Sorotan untuk MBG di Gedangan: Harapan Evaluasi dan Pengawasan Lebih Ketat

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO ISTIMEWA Orang Tua Siswa Keluhkan Menu MBG, Pemkab Sidoarjo Didorong Lakukan Monitoring

FOTO ISTIMEWA Orang Tua Siswa Keluhkan Menu MBG, Pemkab Sidoarjo Didorong Lakukan Monitoring

Sidoarjo, RADARNEWS9 – Program Makan Bergizi (MBG) yang digulirkan pemerintah kembali menjadi sorotan. Kali ini, perhatian datang dari wali murid di salah satu SMP dan SMA swasta di wilayah Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, yang mengeluhkan menu makanan yang diterima siswa.

Beberapa wali murid menyampaikan bahwa menu MBG yang dibagikan kepada siswa terdiri dari jeruk, roti tawar tanpa isian, serta kacang polong dalam porsi terbatas. Mereka menilai komposisi tersebut belum mencerminkan standar makanan bergizi seimbang sebagaimana tujuan awal program.

“Saya cukup terkejut. Kalau disebut makanan bergizi, seharusnya ada sumber protein dan lauk yang layak. Ini hanya roti kosong, jeruk, dan kacang polong,” ujar salah satu wali murid berinisial A, yang meminta identitas lengkapnya tidak dipublikasikan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penyediaan makanan di sekolah tersebut melibatkan salah satu penyedia jasa katering berinisial YPMB melalui dapur layanan di wilayah setempat. Hingga berita ini diturunkan, pihak penyedia maupun pengelola sekolah masih diupayakan untuk dimintai klarifikasi terkait standar menu, nilai anggaran per porsi, serta mekanisme pengawasan kualitas makanan yang disajikan.

Sejumlah wali murid berharap persoalan ini mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Mereka menilai Bupati dan Wakil Bupati setempat perlu mengetahui kondisi di lapangan agar dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG, khususnya terkait kualitas menu, transparansi pengelolaan, serta pengawasan distribusi.

“Ini menyangkut kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak. Kami berharap pimpinan daerah turun tangan dan memastikan program berjalan sesuai tujuan,” kata wali murid lainnya berinisial S.

Program MBG bertujuan meningkatkan asupan gizi peserta didik guna mendukung konsentrasi belajar dan pertumbuhan anak. Dalam pedoman gizi seimbang, menu ideal setidaknya memuat unsur karbohidrat, protein hewani atau nabati, sayur, buah, serta air minum yang cukup.

Baca Juga:  Iuran Bulanan Wajib Dengan Dalih Nama Rekening Paguyuban Wali Murid, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Tutup Mata.

Sorotan terhadap kualitas menu MBG juga pernah muncul di sejumlah daerah lain. Di beberapa wilayah, wali murid mengeluhkan kurangnya variasi menu dan minimnya sumber protein. Ada pula laporan mengenai porsi yang tidak merata serta distribusi yang terlambat. Di sisi lain, sejumlah daerah dinilai berhasil menjalankan program dengan menu yang lebih lengkap dan memenuhi standar gizi.

Pengamat kebijakan publik menilai pentingnya evaluasi berkala, audit kualitas, serta pelibatan komite sekolah dan perwakilan wali murid dalam pengawasan. Transparansi dan akuntabilitas disebut menjadi kunci agar program benar-benar memberi manfaat bagi peserta didik.

Selain itu, pengawasan dari pemerintah daerah dinilai menjadi aspek yang tidak kalah penting. Sebagai program yang menyangkut anggaran publik dan kesehatan anak, pemerintah melalui dinas terkait diharapkan melakukan monitoring rutin dan evaluasi berkala guna memastikan pelaksanaan berjalan sesuai ketentuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hadiri Harkopnas ke-79, Wabup Alif Tegaskan KDKMP Bukan Untuk Singkirkan Toko Kelontong
Bersatu dengan Alam, Serda Dwi Aprianto Bersama Warga Slorok Bersihkan Aliran Irigasi Sawah
Pembukaan Petro Agrifood Expo 2026, Bupati Yani Bicara Masa Depan Pertanian
Waspada Penipuan, Lapas Sidoarjo Imbau Masyarakat Lakukan Konfirmasi Pengadaan Barang Melalui Kanal Resmi
Bawaslu “Goes To School” Kali Ini Menyasar SMAN 1 Kedamean Selaku Pemilih Pemula. 
WBP Lapas Sidoarjo Siap Produksi Cover Paspor, Perkuat Kemandirian Melalui Kerja Sama dengan Pihak Ketiga
Lapas Sidoarjo Ikuti Rapat Analisis dan Evaluasi Capaian Kinerja Triwulan II Semester I Tahun 2026
Achmad Syaifudin. S.Pd., M.Pd. Kepala Sekolah SMKN 1 Donorejo Pacitan Terus Berinovasi Menciptakan Generasi Kreatif Dan Berdaya Guna.
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:47 WIB

Hadiri Harkopnas ke-79, Wabup Alif Tegaskan KDKMP Bukan Untuk Singkirkan Toko Kelontong

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:46 WIB

Bersatu dengan Alam, Serda Dwi Aprianto Bersama Warga Slorok Bersihkan Aliran Irigasi Sawah

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:10 WIB

Pembukaan Petro Agrifood Expo 2026, Bupati Yani Bicara Masa Depan Pertanian

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:42 WIB

Waspada Penipuan, Lapas Sidoarjo Imbau Masyarakat Lakukan Konfirmasi Pengadaan Barang Melalui Kanal Resmi

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:42 WIB

Bawaslu “Goes To School” Kali Ini Menyasar SMAN 1 Kedamean Selaku Pemilih Pemula. 

Berita Terbaru