Wakil Bupati Gresik Lepas 200 Mahasiswa KKN Universitas Gresik, Dorong Hadirkan Solusi Nyata bagi Desa

Avatar photo

- Penulis

Senin, 6 Juli 2026 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com || Gresik, 6 Juli 2026 – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif melepas 200 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gresik Tahun 2026, yang akan melaksanakan pengabdian masyarakat di 16 desa di Kecamatan Cerme. Pelepasan dan pembekalan tersebut berlangsung di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik, Senin (6/7).

Kegiatan ini turut dihadiri Rektor Universitas Gresik Rian Pramana Suwanda, jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik, pimpinan Universitas Gresik, Camat Cerme, para kepala desa lokasi KKN, serta dosen pembimbing lapangan.

Dalam sambutannya, Wabup Alif mengajak para mahasiswa menjadikan KKN sebagai kesempatan belajar langsung dari masyarakat. Menurutnya, pengalaman di lapangan akan memberikan pemahaman yang tidak diperoleh di ruang kuliah.

“Kalian akan belajar banyak hal di masyarakat, mulai dari budaya, kondisi sosial, ekonomi, hingga lingkungan. Yang paling penting adalah belajar mendengarkan masyarakat dan memahami apa yang benar-benar mereka butuhkan,” ujarnya.

Wabup Alif berharap mahasiswa tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga mampu mengidentifikasi persoalan yang ada di desa dan memberikan rekomendasi yang dapat menjadi masukan bagi Pemerintah Kabupaten Gresik dalam menyusun kebijakan pembangunan.

“Kami berharap hasil KKN ini tidak berhenti sebagai laporan akademik. Jadikan pengalaman selama di desa sebagai bahan untuk memberikan rekomendasi yang bisa membantu pemerintah menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat,” tambahnya.

Ia menambahkan, KKN juga menjadi sarana membentuk karakter kepemimpinan, kemampuan bekerja sama, serta kepedulian sosial mahasiswa. Menurutnya, menjadi pemimpin yang baik juga dimulai dari kemampuan menjadi bagian dari sebuah tim.

Sementara itu, Rektor Universitas Gresik Rian Pramana Suwanda menjelaskan, Kecamatan Cerme dipilih sebagai lokasi KKN karena memiliki potensi sekaligus tantangan pembangunan yang perlu mendapat perhatian bersama. Selain dikenal sebagai kawasan lumbung pangan, Cerme juga menjadi salah satu wilayah yang rawan terdampak banjir Kali Lamong.

Baca Juga:  Polisi Berhasil Menangkap 9 Pelaku Pembacokan Pemuda Kapas Madya Surabaya

“Salah satu ancaman di wilayah Cerme adalah banjir Kali Lamong. Yang juga perlu menjadi perhatian adalah second disasternya yaitu dampak setelah banjir, seperti munculnya berbagai penyakit. Ini bisa menjadi salah satu fokus pengabdian mahasiswa selama KKN,” jelasnya.

Rian mengatakan, mahasiswa diharapkan dapat membantu pemerintah desa menyusun perencanaan pembangunan yang selaras dengan program pemerintah daerah. Selain itu, mahasiswa juga didorong memetakan berbagai persoalan di masyarakat, termasuk upaya mitigasi bencana dan peningkatan kesehatan pascabanjir.

“KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik. Kami ingin mahasiswa benar-benar hadir memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Ia juga berpesan agar seluruh peserta menjaga nama baik almamater, menghormati masyarakat setempat, serta menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah desa selama menjalankan KKN.

Sebanyak 200 mahasiswa Universitas Gresik akan melaksanakan KKN mulai 13 Juli hingga 7 Agustus 2026. Selama hampir satu bulan, mereka akan menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat di 16 desa di Kecamatan Cerme sesuai dengan kebutuhan dan potensi masing-masing desa.(Rmo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabupaten Gresik Boyong Dua Penghargaan di Ajang Wilwatikta Awards Kategori Lompatan Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Tarik Investasi
Green Policing, Polres Kediri Bersihkan Lingkungan Masjid
Dugaan Sertifikat Tanah Ganda di BPN SURABAYA 1, HGB Diduga Terbit di Atas Tanah Hak Milik
Cegah Bullying Sejak Dini, Satbinmas Polres Kediri, sasar 2 sekolah di Pare
Edy Hadisiswoyo Dilantik sebagai Pj Sekda Gresik, Bupati Tekankan Soliditas Birokrasi
Bupati Gresik Lepas 187 Atlet dan Ofisial Kontingen POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026
Pemkab Gresik Gandeng TNI-Polri Percepat Pendataan Perlinsos Digital
Pemerintah Daerah Kembali Membangkitkan Jaga Ketertiban Didalam Masyarakat Melalui ASLINMAS
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:49 WIB

Kabupaten Gresik Boyong Dua Penghargaan di Ajang Wilwatikta Awards Kategori Lompatan Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Tarik Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Green Policing, Polres Kediri Bersihkan Lingkungan Masjid

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Dugaan Sertifikat Tanah Ganda di BPN SURABAYA 1, HGB Diduga Terbit di Atas Tanah Hak Milik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Edy Hadisiswoyo Dilantik sebagai Pj Sekda Gresik, Bupati Tekankan Soliditas Birokrasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Bupati Gresik Lepas 187 Atlet dan Ofisial Kontingen POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026

Berita Terbaru

Berita

Green Policing, Polres Kediri Bersihkan Lingkungan Masjid

Jumat, 30 Okt 2026 - 09:45 WIB