Saksikan Langsung Prosesi Masak Kolak Ayam (Sanggring), Bupati Yani Sebut Identitas Sosial dan Religi Masyarakat Gresik

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com || Gresik, 12 Maret 2026 – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau langsung proses pengolahan Kolak Ayam (Sanggring) di area Masjid Jami’ Sunan Dalem Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Gresik, Kamis (12/3/2026).

Bupati Yani, mengapresiasi tradisi Sanggring atau Kolak Ayam di Desa Gumeno, Gresik, merupakan warisan budaya Islam yang saat ini telah berusia sekitar 501 tahun. Menurut bupati tradisi ini bukan sekadar acara makan bersama, melainkan simbol kepatuhan spiritual dan penghormatan terhadap perjuangan dakwah Sunan Dalem, putra Sunan Giri.

Ia juga menegaskan bahwa Sanggring Kolak Ayam merupakan tradisi berusia ratusan tahun yang harus terus dilestarikan. Selain sebagai kuliner warisan leluhur, hidangan ini juga diyakini memiliki khasiat sebagai obat.

“Sejarah kolak ayam berawal dari kebiasaan Sunan Dalem yang membuat masakan ini sebagai obat untuk mengobati sakitnya saat membuat Masjid di Desa Gumeno dalam menyebarkan Islam. Resep tersebut ternyata mujarab karena bisa menyembuhkan sakitnya Sunan Dalem termasuk warga sekitar,” tuturnya

“Tradisi kolak ayam sebagai wujud apresiasi serta melestarikan budaya peninggalan Sunan Dalem. Salah satu tokoh penyebar agama islam di pesisir utara Gresik sekitar 1541 masehi,” terang Gus Yani sapaan akrab Bupati Fandi Akhmad Yani.

Bupati Yani juga mengajak generasi muda yang ada di Desa Gumeno untuk diberikan wawasan seputar tradisi kolak ayam. Sehingga menjadi suatu tradisi yang diharapkan bakal terus bertahan di tengah gerusan kemajuan Gresik sebagai kota industri.

“Tahun 2019 tradisi ini telah ditetapkan sebagai salah satu Warisan Budaya Tak benda Indonesia (WBTbI) oleh pemerintah, yang memperkuat identitas sosial dan religi masyarakat Gresik,” tandasnya.

Tradisi pembuatan Kolak Ayam tiap malam ke-23 di bulan Ramadan tahun ini menghabiskan 240 ekor ayam, 225 kg bawang daun, 525 butir kelapa, 650 kg gula merah, 50 kg jinten bubuk akan disajikan sebanyak 3000 untuk porsi tamu. (Rmo)

Baca Juga:  Pasca Gempa Polres Tuban bersama BPBD Beri Bantuan Warga Terdampak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabupaten Gresik Boyong Dua Penghargaan di Ajang Wilwatikta Awards Kategori Lompatan Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Tarik Investasi
Green Policing, Polres Kediri Bersihkan Lingkungan Masjid
Dugaan Sertifikat Tanah Ganda di BPN SURABAYA 1, HGB Diduga Terbit di Atas Tanah Hak Milik
Cegah Bullying Sejak Dini, Satbinmas Polres Kediri, sasar 2 sekolah di Pare
Edy Hadisiswoyo Dilantik sebagai Pj Sekda Gresik, Bupati Tekankan Soliditas Birokrasi
Bupati Gresik Lepas 187 Atlet dan Ofisial Kontingen POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026
Pemkab Gresik Gandeng TNI-Polri Percepat Pendataan Perlinsos Digital
Pemerintah Daerah Kembali Membangkitkan Jaga Ketertiban Didalam Masyarakat Melalui ASLINMAS
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:49 WIB

Kabupaten Gresik Boyong Dua Penghargaan di Ajang Wilwatikta Awards Kategori Lompatan Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Tarik Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Green Policing, Polres Kediri Bersihkan Lingkungan Masjid

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Dugaan Sertifikat Tanah Ganda di BPN SURABAYA 1, HGB Diduga Terbit di Atas Tanah Hak Milik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Edy Hadisiswoyo Dilantik sebagai Pj Sekda Gresik, Bupati Tekankan Soliditas Birokrasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Bupati Gresik Lepas 187 Atlet dan Ofisial Kontingen POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026

Berita Terbaru

Berita

Green Policing, Polres Kediri Bersihkan Lingkungan Masjid

Jumat, 30 Okt 2026 - 09:45 WIB