkatan kualitas pendidikan anak, perbaikan gizi dan kesehatan keluarga, kemandirian perempuan sebagai kepala keluarga, serta penguatan jejaring sosial dan budaya gotong royong.

Untuk mencapai target tersebut, program ini tidak hanya berfokus pada pendampingan sosial. Bunda Puspa juga memberikan pelatihan kewirausahaan, pengembangan usaha mikro, pendampingan pemasaran produk, hingga fasilitasi akses permodalan dan koperasi guna memperkuat ekonomi keluarga.

Selain itu, Pemkab Gresik terus meningkatkan kualitas pendampingan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Pada tahun ini, pendampingan peserta dilakukan melalui kerja sama dengan Universitas Ciputra Surabaya dan direncanakan akan diperluas dengan melibatkan perguruan tinggi di Kabupaten Gresik pada tahun mendatang.

Baca Juga:  Camat Sedati Drs. Abu Dardak Lantik Suyatno sebagai PAW Anggota BPD Desa Buncitan

“Tahun ini kita bekerja sama dengan Universitas Ciputra Surabaya, dan kami merencanakan tahun depan dapat memperluas kolaborasi dengan universitas-universitas lokal di Kabupaten Gresik,” kata Washil.

Sementara itu, Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik, Titik Ernawati, menyampaikan bahwa Program Bunda Puspa telah berjalan sejak tahun 2022.

Menurutnya, perluasan program pada tahun 2026 dilakukan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap manfaat Bunda Puspa. Jika sebelumnya program hanya dilaksanakan di satu desa pada masing-masing kecamatan, tahun ini cakupannya diperluas menjadi 10 desa di setiap kecamatan atau total 80 desa di delapan kecamatan.

“Selama empat tahun pelaksanaan, Program Bunda Puspa baru menjangkau 24 desa. Tahun ini kami memperluas sasaran agar semakin banyak perempuan dan keluarga yang memperoleh manfaat dari program ini,” jelasnya.

Titik menambahkan, Bunda Puspa memiliki dua komponen utama, yakni pembelajaran umum dan pemberdayaan ekonomi. Materi pembelajaran mencakup konsep gender, perlindungan anak, ketahanan keluarga, peran perempuan dalam pembangunan desa, hingga kewirausahaan. Sementara pada aspek pemberdayaan ekonomi, peserta memperoleh pelatihan dan pendampingan usaha sesuai potensi yang dimiliki.

“Kami ingin perempuan tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga menjadi pelaku utama yang mampu menggerakkan ekonomi keluarga dan pembangunan desa,” tegasnya.

Melalui sinergi antara Dinas KBPPPA, pemerintah desa dan kelurahan, organisasi perempuan, dunia usaha, perguruan tinggi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, Pemkab Gresik optimistis Program Bunda Puspa akan semakin memperkuat peran perempuan dalam pembangunan.

Selain mendukung percepatan penurunan angka kemiskinan dan stunting, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mendorong kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Indeks Pembangunan Gender (IPG), serta mendukung pencapaian target pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Gresik.(Rmo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Gresik Uji Coba Program PIRINGKU, Berikan Makanan Siap Konsumsi bagi Lansia Tunggal
Kabupaten Gresik Boyong Dua Penghargaan di Ajang Wilwatikta Awards Kategori Lompatan Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Tarik Investasi
Green Policing, Polres Kediri Bersihkan Lingkungan Masjid
Dugaan Sertifikat Tanah Ganda di BPN SURABAYA 1, HGB Diduga Terbit di Atas Tanah Hak Milik
Cegah Bullying Sejak Dini, Satbinmas Polres Kediri, sasar 2 sekolah di Pare
Edy Hadisiswoyo Dilantik sebagai Pj Sekda Gresik, Bupati Tekankan Soliditas Birokrasi
Bupati Gresik Lepas 187 Atlet dan Ofisial Kontingen POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026
Pemkab Gresik Gandeng TNI-Polri Percepat Pendataan Perlinsos Digital
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 14:35 WIB

Pemkab Gresik Uji Coba Program PIRINGKU, Berikan Makanan Siap Konsumsi bagi Lansia Tunggal

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:49 WIB

Kabupaten Gresik Boyong Dua Penghargaan di Ajang Wilwatikta Awards Kategori Lompatan Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Tarik Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Green Policing, Polres Kediri Bersihkan Lingkungan Masjid

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Cegah Bullying Sejak Dini, Satbinmas Polres Kediri, sasar 2 sekolah di Pare

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Edy Hadisiswoyo Dilantik sebagai Pj Sekda Gresik, Bupati Tekankan Soliditas Birokrasi

Berita Terbaru

Berita

Green Policing, Polres Kediri Bersihkan Lingkungan Masjid

Jumat, 30 Okt 2026 - 09:45 WIB