Serius Implementasikan SPBE, Kabupaten Gresik Raih Penghargaan Tingkat Nasional.

Avatar photo

- Penulis

Senin, 27 Mei 2024 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.net || Jakarta, 27 Mei 2024 – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menerima penghargaan kategori indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tertinggi tingkat pemerintah kabupaten. Penghargaan ini diterima Bupati Yani dalam acara SPBE Summit 2024, dan peluncuran Government Technology (GovTech) Indonesia di Istana Negara, Senin (27/05).

Untuk diketahui, SPBE adalah penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Tujuannya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya.

Pada penyelenggaraan acara SPBE Summit 2024 ini, juga diberikan penganugerahan Digital Government Award (Anugerah Pemerintahan Digital), untuk mengapresiasi kinerja dan prestasi bagi Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Gresik dibawah kepemimpinan Bupati Fandi Akhmad Yani berhasil meraih Penghargaan Kategori Indeks SPBE tertinggi tingkat pemerintah kabupaten. Dengan diraihnya penghargaan ini, menunjukkan komitmen dan dukungan Pemerintah Kabupaten Gresik dalam mewujudkan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dalam keterangannya menyatakan bahwa capaian ini merupakan wujud dedikasi Pemerintah Kabupaten Gresik dalam pelaksanaan SPBE. Capaian Kabupaten Gresik, dengan nilai indeks SPBE 4,28 berada di peringkat 6 tingkat nasional untuk pemerintah kabupaten.

“Ini juga bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Gresik dalam menindaklanjuti rekomendasi DPRD Kabupaten Gresik bahwasanya SPBE di Kabupaten Gresik harus meningkat. Dan saat ini, alhamdulillah kita buktikan dengan didapatkannya penghargaan hari ini,” terang Bupati Yani.

Lebih lanjut, Bupati Yani juga menegaskan akan mengikuti arahan Presiden Joko Widodo terkait pengintegrasian aplikasi di lingkungan pemerintah daerah. Artinya, kedepan setiap aplikasi yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik harus terintegrasi satu sama lain.

Baca Juga:  Wujudkan Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan, Wabup Gresik Dokter Alif Buka Sosialisasi Pengelolaan Dana Desa

“Pesan pak presiden agar mendukung pelayanan publik yang mudah, ringkas dan tidak _njlimet_ dengan banyaknya aplikasi. Sebetulnya di Kabupaten sudah kita siapkan yang namanya Intelligence Operation Platform (IOP), yang tugasnya mengintegrasikan aplikasi di masing-masing OPD di Kabupaten Gresik. Insha Allah kita siap mendukung arahan pak presiden,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gresik Ninik Asrukin yang hadir bersama Bupati Yani mengatakan bahwa capaian yang diraih Kabupaten Gresik dalam Digital Goverment Award ini merupakan capaian tertinggi khususnya pada tata kelola implementasi SPBE.

“Alhamdulillah atas capaian yang kita terima dalam SPBE Summit 2024. Capaian ini tentunya menjadi pendorong dalam penguatan sinergitas bagi kami di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik terkait implementasi SPBE,” ujarnya.

Pelaksanaan SPBE di Kabupaten Gresik sudah menjadi perhatian serius. Hal ini ditunjang dengan adanya Peraturan Bupati Kabupaten Gresik nomor 28 tahun 2023 terkait penyelenggaraan SPBE, serta SK Bupati Nomor 043/305/437.12/2023 tentang Arsitektur SPBE Pemkab Gresik Tahun 2023 – 2026. (Rmo)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Punduttrate Bantah Galian C Ilegal: Penggalian untuk Perluasan Tampungan Air Bersih
FGD Paparan Akhir Analisis Kelayakan Usaha BUMDesma Kanor Mandiri Berkah Digelar Bersama UGM
Bimbingan Teknis Budidaya Domba bagi KPM Program PDKT Digelar di Kecamatan Kanor Bojonegoro
Wakil Bupati Nganjuk Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan di Lengkong, Berdialog Langsung dengan Warga Sekitar.
Antusias Masyarakat Desa Prambangan Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik, Menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Disambut Gembira.
Pemerintahan Desa Datinawang Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan Salurkan Bantuan Sosial (Bansos), Disambut Gembira Oleh Masyarakat.
Iuran Bulanan Wajib Dengan Dalih Nama Rekening Paguyuban Wali Murid, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Tutup Mata.
Diduga Ada Intimidasi Jelang Pilkades, Warga Bareng Krajan Minta Pengawasan Ketat Aparat
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:21 WIB

Warga Punduttrate Bantah Galian C Ilegal: Penggalian untuk Perluasan Tampungan Air Bersih

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:47 WIB

FGD Paparan Akhir Analisis Kelayakan Usaha BUMDesma Kanor Mandiri Berkah Digelar Bersama UGM

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Bimbingan Teknis Budidaya Domba bagi KPM Program PDKT Digelar di Kecamatan Kanor Bojonegoro

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:25 WIB

Wakil Bupati Nganjuk Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan di Lengkong, Berdialog Langsung dengan Warga Sekitar.

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:35 WIB

Antusias Masyarakat Desa Prambangan Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik, Menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Disambut Gembira.

Berita Terbaru