Post Views: 43,212, 43
Radarnews9.net || BANYUWANGI – Jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi dan Polsek jajaran serentak menggelar patroli ke sejumlah tempat hiburan malam.
Seperti halnya yang dilaksanakan oleh Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Glagah kali ini dengan menggelar patroli ke sejumlah tempat hiburan malam di wilayah setempat.
Patroli tersebut sebagai upaya untuk mewujudkan kondusifitas dan kelancaran ibadah Ramadan 1445 Hijriah di Bumi Blambangan.
Patroli ini dipimpin oleh Camat Glagah, Sri Widiyanto, S.H, Kapolsek Glagah AKP Pudji Wahyono, S.H dan Danramil Glagah Kapten Inf I Made Slamet Adi Santoso.
Camat Glagah, Sri Widiyanto mengatakan bahwa patroli ini adalah tindak lanjut dari surat edaran (SE) No. 300/369/429.020/2024 yang diterbitkan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
Dimana dalam aturan tersebut tempat hiburan malam, rumah karaoke, hingga penjual miras diwajibkan tutup selama bulan Ramadan.
“Sehingga patroli ini untuk mengantisipasi dan memastikan bahwa mereka patuh dengan aturan yang ada,” kata Sri Widiyanto,Selasa malam ( 26/3).
Sementara Kapolsek Glagah, AKP Pudji Wahyono mengatakan dalam patroli itu, petugas menyasar studio-studio radio komunitas.
Alasan petugas menyisir radio komunitas lantaran kini banyak studio radio kerap dijadikan ruang karaoke terselebung.
“Sedikitnya ada 5 radio komunitas yang disisir. Dalam patroli ini kita mengantisipasi praktik-praktik karaoke terselubung,” terangnya.
Petugas juga turut memasang Surat Edaran (SE) No. 300/369/429.020/2024 yang diterbitkan Pemkab Banyuwangi.
AKP Pudji menambahkan, patroli rutin ini akan terus dilakukan selama bulan Ramadan untuk memastikan kondusifitas dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa.
“Kami tidak segan-segan melakukan tindakan apabila ditemukan pelanggaran,” tegasnya. (Jod)
Baca Juga: Operasi Keselamatan Semeru 2024 Berakhir, Angka Lakalantas di Nganjuk Turun NGANJUK - Operasi Keselamatan Semeru 2024 yang digelar Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Nganjuk berlangsung selama 14 hari dan resmi berakhir pada hari Minggu (17/3). Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, melalui Kasat Lantas Polres Nganjuk, AKP Achmat Rochan mengatakan operasi tersebut menunjukkan hasil positif dengan penurunan drastis angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Nganjuk. “Dibanding dengan 14 hari sebelum pelaksanaan operasi dan sampai operasi berakhir, angka kecelakaan secara keseluruhan mengalami penurunan sebanyak 8 kejadian, dari 42 menjadi 30 kejadian,” ujar AKP Achmat, Selasa (19/3). AKP Achmat menambahkan, jika dilihat dari aspek korban juga mengalami penuruanan terutama jumlah angka korban meninggal dunia dari 6 orang menjadi nihil. Hal ini menurutnya memperlihatkan efektivitas dari Operasi Keselamatan Semeru 2024. "Penurunan angka kecelakaan ini merupakan hasil dari berbagai strategi yang diterapkan," ujarnya. Strategi yang diterapkan lanjut AKP Achmat termasuk peningkatan patroli di titik-titik rawan kecelakaan, penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas, serta sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas. Meskipun demikian, AKP Achmat juga menekankan perlunya tetap waspada dan tidak lengah terhadap potensi kecelakaan di jalan raya. Ia mengajak semua pihak, baik pengendara maupun pejalan kaki, untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dalam beraktivitas di jalan. Selain itu diharapkan momentum positif ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan dalam upaya menciptakan budaya keselamatan berlalu lintas yang lebih baik di Kabupaten Nganjuk dan sekitarnya. (*)
Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow