Perkuat Kualitas SDM, Wabup Alif Dorong Profesionalisme Pengelola Wisata Lewat Sertifikasi BNSP

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 8 April 2026 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com || Gresik, 8 April 2026 – Pemerintah Kabupaten Gresik terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sektor pariwisata. Upaya ini dilakukan melalui Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bagi pengelola produk destinasi wisata. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 8-9 April 2026, di Hotel Horison Gresik.

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparekrafbudpora) ini dibuka oleh Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif.

Pelaksanaan kegiatan ini berlandaskan sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang tentang Kepariwisataan, Peraturan Pemerintah terkait pengelolaan keuangan daerah, serta Peraturan Daerah Kabupaten Gresik tentang APBD Tahun Anggaran 2026.

Lebih lanjut, pelatihan dan sertifikasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelola wisata sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sektor pariwisata. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk pembinaan Pemerintah Kabupaten Gresik bagi pengelola wisata yang dikelola pemerintah daerah, desa, maupun masyarakat, sekaligus sebagai bagian dari penguatan program pemasaran pariwisata.

Sebanyak 20 peserta mengikuti kegiatan ini, yang berasal dari berbagai pengelola destinasi wisata di Kabupaten Gresik, mulai dari pengelola wisata GUS di Balongpanggang, Museum Sunan Giri, Museum Kanjeng Sepuh Sidayu, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), hingga desa wisata.

Sementara itu, dalam arahannya, Wabup Alif menekankan pentingnya keseriusan peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Ia mengingatkan bahwa sertifikasi kompetensi bukan sekadar formalitas, melainkan investasi jangka panjang bagi pengembangan karier di sektor pariwisata.

“Serap ilmu selama dua hari ini sebaik-baiknya. Sertifikat ini bukan hanya berguna untuk hari ini, tetapi bisa membuka peluang lebih besar di masa depan,” ujar Wabup Alif.

Pada kesempatan yang sama, Wabup Alif menyoroti bahwa kunci utama keberhasilan dalam pengelolaan destinasi wisata tidak hanya terletak pada kemampuan teknis, tetapi juga pada kemampuan memanajemen diri. Menurutnya, pengelola wisata harus mampu menjaga integritas, profesionalitas, serta memahami bahwa destinasi yang dikelola merupakan aset bersama, baik milik pemerintah daerah, desa, maupun masyarakat.

Baca Juga:  Lapas Kelas IIA Sidoarjo Terima Kunjungan Tim Direktorat Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan

“Kalau manajemen diri tidak kuat, maka potensi wisata yang sudah baik bisa runtuh. Tantangan terbesar bukan hanya mengelola destinasi, tetapi mengelola diri sendiri,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa sertifikasi kompetensi menjadi nilai tambah penting dalam dunia kerja. Di tengah persaingan yang semakin ketat, tenaga kerja yang memiliki sertifikat akan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang, termasuk menduduki posisi strategis dalam pengelolaan destinasi wisata.

Selain itu, Wabup Alif mendorong peserta untuk terus belajar dan melakukan peningkatan kapasitas secara berkelanjutan, termasuk dengan membandingkan praktik pengelolaan di berbagai destinasi lain.

“Setelah memahami teori dan praktik di tempat sendiri, ke depan harus berani belajar dari tempat lain. Dari situ kita bisa menemukan solusi atas berbagai persoalan di lapangan,” tambahnya.(Rmo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabupaten Gresik Boyong Dua Penghargaan di Ajang Wilwatikta Awards Kategori Lompatan Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Tarik Investasi
Green Policing, Polres Kediri Bersihkan Lingkungan Masjid
Dugaan Sertifikat Tanah Ganda di BPN SURABAYA 1, HGB Diduga Terbit di Atas Tanah Hak Milik
Cegah Bullying Sejak Dini, Satbinmas Polres Kediri, sasar 2 sekolah di Pare
Edy Hadisiswoyo Dilantik sebagai Pj Sekda Gresik, Bupati Tekankan Soliditas Birokrasi
Bupati Gresik Lepas 187 Atlet dan Ofisial Kontingen POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026
Pemkab Gresik Gandeng TNI-Polri Percepat Pendataan Perlinsos Digital
Pemerintah Daerah Kembali Membangkitkan Jaga Ketertiban Didalam Masyarakat Melalui ASLINMAS
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:49 WIB

Kabupaten Gresik Boyong Dua Penghargaan di Ajang Wilwatikta Awards Kategori Lompatan Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Tarik Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Green Policing, Polres Kediri Bersihkan Lingkungan Masjid

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Dugaan Sertifikat Tanah Ganda di BPN SURABAYA 1, HGB Diduga Terbit di Atas Tanah Hak Milik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Edy Hadisiswoyo Dilantik sebagai Pj Sekda Gresik, Bupati Tekankan Soliditas Birokrasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Bupati Gresik Lepas 187 Atlet dan Ofisial Kontingen POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026

Berita Terbaru

Berita

Green Policing, Polres Kediri Bersihkan Lingkungan Masjid

Jumat, 30 Okt 2026 - 09:45 WIB