Semarak Hari Guru Nasional, Bupati Yani Tekanan Pendidikan di Gresik Harus Menyenangkan.

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 26 November 2025 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com || Gresik, 26 November 2025 – Peringatan Hari Guru Nasional di Kabupaten Gresik, yang dilaksanakan di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Rabu (26/11) berlangsung meriah dan sarat pesan penting. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam acara tersebut menegaskan bahwa pendidikan di Gresik harus menyenangkan dan berorientasi pada nilai, karakter, dan kualitas pembelajaran.

Ia juga mengenang pada tahun 2022 Pemerintah Kabupaten Gresik telah menerapkan kebijakan baca tulis Al-Qur’an sebagai muatan lokal di sekolah negeri.

“Tahun 2022 saya menginstruksikan bahwa baca tulis Quran menjadi muatan lokal di sekolah negeri. Alhamdulillah hari ini kita semua melihat hasilnya. Sudah tidak ada lagi anak SD dan SMP negeri di Gresik yang tidak bisa mengaji,” ujarnya.

Dalam semarak peringatan Hari Guru, Bupati Yani juga mengajak masyarakat untuk terus menghormati peran guru sebagai pilar peradaban.

“Muliakanlah gurumu. Semoga kalian bisa terus memuliakan guru-guru kita,” pesannya.

Ia turut menegaskan keberpihakan Pemkab kepada sektor pendidikan. Meski terjadi penyesuaian TKD secara nasional, hak-hak guru tetap menjadi prioritas. Sebagai bentuk apresiasi, Bupati Yani juga memberikan hadiah umroh gratis bagi guru terpilih.

“Yang berkaitan dengan guru, Insyaallah tahun 2026 aman. Kami akan terus memprioritaskan hak-hak guru,” tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Hariyanto, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh guru yang telah berjuang dan berdedikasi dalam mencerdaskan anak bangsa. Ia menegaskan bahwa Hari Guru Nasional bukan sekadar seremoni, tetapi momentum memperkuat profesionalisme pendidik untuk mewujudkan Generasi Emas 2045.

“Penghargaan ini diberikan untuk memantik semangat para guru agar semakin kuat dalam mendidik dan mencerdaskan bangsa. Dedikasi guru hari ini adalah pondasi masa depan Indonesia,” ungkapnya.

Hariyanto juga menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh Bupati Fandi Akhmad Yani dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik. Sejumlah capaian strategis telah terwujud, di antaranya 2.086 tenaga PPPK dan 670 PPPK paruh waktu yang telah diangkat, sehingga total mencapai 2.756 guru.

Baca Juga:  Bakti Sosial OBN dan Quran Best :Dari Masyarakat, Oleh Masyarakat Untuk Masyarakat

Selain itu, Pemkab Gresik juga memberikan insentif bagi 3.206 guru PAUD non-sertifikasi, serta alokasi anggaran hampir Rp30 miliar untuk guru swasta, masing-masing sebesar Rp7,2 juta per tahun yang disalurkan langsung ke rekening guru.

Peringatan Hari Guru Nasional di Gresik juga dipenuhi berbagai kegiatan keagamaan dan kreativitas. Acara dimulai dengan Khotmil Quran, hadirnya 1.000 penghafal dari kelas tahfiz, penyerahan Penghargaan Guru Berprestasi, unjuk kreasi guru dan siswa, serta pembinaan pegawai. Total sebanyak 2.090 peserta hadir dan terlibat dalam kegiatan ini.

Dalam kesempatan ini juga diberikan Penghargaan Guru Berprestasi kepada para pendidik dengan karya dan kontribusi yang menonjol di bidangnya. Mereka adalah Siti Chomsiyah, S.Pd., M.M (UPT SDN 145 Gresik) dengan prestasi GTK Transformatif Kepala SD, Mufarrochah, S.Pd (TK Muslimat NU 7 Pongangan) dengan prestasi Lomba Cipta Alat Permainan Edukatif, Satria Yudha Prakosa, S.Pd (UPT SDN 35 Gresik) sebagai Duta Pemuda Kreatif Jawa Timur, Andi Herawanto, S.Pd (UPT SDN 45 Gresik) selaku Pelopor Komunitas Guru Dikdas, Ahmad Nur Hadi, S.Or (UPT SDN 125 Gresik) dengan prestasi Inovasi Pembelajaran Mendalam, Koding dan Kecerdasan Artifisial, serta Nur Khomsidah (UPT SDN 149 Gresik) dengan prestasi Menulis 750 Kata.

Selain itu, Pemkab Gresik juga memberikan Penghargaan Pelaksanaan Program Pendidikan Inklusi Hatiku Padamu kepada Kecamatan Menganti untuk kategori Inklusif Transformatif, Kecamatan Bungah untuk kategori Inklusif Dedikatif, serta Kecamatan Gresik untuk kategori Inklusif Kolaboratif.

Dalam hal peningkatan layanan pendidikan, Pemkab Gresik terus memperbaiki sarana prasarana sekolah. Tahun 2025 mendatang ditargetkan hanya tersisa 9 persen ruang kelas yang rusak atau sekitar 760 ruang kelas, sementara 91 persen atau 8.324 ruang kelas sudah dalam kondisi baik.

(Rmo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabupaten Gresik Boyong Dua Penghargaan di Ajang Wilwatikta Awards Kategori Lompatan Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Tarik Investasi
Green Policing, Polres Kediri Bersihkan Lingkungan Masjid
Dugaan Sertifikat Tanah Ganda di BPN SURABAYA 1, HGB Diduga Terbit di Atas Tanah Hak Milik
Cegah Bullying Sejak Dini, Satbinmas Polres Kediri, sasar 2 sekolah di Pare
Edy Hadisiswoyo Dilantik sebagai Pj Sekda Gresik, Bupati Tekankan Soliditas Birokrasi
Bupati Gresik Lepas 187 Atlet dan Ofisial Kontingen POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026
Pemkab Gresik Gandeng TNI-Polri Percepat Pendataan Perlinsos Digital
Pemerintah Daerah Kembali Membangkitkan Jaga Ketertiban Didalam Masyarakat Melalui ASLINMAS
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:49 WIB

Kabupaten Gresik Boyong Dua Penghargaan di Ajang Wilwatikta Awards Kategori Lompatan Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Tarik Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Green Policing, Polres Kediri Bersihkan Lingkungan Masjid

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Dugaan Sertifikat Tanah Ganda di BPN SURABAYA 1, HGB Diduga Terbit di Atas Tanah Hak Milik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Edy Hadisiswoyo Dilantik sebagai Pj Sekda Gresik, Bupati Tekankan Soliditas Birokrasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Bupati Gresik Lepas 187 Atlet dan Ofisial Kontingen POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026

Berita Terbaru

Berita

Green Policing, Polres Kediri Bersihkan Lingkungan Masjid

Jumat, 30 Okt 2026 - 09:45 WIB